SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Badan Perencanaan, Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Pemerintah Kota Mojokerto getol membina dan mendorong tim inovasi yang telah dibentuk di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar semakin produktif menciptakan terobosan.
“Kita akan terus membimbing para inovator-inovator di OPD. Kita juga sudah membentuk tim inovasi untuk mengembangkan gagasan-gagasan baru,” ujar Kepala Bapperida Kota Mojokerto, Agung Moeljono kepada Surabaya Pagi, Minggu (6/7/2025).
Menurutnya, peningkatan inovasi bukan hanya demi capaian administratif, tetapi juga menjadi media utama dalam mengejar target-target pembangunan ambisius Kota Mojokerto ke depan, sebagaimana tertuang dalam rencana 2025–2029.
“Masalah pembangunan kita kompleks. Baik dari sisi pemerintahan, ekonomi, sosial, hingga stunting. Kita butuh lompatan, dan itu hanya bisa dicapai dengan cara baru, yaitu inovasi,” jelas Agung.
Ia menyebut pentingnya kolaborasi antara inovasi dan riset dalam perencanaan pembangunan agar setiap kebijakan benar-benar menyasar akar persoalan.
“Saya ajak teman-teman di OPD untuk melihat masalah di instansinya masing-masing dan menciptakan inovasi sebagai solusi. Kalau kita mau capai target optimis, maka harus ada kreativitas dan terobosan di tiap sektor,” tukasnya.
Lebih lanjut Agung menyampaikan, dalam waktu 5 tahun ke depan Kota Mojokerto sudah memiliki RPJMD yang baru untuk menjadi kota yang maju berdaya saing sejahtera dan berkelanjutan, inovasi yang harus didorong untuk mewujudkan Asta Cita kota Mojokerto.
Terutama tentang pendidikan dan kesehatan, juga tata kelola pemerintahan yang inovatif, sehingga masyarakat dapat mendapatkan pelayanan publik yang baik dari pemerintah daerah.
"Dengan lahirnya inovasi baru khususnya dalam bidang tata kelola pemerintahan tetap kita pertahankan. Setiap tahun kita lakukan kegiatan yang sama, harapannya agar masyarakat kota Mojokerto lebih semangat berinovasi," ungkapnya.
Masih kata Agung, inovasi yang dilahirkan akan dilaporkan pada pemerintah pusat, bahwa kota Mojokerto selalu berupaya memberikan yang terbaik untuk bangsa dan negara khususnya kota Mojokerto.
"Selain itu ada beberapa hal yang sudah kita laksanakan termasuk makan bergizi gratis untuk anak sekolah, selanjutnya untuk angka stunting saat ini angka kita sangat minim yakni tinggal 2 persen, soal angka kemiskinan sudah menjadi nol persen," pungkasnya.
Sekedar informasi, Bapperida juga telah menggelar kompetisi inovasi Mojo Indah tahun 2025. Kompetisi tersebut terbagi menjadi dua kategori, yaitu untuk kalangan perangkat daerah dan untuk masyarakat umum. Dwi
Editor : Moch Ilham