Ciptakan Menu Sehat, DKPP Kota Madiun Gelar Pelatihan Kreasi Pangan B2SA Non-Beras

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Para kader posyandu dan pelaku UMKM mengikuti pelatihan kreasi Pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) Non-Beras. SP/ MDN
Para kader posyandu dan pelaku UMKM mengikuti pelatihan kreasi Pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) Non-Beras. SP/ MDN

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dalam rangka menciptakan menu sehat, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun menggelar pelatihan kreasi Pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) Non-Beras bagi kader posyandu dan pelaku UMKM, yang digelar dari 19 Mei hingga 19 Juni 2025.

Pelatihan tersebut menyasar dua kelompok utama, yakni kader posyandu dengan fokus pada kudapan sehat untuk balita, serta UMKM dengan pendekatan menu sehat yang mendukung kampung hipertensi dan diabetes.

"Dengan pendekatan ini, peserta dilatih menyusun menu kudapan yang tidak hanya lezat tetapi juga sehat dan fungsional," jelas Kepala DKPP Kota Madiun Totok Sugiarto, Jumat (23/05/2025).

Lebih lanjut, pada pelatihan tersebut turut menghadirkan narasumber dari UPT Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, dengan menyasar 270 peserta yang dibagi dalam 10 kelompok pada tahun ini. 

Nantinya, tiap kelompok mendapat pelatihan intensif selama dua hari, terkait pangan lokal non-beras seperti jagung, singkong, dan umbi-umbian, yang fokus diarahkan pada pengembangan kreasi pangan lokal sebagai tindak lanjut dari program sebelumnya seperti Pekarangan Pangan Lestari (P2L).

"Peserta dilatih membuat kudapan berbasis bahan lokal. Resep posyandu bisa lebih fleksibel untuk kebutuhan balita, sementara UMKM diarahkan pada menu sehat, rendah gula dan garam," kata Atik.

Menu-menu tersebut sudah disesuaikan dan diuji oleh UPT Dinkes Jatim untuk memastikan nilai gizi yang tepat dan diharapkan dapat menjadi alternatif sehat sekaligus peluang usaha bagi UMKM lokal. Serta membangun kesadaran masyarakat untuk mengonsumsi makanan sehat berbasis sumber daya lokal. md-01/dsy

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…