SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dalam rangka memperkuat layanan kesehatan dan penanganan darurat di daerah yang jauh dari perkotaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun bakal menyalurkan sebanyak 15 unit mobil desa siaga berupa ambulans yang merupakan bagian dari program 100 hari kerja masa kepemimpinan Bupati Madiun Hari Wuryanto.
"Sebanyak 15 ambulans siaga kita distribusikan untuk memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat, utamanya di desa-desa yang jauh jangkauannya dari wilayah kota," ujar Bupati Hari Wuryanto, Minggu (20/07/2025).
Diketahui, sebanyak 15 desa yang menerima pendistribusian mobil siaga tersebut antara lain Desa Bener (Kecamatan Saradan), Ngale (Pilangkenceng), Nampu (Gemarang), Kedungjati (Balerejo), Darmorejo (Mejayan), Sidomulyo (Sawahan), Bancong (Wonoasri), Karangrejo (Wungu), Dempelan (Madiun), Kare (Kare), Dagangan (Dagangan), Slambur (Geger), Sukorejo (Kebonsari), Ketawang (Dolopo), dan Teguhan (Jiwan).
Mobil siaga tersebut dilengkapi fasilitas dasar medis dan akan dikelola langsung oleh masing-masing desa sasaran. Dan diharapkan kehadiran armada itu mampu mempercepat respons penanganan medis dan menjangkau warga hingga pelosok desa. Termasuk untuk kebutuhan darurat seperti ibu hamil atau pasien yang harus dirujuk ke rumah sakit di malam hari.
"Selama ini masih banyak warga yang terpaksa menggunakan kendaraan pribadi atau pinjam tetangga untuk kondisi darurat. Sekarang kami sediakan. Ini bentuk tanggung jawab dan komitmen kami agar masyarakat merasa lebih tenang dan terlayani," kata Bupati.
Sedangkan, dalam pembagian mobil siaga dilakukan bertahap sesuai dengan anggaran dan tingkat kondisi wilayah. "Hari ini ada 15 unit, dan akan terus berlanjut sampai semua sebanyak 206 desa di Kabupaten Madiun menerima. Pertimbangannya berdasarkan urgensi dan aktivitas masyarakat di wilayah masing-masing," katanya.
Lebih lanjut, Pemkab Madiun juga berencana menganggarkan pengadaan mobil siaga secara bertahap setiap tahun hingga seluruh 206 desa dan kelurahan memiliki fasilitas serupa. Pemerintah daerah mendorong sinergi antara masyarakat, lembaga desa, dan tenaga kesehatan untuk mewujudkan Madiun yang lebih sehat, cerdas, dan sejahtera. md-02/dsy
Editor : Desy Ayu