Wali Kota Eri Cahyadi, Gebrak Jukir Liar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dishub Surabaya ciduk sembilan jukir liar yang mangkal di depan toko modern
Dishub Surabaya ciduk sembilan jukir liar yang mangkal di depan toko modern

i

Wajibkan Semua Tempat Usaha Kena Pajak Parkir Sediakan 1 Jukir Gratis, Bila Bandel, Izin Usahanya Dicabut 

 

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Eri Cahyadi, Wali Kota Surabaya, bikin gebrakan di bulan Juni. Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan mewajibkan semua tempat usaha kena pajak parkir atau Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) atas Jasa Parkir, menyediakan 1 juru parkir gratis. Bila tidak, izin usaha akan dicabut.

Wali Kota Eri menjelaskan, juru parkir gratis itu artinya tidak memberlakukan tarif parkir ke pengunjung, termasuk secara sukarela.

“Karena saya sudah bilang dengan formasi saya yang baru ini, maka saya berharap tidak ada lagi jukir-jukir liar itu di tempat-tempat yang bayar pajak parkir,” katanya, Senin (2/6/2025).

Sanksi bagi tempat usaha kena pajak parkir yang tidak menjalankan akan dicabut izin berusaha.

Rencananya aturan itu diberlakukan sepekan lagi, setelah pemkot menerbitkan Surat Edaran (SE).

“Rompinya tempat usahanya dia dan memastikan bahwa orang yang parkir tidak membayar. Kalau tidak mau ikut aturan itu, jangan buka usaha di Surabaya,” bebernya.

“Tapi kalau nanti kalau Ketika dia tidak ada yang menjaga, saya cabut izinnya. Jadi saya cabut izinnya kalau dia tidak menyiapkan tukang parkirnya. Tak cabut izinnya, enggak usah usaha di Surabaya,” tambahnya.

Keputusan itu akan diumumkan dalam apel pagi, Selasa (3/6/2025) bersama semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

“Sambil nanti bergerak dengan Pak Kapolres,” ucapnya.

“Besok saya kumpulkan. Setelah itu kita buatkan surat edaran, maka kami berikan waktu seminggu. Jadi minggu depan kalau enggak ada, saya cabut izinnya,” tandasnya.

 

DPRD Dukung Pemkot

Sedangkan, DPRD Surabaya juga sempat menekankan agar pihak pengelola meminta menyediakan juru parkir sendiri untuk meminimalisir adanya jukir liar.

Wakil Ketua DPRD Surabaya, Laila Mufidah, menyebut keberadaan jukir yang memungut biaya parkir secara ilegal telah menimbulkan keresahan bagi warga dan mencoreng wajah kota.

"Harus kita dukung bersama untuk membuat Surabaya nyaman. Penertiban harus terus dilakukan, tidak hanya di pusat kota tapi juga menjangkau wilayah kecamatan hingga kampung," ujar Laila Mufidah

Meski sebagian besar minimarket sudah memasang papan bertuliskan “parkir gratis”, kenyataannya para jukir tetap mendekati kendaraan pengunjung dan meminta uang parkir. Beberapa bahkan berdalih hanya meminta "seikhlasnya", namun praktik ini tetap dianggap mengganggu.

Pemerintah melalui Dinas Perhubungan (Dishub) bersama petugas gabungan dari Garnisun, Polrestabes, dan Satpol PP secara rutin menggelar operasi penertiban. Terbaru, sebanyak 11 jukir liar diamankan dari sejumlah minimarket di Surabaya.

Penertiban ini, menurut Laila, juga penting untuk menjaga nama baik institusi pemerintah. Ia menyadari keberadaan jukir liar bisa menimbulkan persepsi negatif seolah-olah praktik ini dibiarkan karena adanya "setoran" ke pihak tertentu.

“Tafsir seperti itu memang tidak bisa dihindari. Tapi saya percaya dengan komitmen Dishub. Faktanya, para jukir ini terus diberantas,” tegas politisi dari PKB tersebut.

Meski mendukung penuh penertiban, Laila juga mengingatkan adanya kekhawatiran baru setelah jukir ditiadakan, yakni soal keamanan kendaraan warga. Minimarket yang tidak memiliki pengawasan parkir dinilai rentan terhadap tindak kejahatan.

Sebagai solusi, ia mengusulkan agar pengelola minimarket turut bertanggung jawab atas keamanan parkir. Pemilik jaringan ritel seperti Indomaret dan Alfamart diminta mempekerjakan petugas parkir internal tanpa menarik biaya dari pengunjung.

“Kalau mengandalkan Dishub jelas tidak mungkin. Itu di luar kewenangannya dan personelnya pun terbatas. Solusi paling masuk akal adalah menjadikan jukir bagian dari operasional minimarket itu sendiri, tapi dengan ketentuan parkir tetap gratis,” jelas Laila.

 

Tertibkan Jukir Liar

Sebelumnya, Pemkot Surabaya melalui Dinas Perhubungan Kota Surabaya, mengamankan puluhan jukir liar di beberapa tempat di Surabaya.

Sekretaris Dishub Kota Surabaya, Trio Wahyu Bowo menuturkan, operasi gabungan ini melibatkan melibatkan personel dari Polrestabes Surabaya, Kogartap III Surabaya, dan Satpol PP Kota Surabaya.

"Operasi ini berjalan selama dua hari, yakni 27 - 28 Mei 2025. Kami mengadakan operasi penertiban jukir liar yang biasanya mangkal di toko-toko modern," tutur Trio seusai memimpin operasi, Rabu (28/5).
Pada hari kedua ini, Dishub Surabaya menyisir wilayah mulai dari Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ), Wiyung, Gunungsari, TIJ hingga kawasan Jemursari, Prapen, dan Tenggilis.

“Hasilnya, 9 orang jukir liar berhasil kami amankan untuk ditindak lebih lanjuti oleh Polrestabes Surabaya. Kami akan terus amankan semua oknum jukir liar di Surabaya," imbuhnya.  
Penertiban jukir liar akan difokuskan pada toko-toko modern yang sudah bertuliskan bebas parkir, tetapi masih dikenakan tarif dengan dalih seikhlasnya. Selain operasi, Dishub juga rutin melakukan pembinaan supaya ada efek jera. 

Di sisi lain, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Parkir Dishub Surabaya, Jeane Mariane Taroreh mengatakan penertiban dilakukan berdasarkan laporan dari masyarakat yang masuk melalui kanal aduan Pemkot maupun sosial media. alq/cr2/rmc

Berita Terbaru

Atasi Permasalahan Banjir, Pemkab Kediri Bakal Perbaiki Jembatan Cerme

Atasi Permasalahan Banjir, Pemkab Kediri Bakal Perbaiki Jembatan Cerme

Minggu, 04 Okt 2026 11:20 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 11:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Sebagai upaya mengatasi banjir yang selama ini meresahkan warga ketika hujan turun deras, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri,…

Optimalkan PAD, Pemkab Ponorogo Lelang 31 Kendaraan Dinas dan Barang Inventaris

Optimalkan PAD, Pemkab Ponorogo Lelang 31 Kendaraan Dinas dan Barang Inventaris

Minggu, 04 Okt 2026 11:08 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 11:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Dalam rangka mengoptimalkan aset daerah yang sudah tidak lagi digunakan sekaligus menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD),…

Kasus ISPA di Tulungagung Melonjak Penyebab Rawat Inap Puskesmas Penuh

Kasus ISPA di Tulungagung Melonjak Penyebab Rawat Inap Puskesmas Penuh

Minggu, 04 Okt 2026 11:03 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 11:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Dalam beberapa bulan terakhir, Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung mencatat lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut…

Dishub Probolinggo Temukan Jip Wisata di Gunung Bromo Tak Laik Jalan

Dishub Probolinggo Temukan Jip Wisata di Gunung Bromo Tak Laik Jalan

Minggu, 04 Okt 2026 10:54 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 10:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Setelah dilakukan uji laik jalan, Dinas Perhubungan (Dishub) Probolinggo, menemukan kendaraan jip wisata di Gunung Bromo yang…

Tekan Risiko Kecelakaan di Perairan, Pemkab Blitar Salurkan 444 Unit Life Jacket

Tekan Risiko Kecelakaan di Perairan, Pemkab Blitar Salurkan 444 Unit Life Jacket

Minggu, 04 Okt 2026 10:34 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 10:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Guna memperkuat upaya mitigasi dan menekan risiko kecelakaan yang melibatkan masyarakat maupun pengelola aktivitas perairan,…

Revitalisasi Pasar Banyuwangi Rampung, Ratusan Pedagang Aktif Berjualan

Revitalisasi Pasar Banyuwangi Rampung, Ratusan Pedagang Aktif Berjualan

Minggu, 04 Okt 2026 10:16 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 10:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Melihat hasil revitalisasi di Pasar Induk Banyuwangi telah rampung, kini sebanyak ratusan para pedagang juga telah berjualan…