Antisipasi Flu Burung, DKPP Kota Madiun Gencarkan Vaksin Ternak Ayam

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas DKPP Kota Madiun lakukan vaksinasi ternak ayam cegah flu burung. SP/ MDN
Petugas DKPP Kota Madiun lakukan vaksinasi ternak ayam cegah flu burung. SP/ MDN

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dalam rangka pencegahan penularan penyakit flu burung atau Avian Influenza (AI), Petugas Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun, tengah gencar-gencarnya melakukan vaksinasi terhadap ternak ayam yang ada di wilayah setempat.

Pemberian vaksin tersebut menyusul temuan sekitar 80 ekor unggas berupa ayam dan bebek yang mati mendadak milik warga di Kelurahan Kelun, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun.

"Menindaklanjuti laporan warga terkait adanya ternak ayam mati mendadak, kami lakukan vaksinasi sekitar 200 unggas, utamanya ayam di area sekitar lokasi temuan kasus," jelas Medik Veteriner Ahli Pertama DKPP Kota Madiun Lailatun Nafisah, Senin (07/07/2025).

Saat ini, tim DKPP setempat langsung menuju lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan investigasi lebih lanjut. "Setelah dilakukan analisa berdasarkan tes PCR dan uji HI atau inhibisi hemaglutinasi, hasilnya diketahui bahwa ayam dan bebek yang mati mendadak di lingkungan tersebut positif terjangkit AI atau flu burung. Untuk itu, kami lakukan vaksinasi terhadap unggas di kawasan sekitar," katanya.

Ia mengatakan bahwa kasus tersebut tercatat sebagai yang pertama di periode tahun 2025. Ia menambahkan bahwa meski kejadian seperti itu jarang terjadi di Kota Madiun, sebaran virus flu burung perlu diwaspadai.

Sementara itu, sebagai langkah antisipasi, lanjutan, DKPP juga meminta masyarakat, khususnya para peternak untuk segera melapor bila terjadi kematian mendadak pada unggas. Pihaknya menilai pelaporan yang cepat akan sangat membantu dalam penanganan dan mencegah penyebaran virus ke ternak unggas lain yang lebih luas. md-01/dsy

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…