SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Pedagang ikan segar di Pasar Genteng 2, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng, Banyuwangi mulai mengeluh akibat penutupan Jalur Gumitir. Pasalnya, sejak jalur tersebut ditutup untuk proyek perbaikan jalan, pasokan ikan segar berkurang drastis.
Sehingga, distribusi kebutuhan ikan di Pasar Genteng dipasok dari Banyuwangi dan Jember ikut terdampak dan akhirnya membuat pasokan ikan mulai berkurang dan menipis drastis.
“Sudah hampir sebulan sejak Gumitir ditutup, ikan segar jadi minim di sini,” ujar Munhar, salah satu pedagang, Rabu (20/08/2025).
Lebih lanjut, ia menyebut banyak pemasok enggan mengirim ikan karena ongkos distribusi melonjak akibat harus memutar jalur lebih jauh. Akibatnya, pedagang hanya bisa mengandalkan pasokan dari tangan kedua dengan jumlah terbatas.
Kondisi ini tentu saja membuat harga ikan naik tajam. Nanik Tri Ambarwati, pedagang ikan lainnya, mengaku harga ikan laut di pasar sudah meroket. “Ikan bakaran sulit dicari, putihan sekarang Rp60 ribu per kilogram,” jelasnya.
Diketahui, ikan kakap yang harga sebelumnya Rp50 ribu, kini dijual Rp80 ribu per kilogram, dari sebelumnya Rp50 ribu. Sementara udang berukuran besar ikut terdongkrak hingga Rp60 ribu per kilogram.
Diketahui, menurut para pedagang, selain terkendala distribusi, harga ikan juga dipengaruhi banyak nelayan yang sedang tidak melaut. Mereka berharap penutupan jalur tersebut tidak berlangsung lama, agar distribusi ikan segar kembali normal. by-01/dsy
Editor : Desy Ayu