Pengeroyokan Antar Perguruan Silat, Polisi Tangkap 6 Pelaku

author Lestariyono Blitar

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Polisi menunjukkan barang bukti saat rilis. SP/Lestariono
Polisi menunjukkan barang bukti saat rilis. SP/Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Pengeroyokan terjadi di wilayah hukum Polres Blitar Kota, aksi pengeroyokan yang terjadi pada Minggu dini hari  malam ( 8 Juni 2025) di jalan Kalimas Kelurahan Pakunden Ke Sukorejo Kota Blitar itu, mengakibatkan dua remaja jadi korban, kini kasus tersebut ditangani Satreskrim Polres Blitar Kota, setelah menerima laporan warga sekitar TKP, dalam aksi pengeroyokan tersebut petugas mengamankan 6 pelaku yang rata  rata berusia belasan tahun.

Terjadinya pengeroyokan atau penganiayaan antar perguruan tersebut berawal dari kejar kejaran dan saling mengolok olok, akhirnya kedua korban AHR 19 dan BDN 17 keduanya warga Kecamatan Udanawu Kabupaten Blitar saat berhenti di perempatan (Traffic Light)  Jalan Kawi Kota Blitar, motornya ditendang oleh sekelompok orang,yang sebelumnya saling olok olok an.

Dalam penyelidikan dan pemeriksaan korban, di depan penyidik, seperti yang disampaikan Waka Polres Blitar Kota Kompol Subiyantana mewakili Kapolres Blitar Kota AKBP Titus Yudha Uly S.H S.IK, awalnya kedua korban ini sekitar pukul 21.00 menuju kota Blitar yang sebelumnya menghampiri temanya menuju di sebuah angkringan.

"Asal terjadinya pengeroyokan, ketika AHR dan BDN juga temanya sehabis di area kafe Angkringan  keliling kota, dan ketika di jalan Kawi pada Minggu dini hari,  berpapasan dengan rombongan lain sekitar 10 orang dan ada percekcokan, dan sempat rombongan AR dan BDN motornya ditendang sekelompok orang, dan korban sempat melarikan diri, sekitar 300 meter berhasil ditangkap rombongan (pelaku) dan menganiaya korban HR dan BDN," terang Kompol Subiyantana didampingi Kasi Humas Iptu Samsul Anwar dan Kasat Reskrim AKP Rudi Kuswoyo SH.

Setelah menerima laporan langsung pihak Reskrim dan beberapa anggota lainya melakukan pengejaran diduga pelaku dan berhasil ditangkap, dari hasil pemeriksaan terhadap rombongan (pelaku) didapati ada 6 orang yang kini dijadikan tersangka, serta beberapa barang bukti, berupa lima motor, 6 buah jaket dan Helm, setelah di dalami pemeriksaan baik saksi korban maupun tersangka, ternyata mereka adalah dari dua perguruan silat yang berbeda.

"Dalam pemeriksaan baik tersangka maupun korban, benar bahwa dua kelompok baik korban maupun pelaku dari dua Organisasi perguruan Silat, kini masih kita kembangkan, sedang diduga pelaku yang rata rata berusia belasan tahun dikenakan pasal 76 C Jo pasal 80 (1) UU RI 35/2014 tentang perubahan UU RI No 23/2002 tentang perlindungan anak, juga pasal 170 KUHP ayat (2)  huruf 1e dengan ancaman hukuman 3 Tahun 6 bukan," tandas Kompol Subiyantana.

Mengakhiri keterangan rilisnya Waka Polres Blitar Kota menunjukan BB, sekaligus menunjukan Surat Maklumat Aman Suro 2025 yang berisi 10 maklumat, dan Surat kesepakatan bersama Perguruan Silat Se Jawa Timur di Madiun yg berisi 9 Kesepakatan yang untuk dipatuhi dan dilaksanakan.

"Jelang peringatan Suroan yang akan datang, ayo kita taati bersama Isi Maklumat Aman Suro 2025, sekaligus  mari kita jaga bersama kondisi aman, dan nyaman, itu semua untuk masyarakat," pesan Kapolres Blitar Kota  AKBP Yudha Uly lewat  Kompol Subiyantana. Les

Berita Terbaru

KPK Kembangkan Kasus Maidi ke TPPU, Menantu hingga Sejumlah Pihak Swasta Diperiksa

KPK Kembangkan Kasus Maidi ke TPPU, Menantu hingga Sejumlah Pihak Swasta Diperiksa

Rabu, 23 Sep 2026 20:15 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 20:15 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Kasus dugaan korupsi yang menjerat Walikota Madiun nonaktif, Maidi kini memasuki babak baru. Komisi Pemberantasan Korupsi mulai men…

Menantu Maidi Diperiksa 2,5 Jam, KPK Dalami Hubungan Keluarga dalam Pengembangan Kasus TPPU

Menantu Maidi Diperiksa 2,5 Jam, KPK Dalami Hubungan Keluarga dalam Pengembangan Kasus TPPU

Rabu, 23 Sep 2026 18:00 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 18:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Menantu Wali Kota Madiun nonaktif Maidi, Suliyati Dwi Safitri, diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selama sekitar 2…

Patuhi Larangan ODL, Siswa SMPN 2 Tanggulangin Belajar Batik Tulis Khas Sidoarjo

Patuhi Larangan ODL, Siswa SMPN 2 Tanggulangin Belajar Batik Tulis Khas Sidoarjo

Rabu, 23 Sep 2026 16:57 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 16:57 WIB

SURABAYAOAGI.com, Sidoarjo - Pagi itu bak pengerajin batik yang sudah profesional para siswa siswi kelas SMPN 2 Tanggulangin Sidoarjo serempak menggelar…

Lewat Jaminan Sosial, Pemkab Lumajang Lindungi 15.188 Pekerja Rentan

Lewat Jaminan Sosial, Pemkab Lumajang Lindungi 15.188 Pekerja Rentan

Rabu, 23 Sep 2026 15:22 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 15:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui jaminan sosial berupa kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, melindungi sebanyak 15.188…

Sekolah Nasional Terintegrasi, Langkah Terencana Akses Pendidikan Berkualitas di Situbondo

Sekolah Nasional Terintegrasi, Langkah Terencana Akses Pendidikan Berkualitas di Situbondo

Rabu, 23 Sep 2026 15:01 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 15:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan berkualitas, dan dukungan dari berbagai pihak, diantaranya menghadirkan…

Pemkot Batu Siapkan Insentif bagi Pelaku Usaha, Perkuat Iklim Investasi Berkualitas

Pemkot Batu Siapkan Insentif bagi Pelaku Usaha, Perkuat Iklim Investasi Berkualitas

Rabu, 23 Sep 2026 14:48 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 14:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Guna memperkuat iklim investasi sekaligus memastikan modal yang masuk memberikan dampak yang lebih luas bagi perekonomian dan…