SurabayaPagi, Surabaya – Anggota Komisi VII DPR RI Bambang Haryo Soekartono (BHS) mengapresiasi langkah Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) yang menggelar seminar bagi generasi Z untuk mendorong produktivitas melalui profesi konten kreator.
Menurutnya, kegiatan ini memiliki dampak signifikan terhadap pengembangan ekonomi kreatif dan pariwisata, khususnya di Jawa Timur.
"Ekonomi kreatif ini sangat penting karena kontribusinya terhadap pendapatan domestik bruto (PDB) Indonesia cukup tinggi," ujar BHS usai menghadiri seminar di Surabaya, Minggu (25/5/2025).
Dalam seminar yang menghadirkan praktisi digital Denny Santoso, peserta diajak memanfaatkan teknologi digital secara maksimal untuk menciptakan konten yang produktif dan bernilai ekonomi.
BHS menilai, pendekatan ini sejalan dengan visi pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Politisi Partai Gerindra itu menegaskan, sektor ekonomi kreatif memiliki potensi besar dalam mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
"Kalau ekonomi kreatif ini berkembang, maka target pertumbuhan ekonomi nasional bisa dicapai. Selain itu, sektor ini mampu menyerap tenaga kerja secara masif," ujarnya.
BHS juga menyoroti perhatian pemerintah terhadap pengembangan UMKM dan sektor kreatif melalui peningkatan plafon Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Rp280 triliun menjadi Rp300 triliun.
Ia menyebut, fasilitas KUR tanpa agunan hingga Rp100 juta dapat mendorong pelaku usaha lebih berani berkembang.
"Ini tentu memberikan semangat baru bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif untuk terus bertumbuh dan menopang ekonomi kerakyatan," jelasnya.
Selain BHS, seminar tersebut juga dihadiri anggota DPD RI dari Jawa Timur Lia Istifhama, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jawa Timur, serta puluhan konten kreator muda yang antusias menimba ilmu dari Denny Santoso, khususnya dalam bidang pemasaran digital dan afiliasi. Byb
Editor : Redaksi