Raline Shah, Jomblo Jangan Buat Perempuan Trauma

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Raline Shah, model dan aktris papan atas, dan staf khusus Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) RI, memberi semangat kepada para jomlo, terutama perempuan yang sering merasa rendah diri karena belum memiliki pasangan.

Menurutnya, menjadi jomlo bukan berarti tidak laku, justru banyak perempuan saat ini memilih sendiri karena kesadaran akan kualitas hubungan yang diinginkan.

"Ingat ya, kalau aku nanti ada mohon gitu, tetap perhatian karena banyak masukan. Karena banyak sekali loh perempuan sekarang jomblo, bukan aku aja, gitu. Dari setiap lapisan masyarakat, dari setiap status sosial dan ekonomi, tuh banyak cewek single. Enggak harus sesuatu yang kita malu, sesuatu yang kita hide, kayak kita enggak laku atau apa. Enggak kayak gitu, ya, guys. Kita laku, tapi kita belum mau,"ujarnya sambil tertawa, saat ditemui awak media di kawasan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, kemarin.

Saat ini, aktris Raline Shah mencuri perhatian publik karena gelar yang tiba-tiba melekat padanya, Presiden Jomlo. Gelar ini muncul usai sahabat sesama selebritas, Luna Maya, resmi menikah dengan Maxime Bouttier pada 3 Juli 2025 lalu di Pulau Dewata, Bali.

Bagi Raline, memilih pasangan bukan hanya soal status, tapi juga tentang kecocokan dan kesiapan untuk berkomitmen. Ia menyinggung tingginya angka perceraian sebagai pengingat bahwa menikah seharusnya bukan keputusan impulsif.

"Menemukan orang yang cocok yang sekarang, ya, divorce rate-nya udah fifty-fifty. Jadi kita kalau mau nikah juga harus tahu risikonya. Kita juga harus tahu kebutuhan kita. Jadi saling memenuhi, gitu. Jangan kita belum butuh, terus kita jalanin, nanti ujung-ujungnya mungkin tidak akan baik. Kita harus merasa kita butuh sesuatu sebelum kita bisa commit," ujarnya.

Trauma Bisa Jadi Kekuatan

Aktris kelahiran 4 Maret 1985 ini juga menyinggung soal trauma yang kerap menghantui seseorang dalam membangun hubungan. Namun menurutnya, trauma bisa jadi kekuatan bila dipahami dan dikelola dengan baik.

"Semua orang, semua orang itu punya trauma. Enggak ada orang sukses enggak ada trauma, ya. Ingat. Trauma itu digunakan untuk kita semangat dan sukses ke depannya, gitu. Jangan trauma itu bikin kita malas atau jadi excuse, jadi alasan kita enggak sukses, gitu. Maunya trauma itu membentuk kita jadi individu yang lebih kuat," tuturnya. n ec, jk, rmc

Berita Terbaru

Dorong Sportainment Pelajar, Tri Hadir di Yamaha Fazzio Liga Tendang Bola 2026

Dorong Sportainment Pelajar, Tri Hadir di Yamaha Fazzio Liga Tendang Bola 2026

Jumat, 09 Jan 2026 20:11 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 20:11 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) melalui brand Tri turut ambil bagian dalam ajang Liga Tendang Bola (LTB) 2026, sebuah l…

Legislator Golkar, Masih Kritik MBG

Legislator Golkar, Masih Kritik MBG

Jumat, 09 Jan 2026 19:09 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 19:09 WIB

Peristiwa Pemilihan Lokasi Dapur SPPG di Samping Peternakan Babi di Sragen, Resahkan Masyarakat      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Lagi, Wakil Ketua Komisi IX …

Biaya Armuzna Haji Tahun Ini Dihemat Rp180 Miliar

Biaya Armuzna Haji Tahun Ini Dihemat Rp180 Miliar

Jumat, 09 Jan 2026 19:07 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 19:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menyampaikan adanya penghematan signifikan dalam anggaran penyelenggaraan ibadah haji 2026.…

Yaqut Cholil Qoumas, Anak Ulama Terkemuka, Tersangka Korupsi

Yaqut Cholil Qoumas, Anak Ulama Terkemuka, Tersangka Korupsi

Jumat, 09 Jan 2026 19:05 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 19:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas, resmi ditetapkan sebagai tersangka. Dia diduga terlibat kasus dugaan korupsi…

PP Muhammadiyah dan PBNU Campuri Laporan ke Komika

PP Muhammadiyah dan PBNU Campuri Laporan ke Komika

Jumat, 09 Jan 2026 19:01 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 19:01 WIB

Pelapor Dugaan Penistaan Agama ke Pandji Pragiwaksono Bukan Sikap Resmi Persyarikatan           SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pimpinan Pusat Muhammadiyah me…

Satu Pasien di Bandung Bergejala 'Super Flu', Meninggal

Satu Pasien di Bandung Bergejala 'Super Flu', Meninggal

Jumat, 09 Jan 2026 18:59 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 18:59 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Bandung - Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung melaporkan telah menangani 10 pasien yang mengalami gejala Influenza A H3N2 subclade K…