Banjir Meluap, Ternak hingga Rumah Warga di Bojonegoro Ikut Hanyut

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kondisi banjir yang meluap lantaran hujan deras yang intens di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. SP/ BJN
Kondisi banjir yang meluap lantaran hujan deras yang intens di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. SP/ BJN

i

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Hujan deras memicu banjir bandang yang melanda Kabupaten Bojonegoro. Hujan deras tersebut mengguyur sejak Jumat (16/05/2025) sore hingga Sabtu (17/05/2025) dini hari. Karena hal ini, Sungai Gandong meluap.

"Banjir luapan air dari sungai Gandong akibat hujan deras berdurasi lama," kata Kapolsek Ngasem Iptu Mujianto, Minggu (18/05/2025).

Menurutnya, puluhan Pemukiman warga Desa Setren kecamatan Ngasem, Desa Punggur, Purwosari Kecamatan Purwosari pun terdampak. 

Bahkan satu rumah dilaporkan hanyut. Rumah kayu yang hanyut tersebut diketahui milik Nurkayah (49) warga setempat. Tak hanya itu, 7 ternak kambing warga milik Marjis (50) juga turut hanyut di aliran Kali Gandong.

Dampak lain dari banjir dari meluapnya Kali Gandong, jembatan penghubung penghubung Desa Ngrejeng dan Mojodelik juga tak bisa diakses.

Menyikapi hal tersebut, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, Heru Wicaksi menjelaskan, rutinnya hujan dengan intensitas di Bojonegoro sesuai perkiraan BMKG mengenai datangnya musim kemarau tahun ini. Diperkirakan kemarau di Bojonegoro berlangsung singkat, dan semestinya dimulai pada pertengahan Mei. 

“Sesuai dengan prediksi BMKG, kemarau tahun ini lebih pendek dari tahun lalu. Semoga hujan tidak merembet samai Juni atau bahkan Juli,” papar Heru.

Sebagai informasi, tinggi muka air (TMA) sungai Bengawan Solo berada di zona merah. TMA di Bendungan Karangnongko tercatat mencapai angka 27.93, sementara TMA di Kota Bojonegoro berada di angka 14.36.36. 

Namun per Sabtu sore menurut Heru, TMA sungai di Bendungan Karangnongko sudah berangsur menurun. Sementara di daerah kota, tren TMA masih berprogres naik pada Sabtu siang. Diperkirakan TMA masih serupa hingga Minggu (18/05/2025). bj-01/dsy

Berita Terbaru

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang bersih dan t…

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

SURABAYA PAGI, Malang - BPJS Ketenagakerjaan menghadirkan fitur antrean online pada Layanan Tanpa Kontak Fisik atau Lapak Asik mulai 1 April 2026 guna …

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Dugaan pencaplokan wilayah laut kembali mencuat di pesisir Desa Manyarejo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Kawasan yang b…

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya mulai menyidangkan perkara dugaan korupsi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa T…

PKL Alun-alun Madiun Tolak Relokasi, Tempat Baru Dinilai Merugikan Pedagang 

PKL Alun-alun Madiun Tolak Relokasi, Tempat Baru Dinilai Merugikan Pedagang 

Kamis, 02 Apr 2026 14:01 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 14:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kota Madiun - Pedagang kaki lima (PKL) di kawasan alun-alun Kota Madiun menolak relokasi yang direncanakan Pemkot Madiun. Alasannya tempat…

Lem Rajawali Lakukan Transformasi Brand 2026, Luncurkan Produk Baru dan Perkuat Ekspansi Pasar

Lem Rajawali Lakukan Transformasi Brand 2026, Luncurkan Produk Baru dan Perkuat Ekspansi Pasar

Kamis, 02 Apr 2026 13:57 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 13:57 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Lem Rajawali, brand milik Mikatasa Group, resmi melakukan transformasi brand secara menyeluruh pada 2026 sebagai upaya memperkuat p…