Dinkes P2KB Kota Mojokerto Sabet Juara 1 Inovasi Daerah Kategori OPD

author Dwi Agus Susanti

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali kota Mojokerto Ning ita saat memberikan trofi penghargaan kepada Kepala Dinkes P2KB Kota Mojokerto dr Farida Mariana. SP/Dwy AS
Wali kota Mojokerto Ning ita saat memberikan trofi penghargaan kepada Kepala Dinkes P2KB Kota Mojokerto dr Farida Mariana. SP/Dwy AS

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana(Dinkes P2KB) Kota Mojokerto  mencetak prestasi gemilang dengan meraih juara 1 dalam Lomba Mojo Indah (Mojokerto Inovasi Daerah) tahun 2025 kategori OPD.

Dinas yang dinahkodai dr.Farida Mariana ini menjadi jawara melalui inovasi KENCANA MOJO atau akronim dari Kegiatan Cegah Penyakit Tidak Menular Non Stop Kota Mojokerto. 

Inovasi ini digadang menjadi solusi untuk deteksi dini dan pemantauan kesehatan masyarakat di Kota Mojokerto.

Tropi penghargaan diberikan langsung oleh Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari dalam acara Penganugerahan Lomba Mojo Indah  Tahun 2025 dan Evaluasi Indeks Inovasi Daerah (IID) Tahun 2024 di Pendopo Sabha Krida Tama, Kamis (23/5/2025). 

Ajang ini digelar sebagai bentuk apresiasi terhadap kalangan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), masyarakat umum hingga lembaga pendidikan yang berkontribusi dalam menumbuhkan inovasi yang berdampak positif bagi masyarakat.

Melalui ajang ini, para peserta diberikan kesempatan untuk menunjukkan kreativitas dan ide-ide cemerlang dalam meningkatkan layanan dan fasilitas terbaik bagi masyarakat Kota Mojokerto.

Dalam sambutannya, Wali kota Mojokerto, Ika Puspitasari memberikan apresiasi terhadap semua pihak yang berkontribusi melahirkan inovasi terbaiknya sebagai sumbangsih untuk Kota Mojokerto tercinta.

"Selamat kepada para pemenang Lomba Inovasi Daerah, baik dari OPD maupun perorangan. Kemenangan ini menandakan jika inovasi tersebut membawa dampak positif, nyata, terukur serta ada kebermanfaatan dan nilai ibadah di dalamnya," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinkes P2KB Kota Mojokerto, dr. Farina Mariana mengaku bersyukur atas capaian ini. Menurutnya, penghargaan ini merupakan hasil dari kerja sama yang baik seluruh jajaran di dinas yang dinaunginya.

"Ini menjadi bukti dari kesuksesan tim dalam mencapai tujuan bersama," tukasnya.

dr Farida menjelaskan, inovasi Kencana Mojo dihadirkan untuk menjadi solusi deteksi dini dan pemantauan kesehatan masyarakat di Kota Mojokerto.

“Program ini dilaksanakan secara berkesinambungan dalam upaya penanganan secara dini kasus Penyakit tidak menular dan komplikasinya,” kata dr Farida.

Kegiatan KENCANA MOJO meliputi pemeriksaan deteksi dini penyakit tidak menular secara door to door oleh Prameswari, melalui Posbindu di masyarakat, pegawai ASN dan non ASN pada OPD di Kota Mojokerto.

Selain itu diadakan pemeriksaan EKG bagi yang berisiko, deteksi dini kanker leher rahim melalui pemeriksaan IVA, serta pemantauan kesehatan dan deteksi dini melalui posbindu ASN dan Non ASN di Kota Mojokerto.

“Program Inovasi KENCANA MOJO telah terlaporkan secara digital melalui aplikasi GAYATRI,” pungkasnya. Dwi

Berita Terbaru

Diduga Tersengat Listrik, Pekerja di Kebonsari Madiun Tewas Saat Perbaiki Instalasi

Diduga Tersengat Listrik, Pekerja di Kebonsari Madiun Tewas Saat Perbaiki Instalasi

Sabtu, 25 Apr 2026 21:51 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 21:51 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Seorang pekerja bernama Wawan Frenki Cahyono (50), warga Desa Balerejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, meninggal dunia didu…

Gubernur Khofifah: Hari Otonomi Daerah 2026 Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Asta Cita

Gubernur Khofifah: Hari Otonomi Daerah 2026 Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Asta Cita

Sabtu, 25 Apr 2026 16:22 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 16:22 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXX Tahun 2026 harus dimaknai sebagai m…

Adanya laporan keracunan makanan, Pemkot Kediri lakukan Investigasi

Adanya laporan keracunan makanan, Pemkot Kediri lakukan Investigasi

Sabtu, 25 Apr 2026 13:00 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 13:00 WIB

SURABAYAPAGI-KEDIRI :  Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur melakukan investigasi terkait dengan laporan keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di …

"The Future of Influence" diluncurkan Vero and Magnifique

"The Future of Influence" diluncurkan Vero and Magnifique

Sabtu, 25 Apr 2026 12:50 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 12:50 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA :  Vero, salah satu agensi komunikasi independen terkemuka di Asia Tenggara, bersama Magnifique, agensi 360 communications di Indonesia, …

KAI Daop 7 Madiun Rutin Lakukan Pengecekan Sarana dan Prasarana dengan Lori Dresin

KAI Daop 7 Madiun Rutin Lakukan Pengecekan Sarana dan Prasarana dengan Lori Dresin

Sabtu, 25 Apr 2026 10:06 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 10:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar -  Daop 7 Madiun melaksanakan kegiatan Tilik Lintas melalui perjalanan lori dresin pada petak jalan antara Stasiun Kertosono hingga …

Mbak Wali Tindak Cepat Kasus Dugaan Keracunan MBG, 73 Siswa Terdampak Kini Membaik

Mbak Wali Tindak Cepat Kasus Dugaan Keracunan MBG, 73 Siswa Terdampak Kini Membaik

Sabtu, 25 Apr 2026 10:02 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 10:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, - Pemerintah Kota Kediri bergerak cepat menindaklanjuti kasus dugaan keracunan yang dialami sejumlah siswa usai mengonsumsi makanan dalam…