Tentara Harus Kuat, Ada Ancaman Siber

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Raditya M Khadaffi
Raditya M Khadaffi

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Judul berita utama kita edisi Senin kemarin (11/8), "Tentara Harus Kuat" ini pesan Presiden Prabowo Subianto. Pesan itu disampaikan kepada para pimpinan TNI dari Panglima hingga Pangdam. Presiden Prabowo, mengingatkan para prajurit muda TNI untuk tidak melupakan sejarah Indonesia. Prabowo bicara Indonesia pernah berada di titik rendah saat zaman penjajahan.

Hal itu disampaikan Prabowo dalam pidatonya dalam upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer di Lapangan Suparlan Pusdiklatpassus Batujajar, Bandung, Jawa Barat, Minggu (10/8/2025).

"Tak ada bangsa yang merdeka tanpa tentara yang kuat, sekali lagi saya katakan tak ada bangsa yang merdeka tanpa tentara yang kuat," jelas Presiden.

 

***

 

Sebuah situs yang membahas khusus mengenai dunia militer globalfirepower atau GFP juga menyebut kekuatan militer Indonesia berada pada peringkat 12 di dunia.

Situs ini katakan bukan perkara mudah untuk membangun militer yang kuat, tangguh dan disegani. Terlebih saat ini bangsa Indonesia sedang mengalami kesulitan ekonomi. Ditulis, kekuatan militer dibangun bukan hanya bertumpu pada jumlah personel semata melainkan juga modernisasi alat utama sistem persenjataan (Alutsista).

Situs ini menyebut penentuan kekuatan ketentaraan dunia itu bukan sembarangan. GFP menggunakan sedikitnya 50 indikator untuk menentukan indeks kekuatan masing-masing negara (power index score-PwrIndx). Indikator tersebut antara lain; geografis, populasi, personel militer, anggaran militer, peralatan tempur, hingga utang luar negeri negara tersebut.

Meski Indonesia memiliki utang luar negeri yang besar, namun akumulasi 50 indikator tetap menempatkan TNI sebagai paling perkasa di Asia Tenggara, dan terkuat ke-6 di Asia, serta terkuat ke-12 di dunia dengan power indeks 0.5231. (lihat kekuatan TNI versi GFP di: http://www.globalfirepower.com/country-military-strength-detail.asp?country_id=indonesia)

Lalu siapa nomor satu? Tentu saja tentara dari negeri Paman Sam, Amerika Serikat. Amerika menjadi yang pertama dari 126 negara dengan power indeks 0.1661.

Di bawah AS, ada Rusia dengan power indeks 0.1865, lalu Tiongkok dengan power indeks 0.2315. (Selengkapnya buka: http://www.globalfirepower.com/countries-listing.asp).

Sementara di Asia, Tiongkok menjadi yang terkuat disusul India, Korea Selatan, Jepang, Turki, dan Indonesia.

Di Asia Tenggara, Merah Putih paling berkibar.

Tahun ini, Indonesia berada di peringkat 13 sebagai negara dengan militer terkuat di dunia, skor PwrIndx sebesar 0.2557. Dengan skor tersebut, militer Indonesia lebih unggul dibandingkan Jerman dan Israel .

Berdasarkan laporan Global Fire Power 2025, Indonesia tercatat sebagai negara dengan militer terkuat di kawasan Asia Tenggara. Indonesia menempati posisi ke-13 dunia, diikuti Vietnam di peringkat 23 dan Thailand di posisi 25.

 Thailand, menempati peringkat 20 dunia dengan power indeks 0.6833.

Melansir laman Global Fire Power, Kamis (16/11), kekuatan militer Indonesia menduduki peringkat ke-13 di dunia dengan nilai Power Indeks mencapai 0,2221. Posisi tersebut naik 3 peringkat dari sebelumnya  beradai di posisi 16.

Menurut Global Fire Power, peringkat ke-13 dunia yang diraih Indonesia karena didukung anggaran pertahanan senilai USD 8,8 miliar.

Artinya, jika dibandingkan dengan anggaran pertahanan di kawasan ASEAN, Indonesia menempati urutan ke-2.

Singapura : USD 13 Miliar, Indonesia : USD 8,8 Miliar, Vietnam : USD 6,2 Miliar, Thailand : USD 5,8 Miliar, Filipina : USD 4,2 Miliar.

Saat ini kekuatan Alutsista TNI udara: Indonesia memiliki 466 pesawat tempur dan pendukungnya, di mana dari jumlah tersebut ada 41 jet tempur.

Kekuatan Laut: Indonesia memiliki 324 aset pertahanan laut. Diantaranya 10 kapal perang Frigates, 21 kapal perang Corvettes, dan 4 kapal selam.

Kekuatan Darat: Indonesia tercatat memiliki 314 tank, 12.000 kendaraan, dan 63 MLRS (Rocket Artillery)

Dan Berdasarkan Laporan Pemerintah tentang Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Semester Pertama Tahun Anggaran 2025, realisasi belanja K/Lsemester I sebesar Rp 470,5 triliun, setara dengan 40,6 persen dari pagu APBN 2025, yaitu Rp 1.160,1 triliun. Sementara itu, prognosis realisasi belanja K/L pada semester II diperkirakan sebesar Rp 805,1 triliun atau mencapai 69,4 persen dari APBN.

Adapun setelah mengalami penambahan, Kementerian Pertahanan (Kemenhan) menempati peringkat pertama sebagai K/L dengan anggaran terbesar pada 2025, yaitu Rp 247,5 triliun.

Padahal anggaran belanja Kemenhan dalam APBN 2025 sebelumnya ditetapkan sebesar Rp 166,3 triliun, dengan realisasi semester I sebesar Rp 102,3 triliun atau 61,5 persen dari APBN.

 

***

 

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, pernah mengatakan, perkembangan ancaman semakin dinamis ditandai dengan adanya peristiwa dan ancaman siber yang berarti bahwa tantangan global semakin dekat dalam kehidupan masyarakat saat ini. Namun TNI harus bersikap adaptif, senantiasa waspada dengan segala perkembangan, karena TNI adalah garda terdepan dan benteng terakhir bangsa Indonesia.

Sambutan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto itu dibacakan Kadispers Lanud Sam Ratulangi Letkol Adm Rudy Longdong saat Upacara Bendera 17-an di Lapangan Dirgantara Lanud Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara. Rabu (17/7/2024).

 Ancaman siber, menurut Panglima, akan berdampak pada infrastruktur digital milik TNI apabila tidak dimitigasi dengan baik, sehingga TNI harus membenahi diri dengan peningkatan SDM, meningkatkan kewaspadaan, dan perkuat sistem pertahanan siber.

Pakar keamanan siber Pratama Persadha memprediksi tahun 2025  akan menjadi tahun yang penuh tantangan di ranah siber. Seiring dengan perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI). Artinya ancaman siber semakin canggih dan kompleks.

"AI Agentik akan muncul sebagai peluang baru yang menarik bagi semua orang—dan juga vektor ancaman siber baru yang berpotensi besar," tutur pakar keamanan siber Pratama Persadha dalam siaran pers, Rabu (1/1/2025).

Dijelaskan Pratama, AI Agentik, yang mampu bertindak mandiri dan adaptif, dapat digunakan untuk mengotomatiskan serangan siber secara masif dan efisien. Selain AI Agentik, ancaman lain yang perlu diwaspadai adalah penipuan berbasis AI. Itu rangkuman data dan peristiwa yang relevan dengan kekuatan TNI sekarang. ([email protected])

Berita Terbaru

PDIP Bergeser dari Isu Politik ke Lingkungan

PDIP Bergeser dari Isu Politik ke Lingkungan

Minggu, 11 Jan 2026 19:51 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:51 WIB

Dalam Rakernas Ke-53, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri Undang Rocky Gerung             SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Dalam peringatan HUT PDI Perju…

KPK Ungkap Transaksi Rugikan Negara Rp 75 Miliar oleh Kepala KPP Madya Jakarta Utara

KPK Ungkap Transaksi Rugikan Negara Rp 75 Miliar oleh Kepala KPP Madya Jakarta Utara

Minggu, 11 Jan 2026 19:46 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:46 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Akhirnya KPK tetapkan lima tersangka terkait operasi tangkap tangan pejabat pajak di Jakarta Utara (Jakut). Salah satu tersangka…

Pidato Eks Menag Ajak Perangi Korupsi Viral di Medsos

Pidato Eks Menag Ajak Perangi Korupsi Viral di Medsos

Minggu, 11 Jan 2026 19:44 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Beberapa hari ini sebuah video beredar luas di media sosial. Video yang memperlihatkan eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, saat…

Tommy Soeharto, Bakal Punya Menantu DJ

Tommy Soeharto, Bakal Punya Menantu DJ

Minggu, 11 Jan 2026 19:41 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Tata Cahyani mencuri perhatian di prosesi siraman putranya bersama Tommy Soeharto, Darma Mangkuluhur, Jumat lalu. Ia mengenakan…

Ayatollah Khamenei Digoyang Demo, Putra Shah Iran Provokasi

Ayatollah Khamenei Digoyang Demo, Putra Shah Iran Provokasi

Minggu, 11 Jan 2026 19:38 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:38 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Teheran - Sudah dua minggu ini ada demo besar-besaran yang melanda negara Iran. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan AS siap…

Yakobus 4:7

Yakobus 4:7

Minggu, 11 Jan 2026 19:36 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - "Tunduklah kepada Allah. Lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu". Karena itu, pendeta saya mengajak tunduklah kepada…