SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Melalui program bedah rumah periode Januari-Juni 2025, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, telah mencatat sebanyak 125 unit rumah tidak layak huni (RTLH) telah rampung dibangun sepanjang tahun tersebut.
"Kami ingin program bedah rumah bisa terus berlanjut, sehingga menjangkau lebih banyak lagi rumah-rumah tidak layak huni milik warga yang masuk kategori prasejahtera," ungkap Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Jumat (20/06/2025).
Diketahui, program bedah rumah tersebut merupakan kerja sama Pemkab Banyuwangi dan Baznas dan penanganan tiap rumah berbeda tergantung kondisi masing-masing, ada rumah yang direhabilitasi total karena kondisinya sudah parah dan ada pula cukup direnovasi.
Sementara itu, Ketua Bidang Distribusi Baznas Banyuwangi Herman Suyitno mengatakan punya target 250 rumah tidak layak huni dibangun sepanjang tahun ini.
"Jumlah tersebut lebih banyak dari total tahun lalu, pada 2024 program bedah rumah kerja sama Pemkab Banyuwangi dan Baznas menyentuh 200 rumah warga," katanya.
Program bedah rumah juga memberikan bantuan sekitar Rp 10 juta untuk pembangunan atau renovasi tiap hunian, dan bantuan tersebut turut dibantu dengan swadaya masyarakat setempat.
"Selain bedah rumah, juga menginisiasi penyaluran bantuan bagi warga kurang mampu lainnya. Bantuan diberikan melalui pihak-pihak lain baik swasta maupun lembaga lainnya," katanya. by-01/dsy
Editor : Desy Ayu