Saudagar Minyak Riza Chalid, Buron Kejagung

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

Simpang Siur, Keberadaan Teman Hatta Rajasa, Besan SBY, Antara Singapura dan Malaysia 

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pengusaha minyak M Riza Chalid yang merupakan tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola minyak, diduga ada di Malaysia.

Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi mengungkapkan data perlintasan terakhir M Riza Chalid. Imigrasi mengatakan Riza terakhir pergi meninggalkan Indonesia menuju Malaysia.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Imigrasi Yuldi Yusman mengatakan Riza Chalid lepas landas melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, pada Februari 2025. Hingga saat ini belum masuk kembali ke wilayah Indonesia.

"Berdasarkan data perlintasan orang yang keluar masuk wilayah Indonesia di dalam kesisteman aplikasi APK V4.0.4 kami bahwa Mohamad Riza Chalid keluar meninggalkan wilayah Indonesia pada tanggal 06-02-2025 menuju Malaysia," kata Yuldi dilansir Antara, Jumat (18/7/2025).

Yuldi menegaskan Ditjen Imigrasi RI telah berkoordinasi dengan perwakilan di Malaysia mengenai keberadaan Riza Chalid yang diduga masih di negara itu. Perkembangan terbaru akan disampaikan menyusul.

"Kami sudah berkoordinasi dengan perwakilan Imigrasi kami yang berada di Malaysia dan perwakilan kami sudah berkoordinasi dengan jabatan Immigraseen Malaysia serta Polis Malaysia untuk mencari keberadaan Mohamad Riza Chalid," tuturnya.

 

Ke Singapura Agustus tahun 2024

Sementara itu, mengenai dugaan awal Riza Chalid yang disebut berada di Singapura, Ditjen Imigrasi RI telah berkoordinasi dengan Immigration Custom Authority (ICA) Singapura melalui perwakilan di sana.

"Menurut data dari ICA Singapura, Mohamad Riza Chalid terakhir masuk wilayah Singapura pada bulan Agustus tahun 2024, yang bersangkutan datang dengan status visitor dan bukan pemegang PR (permanent resident)," jelas Yuldi.

Diketahui, saat ini Riza Chalid sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada PT Pertamina oleh Kejaksaan Agung (Kejagung).

Riza, yang merupakan beneficial owner PT Tanki Merak dan PT Orbit Terminal Merak, akan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai tersangka. Riza sudah tiga kali mangkir dari panggilan Kejagung untuk dimintai keterangan sebagai saksi dalam kasus tersebut.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung Anang Supriatna Riza Chalid kooperatif dan memenuhi panggilan penyidik. Jika Riza tetap mangkir, penyidik akan menempuh langkah hukum lanjutan sesuai prosedur.

"Kalau sewaktu dipanggil nanti tidak ada iktikad baik, tentu ada tahapannya. Kita sih berharap kooperatif ya," ucapnya.

 

Intervensi Kebijakan PT Pertamina

Direktur penyidikan Jampidsus Kejagung RI, Abdul Qohar, mengungkapkan Riza Chalid bersama tersangka HB, tersangka AN, dan tersangka GRJ menyepakati kerjasama penyewaan terminal BBM tangki Merak dengan melakukan intervensi kebijakan tata kelola PT Pertamina.

Kesepakatan yang dilakukan berupa memasukkan rencana kerja sama penyewaan terminal BBM Merak. Padahal, lanjut Abdul Qohar, pada saat itu PT Pertamina belum memerlukan tambahan penyimpanan stok BBM.

Riza, yang merupakan beneficial owner PT Tanki Merak dan PT Orbit Terminal Merak, akan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai tersangka. Riza sudah tiga kali mangkir dari panggilan Kejagung untuk dimintai keterangan sebagai saksi dalam kasus tersebut.

"Yang bersangkutan akan segera dipanggil nanti oleh penyidik sebagai tersangka. Untuk pertama kali, kan selama ini dipanggil sebagai saksi, sudah tiga kali sebagai saksi," ujarnya.

 

Sahabat Hatta Rajasa, Besan SBY

Dilansir berbagai sumber, Riza merupakan pria kelahiran tahun 1960. Ia kerap dijuluki sebagai saudagar minyak bahkan 'The Gasoline Godfather' karena banyak bergelut di bisnis impor minyak melalui anak perusahaan PT Pertamina, yakni Pertamina Energy Trading Limited (Petral).

Pada 1985, Riza menikah dengan Roestriana Adrianti alias Uchu Riza. Selama bersama, Riza dan Uchu banyak menghabiskan waktunya di Singapura.

Selang beberapa tahun kemudian, pada 2004, Riza dan Uchu mendirikan sekolah di Pondok Labu, Jakarta Selatan. Selain itu, mereka juga merupakan pendiri tempat bermain anak pada November 2007.

Dari pernikahan tersebut, Riza dan Uchu dikaruniai dua orang anak, yakni Muhammad Kerry Adrianto dan Kenesa Ilona Rina.

Publik kemudian meyakini bahwa ada tangan Riza Chalid dalam ‘bisnis kotor’ tersebut.

Di sisi lain, mengingat Riza Chalid diingatkan kembali dalam peristiwa menjelang Pilpres 2014, dan berlanjut pada 2015 dengan kasus ‘Papa Minta Saham’.

Uniknya, Reza Chalid ternyata adalah sahabat atau teman dekat dari politisi mantan ketua umum Partai Amanat Nasional (PAN) Hatta Rajasa, besan mantan presiden SBY.

Hal itu terungkap dalam rekaman yang diputar dalam sidang Mahkamah Kehormatan Dewan, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (2/12/2015) malam.

Namanya, Rabu (26/2), mereka adalah orang-orang yang ‘bisa mengatur’ semua proses bisnis di Pertamina dan bisa menempatkan orang-orang di posisi strategis di grup Pertamina.

Konon, menurut sumber ABCNEWS.co.id yang enggan disebut namanya, Rabu (26/2), mereka adalah orang-orang yang ‘bisa mengatur’ semua proses bisnis di Pertamina dan bisa menempatkan orang-orang di posisi strategis di grup Pertamina.

Menurut sumber, ada satu orang pria yang menjadi ‘kaki tangan’ dari para ‘penguasa’ Pertamina tersebut yang sangat dominan dan bahkan memiliki pengaruh yang luar biasa.

Kata sumber, “Pria itu adalah Mister James, itu bukan nama asli, tapi nama panggilan. Saya dengar nama aslinya sebenarnya FPS.”

Mister James disebut-sebut sebagai ‘kaki tangan’ alias operator dari geng para penguasa di Pertamina tersebut.

Jika melihat bagan tersebut, sungguh mencengangkan. Publik dibuat terkejut bahwa kekuasaan mereka sangat mengakar di grup Pertamina. n erc/abc/jk/rmc

Berita Terbaru

Cegah Penyalahgunaan Bahan berbahaya, Surabaya Bina Keamanan Pangan 110 PKL

Cegah Penyalahgunaan Bahan berbahaya, Surabaya Bina Keamanan Pangan 110 PKL

Rabu, 14 Okt 2026 13:30 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 13:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai bentuk pengawasan dan pendampingan kepada pelaku usaha pedagang kaki lima (PKL) di Kota Surabaya, Balai Besar Pengawas…

Pemkab Banyuwangi Gelar Operasi Katarak Gratis bagi Warga Kurang Mampu

Pemkab Banyuwangi Gelar Operasi Katarak Gratis bagi Warga Kurang Mampu

Rabu, 14 Okt 2026 13:25 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 13:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, berkolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) dan Yayasan John Fawcett Foundation atau JFF…

Tingkatkan Capaian Aktivasi IKD, Disdukcapil Probolinggo Gencarkan Jemput Bola

Tingkatkan Capaian Aktivasi IKD, Disdukcapil Probolinggo Gencarkan Jemput Bola

Rabu, 14 Okt 2026 13:17 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 13:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Melalui pelayanan "jemput bola" dan perluasan akses layanan di seluruh kecamatan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil…

Kurangi Risiko Kecelakaan, Pemkab Pasuruan Optimalkan Lalu lintas Simpang Patung Sapi

Kurangi Risiko Kecelakaan, Pemkab Pasuruan Optimalkan Lalu lintas Simpang Patung Sapi

Rabu, 14 Okt 2026 13:11 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 13:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Guna mengurangi risiko kecelakaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan berkomitmen meningkatkan keselamatan lalu lintas di…

Bahana Bersahaja di Sidomulyo, Bupati Madiun Dorong Potensi Desa Terus Dikembangkan

Bahana Bersahaja di Sidomulyo, Bupati Madiun Dorong Potensi Desa Terus Dikembangkan

Rabu, 14 Okt 2026 13:08 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 13:08 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Bupati Madiun Hari Wuryanto menegaskan program Bhakti Harmoni Madiun Bersih, Sehat dan Sejahtera (Bahana Bersahaja) menjadi sarana p…

Dinilai Hambat Normalisasi Sungai, Pemkab Sidoarjo Tertibkan Jembatan Liar

Dinilai Hambat Normalisasi Sungai, Pemkab Sidoarjo Tertibkan Jembatan Liar

Rabu, 14 Okt 2026 11:49 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 11:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Berpotensi memicu banjir dan mengganggu keberlanjutan pembangunan infrastruktur jalan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo…