SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Peduli sampah, demi menjaga kebersihan dan lingkungan dimanapun berada, itulah greget aksi pasukan semut SMK YPM 8 Sidoarjo yang turut hadir berpartisipasi bersihkan sampah dalam giat Sidoarjo School Fest (SSF) Vol. 4 Tahun 2025 di Gedung Tenis parkir timur GOR Sidoarjo, sejak Rabu (21/5) hingga berakhir Minggu (25/5).
Mereka bersih-bersih mengumpulkan sampah di lingkungan GOR Sidoarjo, sejak berlangsungnya event hingga berakhir acara yang banyak menyedot pengunjung dunia pendidikan tersebut
Dalam kesempatan tersebut Muhammad Habiburrohman Al Wahidin M.pd komandan lapangan yang juga guru pembimbing SMK YPM 8 mengatakan, " Aksi gerak cepat bersihkan sampah dan peduli lingkungan seperti ini diantaranya untuk memberikan teladan bagi siswa, guru dan orang lain yang hadir di acara festival ini," ujarnya.
Lebih dari itu, juga di paparkan oleh Habib, sebenarnya kegiatan seperti ini mudah sekali untuk dilakukan bagi yang mencintai dan menjaga lingkungan, hanya tinggal membuang sampah pada tempatnya.
Istilahnya itu digerakkan untuk cinta lingkungan selama lima hari kegiatan bersih lingkungan di area pameran outdoor dan indoor event yang banyak menghasilkan sampah dan pasukan semut kebersihan SMK YPM 8 turun beraksi menyelesaikan limbah sampah pengunjung setiap hari.
Personil pasukan semut yang dikerahkan dalam acara selama event SSF 2025, tidak kurang dari seratus personel, yang sudah dijadwalkan setiap harinya akan turun sedikitnya tiga puluhan siswa yang ikut di acara bersih lingkungan di GOR Delta tersebut,
Muhammad Habiburrohman jiga menjelaskan kalau seluruh siswanya SMK YPM 8 Sidoarjo selain punya pasukan semut juga mempunyai aktivis pecinta lingkungan lainnya seperti Duta Lingkungan dan Duta Lingkungan Hidup, Duta Sekolah Sahabat Sungai, Sidoarjo Zero Waste, mereka beraksi peduli bersih-bersih mulai di kelasnya masing-masing, luar kelas hingga lingkungan sekitar sekolahnya.
Jejak aksi luar biasa pasukan semut SMK YPM 8 Sidoarjo ini sudah diperhitungkan masyarakat sejak lama, berbagai aksi sosial menjaga lingkungan dan memerangi bahaya limbah sampah terus dilakukan tanpa henti puncaknya ketika Sidoarjo punya gawe besar yakni Harlah 1 Abad NU sampah yang menggunung mampu diselesaikan oleh pasukan kebersihan ini.
Masih menurut habib, berdirinya pasukan semut kebersihan ini diprakarsai oleh keprihatinan terhadap lingkungan di sekitar sekolah, ketika itu masih banyaknya sampah yang menggunung. Akhirnya program ini dicanangkan terus dijadikan brandingnya sekolah. "Membuang sampah, menjaga lingkungan itu bukan hal yang susah," tuturnya. Hdk/hik
Editor : Moch Ilham