SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Melihat kondisi rumput lapangan perlu dilakukan perawatan berkala apalagi saat musim kemarau, Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Ponorogo menutup akses Stadion Batoro Katong untuk umum.
Penutupan untuk seluruh aktifitas di stadion dimulai 17 Juli sampai batas waktu yang belum ditentukan. Dimana rumput lapangan jenis Zoysia Japonica Jepang itu perlu dipupuk, disiram, hingga penyiangan rumput liar hingga pemangkasan agar rapi.
"Ini upaya treatment, karena idealnya yang namanya rumput khusus untuk sepak bola tentunya berbeda dengan rumput yang lain. Jadi ada treatment khusus dan perlakuannya betul-betul intensif, butuh perhatian, jadi tidak boleh sembarangan," jelas Kepala Disbudparpora Kabupaten Ponorogo, Judha Slamet Sarwo Edi, Rabu (23/07/2025).
Oleh karenanya, adanya perawatan berkala tersebut belum bisa memastikan kapan stadion Batoro Katong itu dibuka kembali, karena masih menunggu kondisi rumput tumbuh dan segar kembali.
"Untuk mencapai hasil yang bagus ya nanti ketika tumbuh dan segar, lalu dilakukan pemangkasan teratur biar rapi, ini yang kita lakukan. Saya mohon masyarakat bisa memaklumi, ketika kita lakukan treatment khusus, maka untuk sementara waktu stadionnya kita off-kan sementara," tambahnya.
Sehingga, bagi masyarakat yang ingin berolahraga, bisa menggunakan jogging track di luar Stadion. Selain itu juga dapat memanfaatkan lapangan Panahan untuk kegiatan olahraga. "Sementara kami mohon maaf karena akses stadion kita tutup sementara," tegasnya.
Disamping itu Judha menyatakan, sebagaimana di Stadion Kanjuruhan Malang, maupun Stadion Manahan Solo, lapangan yang ada, penggunaannya khusus untuk kompetisi atau pertandingan sepak bola. Setelah selesai digunakan, harus off alias tidak ada kegiatan lain yang dilakukan. pn-01/dsy
Editor : Desy Ayu