Gibran Tiba-tiba Sentimentil ke Nasib PRT

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka bicara soal nasib pekerja rumah tangga (PRT) yang masih miris.

Narasi yang sentimentil putra sulung itu diungkapkan lewat video yang diunggahnya di Instagram resmi @gibran_rakabuming, Selasa (15/7/2025).

 Menurutnya, sejauh ini ada sekitar 5 juta lebih masyarakat Indonesia yang berprofesi sebagai pekerja rumah tangga.

Pekerjaannya juga beragam, mulai dari menjaga anak-anak, merawat orang lanjut usia, membersihkan rumah, hingga menyiapkan makanan. Sebagian di antaranya adalah perempuan, bahkan rela bekerja jauh dari rumah dan kampung halamannya.

Menurutnya, selama ini nasib miris masih seringkali menimpa para pekerja rumah tangga di Indonesia mulai dari bekerja dengan waktu yang berlebihan, mendapatkan gaji yang kurang layak, hingga kekerasan verbal maupun fisik.

"Suara mereka sering tidak terdengar, keluhan mereka juga sering terabaikan, sehingga tidak jarang dari mereka harus bekerja tanpa kenal waktu, mendapat gaji yang kurang layak, serta mendapat kekerasan verbal maupun fisik," beber Gibran lewat video di Instagram resmi @gibran_rakabuming, Selasa (15/7/2025).

 

Soroti Manajemen Perekrutan PRT

Dia juga menyoroti manajemen perekrutan PRT yang tidak sepenuhnya melalui lembaga kredibel dan resmi. Hal itu makin membuat perlindungan ataupun perjanjian kerja bagi pekerja rumah tangga jadi makin tidak jelas.

Pada akhirnya, hak-hak pekerja rumah tangga sering tidak terpenuhi dengan baik. Mulai dari kebutuhan dasar seperti makan dan tempat istirahat, hingga membuat pekerja rawan dipecat tiba-tiba tanpa ada kompensasi yang layak.

"Hak-hak para pekerja rumah tangga sering tidak terpenuhi, termasuk kebutuhan dasar seperti makanan, tempat istirahat, kesehatan bahkan ada dari mereka yang mengalami PHK secara sepihak tanpa diberikan biaya untuk kembali pulang ke kampung halamannya," beber Gibran.

Menurut Gibran, perlindungan dan pengakuan hukum bagi pekerja rumah tangga adalah hal yang penting. Oleh sebab itu, Presiden Prabowo Subianto juga sudah menyatakan komitmen kuat pemerintah untuk memberikan perlindungan bagi pekerja rumah tangga, salah satunya dengan mendorong pembahasan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga di DPR.

"RUU ini bukan sekadar produk hukum melainkan cermin kehadiran negara, bentuk penghargaan terhadap kerja yang sering tak terlihat, dan upaya membangun hubungan kerja yang lebih manusiawi dan profesional," tegas Gibran. n jk/rmc

Berita Terbaru

DLHKP Kota Kediri Bersih-bersih Cagar Budaya Jembatan Lama

DLHKP Kota Kediri Bersih-bersih Cagar Budaya Jembatan Lama

Rabu, 18 Feb 2026 21:22 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 21:22 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri menggelar aksi bersih-bersih di kawasan cagar budaya Jembatan…

Kurir 1 Kg Sabu Divonis 15 Tahun, 2 Tahun Lebih Ringan dari Tuntutan 

Kurir 1 Kg Sabu Divonis 15 Tahun, 2 Tahun Lebih Ringan dari Tuntutan 

Rabu, 18 Feb 2026 18:58 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:58 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Majelis hakim Pengadilan Negeri Kabupaten Madiun menjatuhkan vonis 15 tahun penjara kepada Ika Indah Rahmawati (41), terdakwa kasus …

Pemkot Mojokerto Atur Jam Kerja ASN Selama Ramadhan 2026

Pemkot Mojokerto Atur Jam Kerja ASN Selama Ramadhan 2026

Rabu, 18 Feb 2026 18:47 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:47 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto resmi memangkas jam kerja aparatur sipil negara (ASN) selama bulan suci Ramadhan tahun…

Wamenag Maklumi Orang Makan Siang di Warung saat Ramadhan

Wamenag Maklumi Orang Makan Siang di Warung saat Ramadhan

Rabu, 18 Feb 2026 18:40 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi'i ingin sikap saling menghormati juga timbul dari orang yang berpuasa. Dia…

KPK Ungkap Kelihaian Petinggi Bea Cukai Sembunyikan Aset Korupsi

KPK Ungkap Kelihaian Petinggi Bea Cukai Sembunyikan Aset Korupsi

Rabu, 18 Feb 2026 18:38 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:38 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan koper berisi uang Rp5 miliar terkait kasus dugaan korupsi importasi yang menjerat…

Nia Daniaty, Dikejar-kejar Korban CPNS Rp 8,1 Miliar

Nia Daniaty, Dikejar-kejar Korban CPNS Rp 8,1 Miliar

Rabu, 18 Feb 2026 18:36 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penyanyi Nia Daniaty yang baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-61, berurusan dengan Pengadilan. Saat itu ia rayakan secara…