Sambangi Banjir di Bengawan Jero, PCNU Lamongan Dorong Pemkab Buka Posko Kesehatan 

author Muhajirin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pengurus PCNU dan DPP Kerasum Gereja Katolik Santo Yakobus menaiki mobil untuk melihat langsung banjir di Desa Bojoasri Kecamatan Kalitengah. SP/IST
Pengurus PCNU dan DPP Kerasum Gereja Katolik Santo Yakobus menaiki mobil untuk melihat langsung banjir di Desa Bojoasri Kecamatan Kalitengah. SP/IST

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Beberapa hari ini wilayah Lamongan dilanda banjir karena luapan sungai Bengawan Solo. Dari beberapa desa yang terendam, satu diantaranya Desa Bojoasri Kecamatan Kalitengah yang berada di Bengawan Jero hingga saat ini airnya belum surut.

Bahkan jalan antar kampung di desa ini sudah terendam dengan  ketinggian air mencapai 40 cm, aktivitas terganggu, ribuan hektar tambak milik petani sudah menjadi lautan, problem pun mulai datang, salah satunya warga sudah mulai merasakan penyakit gatal-gatal. 

Hamin, salah satu warga Bojoasri menyebutkan, kalau masyarakat terdampak banjir ini terancam kehilangan mata pencaharian nya, karena sawah tambak sudah menjadi lautan. "Kami tidak bisa leluasa beraktivitas, bahkan tidak bisa menanam padi karena kondisi sawah terkena banjir, belum lagi sudah ada warga yang kulitnya gatal," terangnya.

Karena itu, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Lamongan mendorong siapa saja lebih-lebih Pemerintah Kabupaten untuk meningkatkan kepedulian nya terhadap masyarakat terdampak dengan membuka posko kesehatan, dan kegiatan sosial lainnya.

"Tadi saya dengan beberapa pengurus PCNU melihat langsung kondisi banjir di desa Bojoasri yang hampir setiap Sungai Bengawan Solo meluap, desa ini selalu kebanjiran, perlu adanya upaya bersama untuk mengatasinya," kata Syahrul Munir ketua terpilih PCNU Lamongan didampingi pengurus DPP Kerasum Gereja Katolik Santo Yakobus Minggu, (1/6/2025).

Disebutkan olehnya, Posko Kesehatan ini sangat penting, karena banjir itu rentan menimbulkan penyakit, salah satunya penyakit Kulo, sehingga Pemerintah Kabupaten harus lebih agresif untuk hadir untuk mengatasinya.

Selain pemerintah kabupaten lanjut Gus Syahrul panggilan akrabnya, PCNU juga mengajak semua masyarakat untuk tergerak dalam melakukan kegiatan sosial,  meringankan beban masyarakat terdampak banjir. 

Pihaknya dalam waktu dekat sebagai planning jangka pendek ini, akan menggandeng pengurus DPP Kerasum Gereja Katolik Santo Yakobus dan ketua seksi HAK Gereja Katolik Redemptor Mundi Surabaya, menjalin kerjasama dalam bidang sosial untuk meringankan beban masyarakat korban banjir ini dalam waktu secepatnya.

"Setelah kami melihat langsung kondisi banjir, akhirnya kita merumuskan dalam waktu dekat untuk menggelar kegiatan sosial diantaranya pengobatan gratis, semoga langkah ini juga diikuti komunitas lainnya," harapnya.

Sebelumnya pada 22 Mei 2025 lalu, ribuan sawah dan tambak, dan  ratusan rumah, puluhan KM jalan terendam banjir yang  berada di 16 desa di 5 kecamatan di Lamongan

Data yang dihimpun dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamongan menyebutkan, banjir akibat luapan Bengawan Solo dan anak sungainya itu tersebar di 5 kecamatan di Lamongan, yaitu Kecamatan Babat, Laren, Maduran, Karanggeneng dan Glagah. jir

Berita Terbaru

Jembatan Garuda di Madiun Tak Cuma Soal Konstruksi, Dampak ke Warga Jadi Tujuan

Jembatan Garuda di Madiun Tak Cuma Soal Konstruksi, Dampak ke Warga Jadi Tujuan

Rabu, 02 Sep 2026 16:36 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 16:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Jembatan Garuda yang dibangun di beberapa wilayah di kabupaten Madiun tak hanya diuji kekuatan konstruksinya. Korem 081/DSJ…

Perubahan APBD TA 2026 Disepakati, Belanja Daerah Naik Rp84,8 Miliar

Perubahan APBD TA 2026 Disepakati, Belanja Daerah Naik Rp84,8 Miliar

Rabu, 02 Sep 2026 16:35 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 16:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Pemerintah Kota Mojokerto bersama DPRD Kota Mojokerto menyepakati Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan Anggaran Pendapatan …

Untuk Surabaya Berkeadilan, ARSAS Tegaskan Sikap: Satu Tuntutan, Empat Usulan

Untuk Surabaya Berkeadilan, ARSAS Tegaskan Sikap: Satu Tuntutan, Empat Usulan

Rabu, 02 Sep 2026 15:57 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 15:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Arek Suroboyo Asli (ARSAS) menegaskan sikap organisasi terhadap sejumlah persoalan yang dinilai berkaitan langsung dengan k…

567 Orang Terdampak, Kasus Dugaan Keracunan MBG Sidoarjo Meluas ke 19 Lembaga Pendidikan

567 Orang Terdampak, Kasus Dugaan Keracunan MBG Sidoarjo Meluas ke 19 Lembaga Pendidikan

Rabu, 02 Sep 2026 15:52 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 15:52 WIB

SurabayaPagi, Sidoarjo – Kasus dugaan keracunan setelah konsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, terus meluas. Hingga Rabu (…

Freeport Gerak Cepat Bantu Korban Gempa NTT, Salurkan Bantuan Rp2,5 Miliar

Freeport Gerak Cepat Bantu Korban Gempa NTT, Salurkan Bantuan Rp2,5 Miliar

Rabu, 02 Sep 2026 15:48 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 15:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) ditunjukkan PT Freeport Indonesia (PTFI). P…

Berhasil Dipadamkan, Luas Lahan Kebakaran di Gunung Buthak Capai 15 Hektare

Berhasil Dipadamkan, Luas Lahan Kebakaran di Gunung Buthak Capai 15 Hektare

Rabu, 02 Sep 2026 14:36 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 14:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Berdasarkan hasil kaji cepat Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu, luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di petak…