Antisipasi Wereng Pemicu Gagal Panen, Pemkab Ponorogo Upayakan Semprot Massal

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dipertahankan) Ponorogo, Suprianto. SP/ PNG
Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dipertahankan) Ponorogo, Suprianto. SP/ PNG

i

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Sempat gagal panen akibat diserang wabah hama wereng batang coklat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo mencanangkan penyemprotan massal pestisida di lahan terdampak.

Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dipertahankan) Ponorogo, Suprianto mengungkap, jika hama ini menyerang tanaman padi milik petani di puluhan desa dan membuat pemerintah daerah waspada.

"Konsentrasi kita, kita adakan penyemprotan secara serentak. Kita sudah ready 320 liter pestisida, jadi kalau 1 hektare diasumsikan 1,5 liter, maka bisa menangani sekitar 200 hektare," jelasnya, Rabu (16/07/2025).

Diketahui, berdasarkan data Dispertahankan, hingga 12 Juli 2025, sebanyak 112,42 hektare tanaman padi terserang wereng. Dari jumlah itu, 95,66 hektare masuk kategori serangan ringan, 9,96 hektare sedang, 7,15 hektare berat, dan 4,15 hektare mengalami puso alias gagal panen.

"Yang rawan-rawan dan masuk kategori waspada itu yang kita sentuh dulu. Sedangkan 232 hektare dari total 875 hektare kategori waspada ini sudah kita lakukan penyemprotan secara sporadis atau spot-spot," imbuhnya.

Hama wereng tersebut dilaporkan menyerang lahan pertanian di 45 desa yang tersebar di 12 kecamatan di Ponorogo. Penyemprotan dilakukan dengan menggunakan alat semprot manual (hand sprayer).

Oleh karenanya, Pemkab berharap, dengan gerakan cepat dan gotong royong antara pemerintah dan petani, penyebaran wereng bisa ditekan dan panen tetap bisa diselamatkan. pn-01/dsy

Berita Terbaru

Hadir di Surabaya, BSI Fest Ramadan 2026 Bidik Inklusi Keuangan Syariah di Jawa Timur

Hadir di Surabaya, BSI Fest Ramadan 2026 Bidik Inklusi Keuangan Syariah di Jawa Timur

Kamis, 19 Feb 2026 23:42 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 23:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) menghadirkan BSI Fest Ramadan 2026 di Surabaya pada 19–22 Februari 2026. Kegiatan ini me…

Bukti Arkeologis Mengungkap Fakta Gajah Mada Lahir Di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur

Bukti Arkeologis Mengungkap Fakta Gajah Mada Lahir Di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur

Kamis, 19 Feb 2026 22:25 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 22:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Bukti Arkeologis mengungkap Flkakta Gajah Mada lahir di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur, dari Dewi Andogsari tidak …

PN Surabaya Vonis Debitur FIFGroup dalam Kasus Fidusia, Pelaku Utama Diganjal 3,5 Tahun

PN Surabaya Vonis Debitur FIFGroup dalam Kasus Fidusia, Pelaku Utama Diganjal 3,5 Tahun

Kamis, 19 Feb 2026 20:55 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya — Majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya menjatuhkan vonis bersalah kepada sejumlah debitur pembiayaan FIFGroup dalam perkara p…

Amicus Curiae Mantan Menteri, Bela Wartawan

Amicus Curiae Mantan Menteri, Bela Wartawan

Kamis, 19 Feb 2026 18:28 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:28 WIB

Jaksa Dakwa Direktur Pemberitaan Jak TV, Buat Program dan Konten Bentuk Opini Negatif di Publik Terkait Penanganan Tiga Perkara Korupsi Minyak…

Prabowo tak Sungkan Akui Praktik ilegal di Depan Pengusaha AS

Prabowo tak Sungkan Akui Praktik ilegal di Depan Pengusaha AS

Kamis, 19 Feb 2026 18:27 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:27 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto mengakui saat ini Indonesia masih dipenuhi dengan praktik ilegal. Ia memberikan beberapa contoh…

PDIP Usik Kekuasaan Jokowi, Revisi UU KPK

PDIP Usik Kekuasaan Jokowi, Revisi UU KPK

Kamis, 19 Feb 2026 18:26 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah mengatakan pembicaraan undang-undang di DPR bukan terkait selera kekuasaan. "Bagi saya,…