Hapus Praktik BAB Sembarangan, Pamekasan Bangun MCK di 20 Desa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu lokasi pembangunan SPAM dan MCK di Kabupaten Pamekasan Jawa Timur. SP/ PM
Salah satu lokasi pembangunan SPAM dan MCK di Kabupaten Pamekasan Jawa Timur. SP/ PM

i

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Sebagai upaya meningkatkan pola hidup sehat masyarakat dan menghapus praktik buang air besar (BAB) sembarangan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan berkomitmen bakal membangun tempat mandi, cuci, kakus (MCK) di 20 desa pada tahun 2025 ini. 

Selain untuk meningkatkan pola hidup sehat masyarakat, pembangunan MCK di 20 desa itu juga dalam rangka mendukung program penurunan kasus stunting. Sedangkan, untuk progres pembangunan MCK tersebut bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2025 sebesar Rp7 miliar.

"Masing-masing desa yang menjadi sasaran program ini sebanyak 25 titik, sehingga total pembangunan MCK dari DAK 2025 ini sebanyak 500 titik. Sehingga, adanya program yang kini dicanangkan pemerintah ini juga dapat menekan kasus stunting secara terpadu," jelas Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Permukiman (DPRKP) Kabupaten Pamekasan Muharram, Selasa (12/08/2025).

Berdasarkan hasil rapat evaluasi pemkab, kasus stunting di Pamekasan cenderung terjadi di desa yang kekurangan air bersih dan masyarakatnya biasa melakukan buang air besar sembarangan.

"Karena itu, pembangunan MCK yang kami lakukan tahun ini menyasar desa dan rumah-rumah warganya yang belum memiliki MCK," katanya.

Selain membangun MCK di desa-desa, Pemkab Pamekasan juga melakukan pembangunan di pondok pesantren. Untuk jumlah pondok pesantren yang mendapatkan bantuan pembangunan MCK tahun ini sebanyak sembilan pondok pesantren.

"Bedanya, kalau pembangunan MCK di 20 desa tersebut dari DAK, untuk pembangunan MCK di pondok pesantren dari APBD 2025 sebesar Rp9,5 miliar," katanya.

Sehingga, adanya program membangun tempat mandi, cuci, kakus (MCK) di 20 desa, diharapkan dapat memberikan pola hidup sehat dan positif bagi masyarakat yang lebih baik, serta dapat menekan kasus stunting. pm-01/dsy

Berita Terbaru

Persela Hajar Persijap 2-0, Yudo Persembahkan Dua Gol bagi Fans dan Istri yang Baru Melahirkan

Persela Hajar Persijap 2-0, Yudo Persembahkan Dua Gol bagi Fans dan Istri yang Baru Melahirkan

Selasa, 03 Nov 2026 22:23 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 22:23 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Lamongan – Persela Lamongan tampil impresif dengan menaklukkan Persijap Jepara 2-0 dalam pertandingan J League 2026 yang berlangsung di S…

Penuh Optimisme Kontingen POPDA Lamongan Siap Borong Medali

Penuh Optimisme Kontingen POPDA Lamongan Siap Borong Medali

Selasa, 03 Nov 2026 21:28 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Semangat dan optimisme mewarnai pemberangkatan Kontingen Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kabupaten Lamongan ke-XV Tahun…

Gugatan Rp21,4 Miliar Mentah! Nany Widjaja Menang, Dalil PT Java Fortis Tak Terbukti di PN Surabaya

Gugatan Rp21,4 Miliar Mentah! Nany Widjaja Menang, Dalil PT Java Fortis Tak Terbukti di PN Surabaya

Selasa, 03 Nov 2026 21:25 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 21:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Gugatan perbuatan melawan hukum (PMH) senilai Rp21,43 miliar yang dilayangkan PT Java Fortis Corporindo terhadap mantan d…

Diduga Peras Pengusaha, Admin Medsos Ponorogo Jadi Tersangka

Diduga Peras Pengusaha, Admin Medsos Ponorogo Jadi Tersangka

Selasa, 03 Nov 2026 18:45 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 18:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo– Seorang admin media sosial di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, berinisial NR ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan ancaman …

Untuk Hasil Yang Lebih Maksimal, Petani dan Pembudidaya Konvensional di Lamongan Beralih ke AIoT

Untuk Hasil Yang Lebih Maksimal, Petani dan Pembudidaya Konvensional di Lamongan Beralih ke AIoT

Selasa, 03 Nov 2026 18:43 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 18:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Untuk mencapai hasil yang maksimal di sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan secara menyeluruh berhasil, diperlukan inovasi…

Tanjung Perak Jadi Pilot Project Zero ODOL, Pemerintah Perketat Pengawasan Kendaraan dan Muatan Kapal

Tanjung Perak Jadi Pilot Project Zero ODOL, Pemerintah Perketat Pengawasan Kendaraan dan Muatan Kapal

Selasa, 03 Nov 2026 15:45 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 15:45 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah mulai memperketat pengawasan kendaraan dan barang yang diangkut melalui jalur laut. Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, d…