Satreskrim Polres Blitar Kota Tangkap Komplotan Pembobol Toko Swalayan

author Lestariyono Blitar

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Para tersangka saat digelandang petugas. SP/Lestariono
Para tersangka saat digelandang petugas. SP/Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Komplotan pembobol swalayan dengan puluhan TKP dibekuk Satreskrim Polres Blitar Kota, para tersangka selain bobol toko swalayan juga melakukan serangkaian tindak pidana lainnya seperti pencurian motor, dan penipuan. 

Aksi mereka berawal dari salah satu swalayan di wilayah Kec Srengat Srengat, Kabupaten Blitar, setelah terekam kamera pengintai atau CCTV.

Setelah didalami dan dilakukan penyelidikan yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Blitar Kota AKP Sukamto, akhirnya berhasil meringkus para pelaku yang berjumlah tiga orang.

Ketiganya adalah JA, DP serta RS seorang anak di bawah umur atau asal Kabupaten Kediri. Dalam aksinya membobol swalayan menyebabkan kerugian capai Rp 28 juta rupiah lebih.

Atas kasus ini Kapolres Blitar Kota AKBP Titus Yudho Uly S.IK.M.SI, dalam rilis menyampaikan bahwa dari hasil pengembangan kasus pembobolan swalayan, ternyata dalam pemeriksaan ke 3 tersangka ini telah melakukan 21 kali di berbagai wilayah di Jawa Timur. 

"Mereka telah beraksi puluhan kali, mayoritas dilakukan di wilayah hukum Polres Blitar Kota, dengan sasaran curanmor, HP, serta penipuan, dan mayoritas dilakukan di wilayah hukum Polres Blitar Kota," ungkap AKBP Yudha panggilan akrabnya dalam relasaenya yang didampingi Waka Polres Blitar Kota Kompol Subiyantana dan Kasat Reskrim.

Lebih jauh orang nomor satu di Polres Blitar Kota ini menegaskan, dalam penyelidikan dan penyidikan terhadap dua tersangka dan satu ABH ini  ternyata telah lakukan aksinya di  21 TKP lainya, dua diantaranya di wilayah Kabupaten  Magetan.

Kapolres Blitar Kota juga menerangkan, bahwa aksi mereka dengan modus berkeliling untuk mencari sasaran, bahkan  mereka mempunyai peran masing-masing sejak membobol tembok swalayan, temannya bertugas menjebol tembok untuk masuk, sementara satu orang lain bertugas mengawasi sekitar lokasi.

Sementara untuk sasaran pencurian motor mereka berboncengan, dan satu sebagai eksekutor sekaligus yang membawa kabur motor. 

"Aksi mereka telah melakukan dalam kurun waktu sekitar dua tahun terakhir. Mereka merupakan komplotan yang bertemu dan berkawan sejak menjadi pelanggan warung kopi di wilayah Kediri. Dari pertemuan itulah, ketiganya memiliki rencana kriminal dan dilakukan berulang kali. Hasil kejahatan mereka jual di media sosial dan dibagi rata," tandas AKBP Yudha.

Dengan rinci AKBP Yudha menyampaikan, sebelum beraksi mereka sering nongkrong di warung kopi, dan untuk diketahui mereka ini berteman sejak lama. Mereka akhirnya melakukan tindak kejahatan, karena merasa aman mereka melakukan berulang ulang.

"Untuk itu kami dari Polres Blitar Kota menghimbau kepada masyarakat untuk kewaspadaan di lingkungannya, guna mencegah kejahatan apapun bentuknya, dan bila mengetahui  atas peristiwa kejahatan  apapun bentuknya langsung melaporkan ke kantor Polisi terdekat, atau bisa menghubungi Call Center 110," pungkas AKBP Titus Yudha Uly dalam release nya. Les

Berita Terbaru

Resmi, Pemkab Ponorogo Buka Lelang 6 Jabatan Eselon II

Resmi, Pemkab Ponorogo Buka Lelang 6 Jabatan Eselon II

Senin, 27 Jul 2026 16:52 WIB

Senin, 27 Jul 2026 16:52 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Pagi-Usai diterpa krisis jabatan setingkat kepala dinas pasca OTT Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, Pemerintah Kabupaten Ponorogo…

Dewan Gelar RDP Terkait Serapan Anggaran Semester Satu

Dewan Gelar RDP Terkait Serapan Anggaran Semester Satu

Senin, 27 Jul 2026 16:50 WIB

Senin, 27 Jul 2026 16:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Komisi III DPRD Kota Mojokerto menggelar rapat evaluasi serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Semester I Tahun A…

Nama Mantan Bupati Ponorogo Dan Eks DPR-RI Tersebut Dalam Sidang Korupsi BSPS Sumenep

Nama Mantan Bupati Ponorogo Dan Eks DPR-RI Tersebut Dalam Sidang Korupsi BSPS Sumenep

Senin, 27 Jul 2026 15:50 WIB

Senin, 27 Jul 2026 15:50 WIB

SURABAYA, Surabaya Pagi-Nama politikus yang juga mantan Bupati Ponorogo periode 2015-2019 Ipong Muchlison, terseret dalam persidangan kasus dugaan korupsi…

Produksi Hingga 8.000 Lumpia per Hari, Kampung Lumpia Surabaya Diminta Bebas Pajak Berat

Produksi Hingga 8.000 Lumpia per Hari, Kampung Lumpia Surabaya Diminta Bebas Pajak Berat

Senin, 27 Jul 2026 15:49 WIB

Senin, 27 Jul 2026 15:49 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Anggota DPR RI Komisi VII, Bambang Haryo Soekartono (BHS), mengunjungi Kampung Lumpia Ngaglik, Surabaya, yang belakangan viral di m…

Kesaksian Imam Pejel: Dana CSR Bank Jatim Rp540 Juta Digunakan Bangun PSC Corner di Atas Tanah Milik Menantu Maidi

Kesaksian Imam Pejel: Dana CSR Bank Jatim Rp540 Juta Digunakan Bangun PSC Corner di Atas Tanah Milik Menantu Maidi

Senin, 27 Jul 2026 15:46 WIB

Senin, 27 Jul 2026 15:46 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Fakta baru kembali terungkap dalam sidang lanjutan perkara dugaan pemerasan berkedok Corporate Social Responsibility (CSR) dan g…

Masih Mahal, Harga Gabah Kering Panen di Jombang Tembus Rp7.800 per Kg

Masih Mahal, Harga Gabah Kering Panen di Jombang Tembus Rp7.800 per Kg

Senin, 27 Jul 2026 15:39 WIB

Senin, 27 Jul 2026 15:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Musim panen serentak, harga gabah di tingkat petani di Dusun Gondekan, Desa Jabon, Kecamatan Jombang masih bertahan tinggi pada…