Angka Dispensasi Nikah di Magetan Meningkat, Jadi Fenomena Darurat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Pasangan yang sedang mengajukan dispensasi nikah di Magetan. SP/ MGT
Ilustrasi. Pasangan yang sedang mengajukan dispensasi nikah di Magetan. SP/ MGT

i

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Hingga 2 Juli 2025, Pemerintah Kabupaten (Pemkab Magetan) melalui Dinas P2KBP3A setempat mencatat sebanyak 35 permohonan masuk ke Pengadilan Agama setempat, sebagian besar akibat kehamilan di luar nikah.

Plt Kepala Dinas P2KBP3A Magetan Miftahuddin menyebut fenomena itu sebagai kondisi darurat yang harus segera ditangani. Pasalnya, angka permohonan dispensasi nikah di Magetan menunjukkan tren peningkatan yang mengkhawatirkan.

Lebih lanjut, untuk data permohonan dispensasi nikah tersebut didominasi pasangan remaja di bawah usia 19 tahun, yang belum matang secara psikologis dan sosial. “Bahkan ada yang hanya lulusan SMP, bahkan SD,” ungkapnya, Senin (07/07/2025).

Data yang dihimpun dinas menunjukkan beberapa pasangan sudah berhubungan sejak duduk di bangku sekolah dasar. Menurutnya, penyebab utama perilaku seksual dini adalah minimnya pengawasan dan kasih sayang keluarga.

“Ada yang saat SMP sudah melahirkan. Artinya, hubungan dimulai sejak usia SD,” lanjutnya.

Beberapa anak mengaku terjerumus karena lingkungan pertemanan, konten dewasa di media sosial, hingga rasa penasaran. “Ada yang mengaku meniru dari video YouTube,” tambahnya.

Menindaklanjuti fenomena tersebut, pemerintah daerah berupaya memberikan pendampingan hukum dan psikologis kepada remaja yang terlibat. Melalui program kejar paket juga ditawarkan bagi mereka yang putus sekolah akibat menikah dini. Edukasi pola asuh serta pembentukan keluarga sehat turut diberikan.

Sedangkan untuk langkah pencegahan, Dinas P2KBP3A melakukan sosialisasi ke sekolah dari jenjang SD hingga SMA. Tak lupa, edukasi juga diberikan kepada orang tua melalui kerja sama dengan Dindikpora.

“Orang tua harus sadar akan pentingnya pengawasan terhadap anak,” tegas Miftahuddin. mg-01/dsy

Berita Terbaru

DLHKP Kota Kediri Bersih-bersih Cagar Budaya Jembatan Lama

DLHKP Kota Kediri Bersih-bersih Cagar Budaya Jembatan Lama

Rabu, 18 Feb 2026 21:22 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 21:22 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri menggelar aksi bersih-bersih di kawasan cagar budaya Jembatan…

Kurir 1 Kg Sabu Divonis 15 Tahun, 2 Tahun Lebih Ringan dari Tuntutan 

Kurir 1 Kg Sabu Divonis 15 Tahun, 2 Tahun Lebih Ringan dari Tuntutan 

Rabu, 18 Feb 2026 18:58 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:58 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Majelis hakim Pengadilan Negeri Kabupaten Madiun menjatuhkan vonis 15 tahun penjara kepada Ika Indah Rahmawati (41), terdakwa kasus …

Pemkot Mojokerto Atur Jam Kerja ASN Selama Ramadhan 2026

Pemkot Mojokerto Atur Jam Kerja ASN Selama Ramadhan 2026

Rabu, 18 Feb 2026 18:47 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:47 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto resmi memangkas jam kerja aparatur sipil negara (ASN) selama bulan suci Ramadhan tahun…

Wamenag Maklumi Orang Makan Siang di Warung saat Ramadhan

Wamenag Maklumi Orang Makan Siang di Warung saat Ramadhan

Rabu, 18 Feb 2026 18:40 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi'i ingin sikap saling menghormati juga timbul dari orang yang berpuasa. Dia…

KPK Ungkap Kelihaian Petinggi Bea Cukai Sembunyikan Aset Korupsi

KPK Ungkap Kelihaian Petinggi Bea Cukai Sembunyikan Aset Korupsi

Rabu, 18 Feb 2026 18:38 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:38 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan koper berisi uang Rp5 miliar terkait kasus dugaan korupsi importasi yang menjerat…

Nia Daniaty, Dikejar-kejar Korban CPNS Rp 8,1 Miliar

Nia Daniaty, Dikejar-kejar Korban CPNS Rp 8,1 Miliar

Rabu, 18 Feb 2026 18:36 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penyanyi Nia Daniaty yang baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-61, berurusan dengan Pengadilan. Saat itu ia rayakan secara…