SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Satuan Reserse Narkoba Polres Blitar Kota terus memerangi peredaran Narkoba dan sejenisnya dengan melakukan berbagai operasi dan informasi masyarakat, hasilnya berhasil mengungkap dan menangkap lima pelaku Edar Narkoba, Pil Koplo (Doble L) di beberapa tempat termasuk pelaku yang rumahnya di Tulungagung.
Dalam gerakan operasi yang digelar sejak akhir Juli sampai pertengahan Agustus 205 yang dikomandani AKP Rokhani itu berhasil mengamankan 2.565 butir Pil Doble L, Sabu 27,04 Gram Sabu
Kapolres Blitar Kota, AKBP Titus Yudho Uli S.IK M.Si dalam relisnya pada Jumat Sore ( 21 Agustus 2025) menerangkan, pengungkapan ini berawal dari laporan masyarakat terkait adanya dugaan peredaran narkoba di beberapa lokasi di Blitar dan Tulungagung.
“Dari hasil penyelidikan, petugas berhasil mengamankan lima tersangka dengan barang bukti ribuan pil dobel L dan puluhan gram sabu yang siap edar,” jelas AKBP Titus pada wartawan.
Untuk kelima tersangka yang diamankan yakni, FD alias Oger (26), warga kelurahan Karangsari Kota Blitar yang sehari hari buruh angkut telur, EP alias Toyek (26), warga Kec.Kandat Kabupaten Kediri, MKA alias Tolol (28), wiraswasta, warga Kec. Wonodadi Kab. Blitar, AB alias Agus alias Kletik (47), tukang parkir, warga Tamanan, Tulungagung. dan MJ alias Mbah No (43), kuli bangunan, warga Karangrejo, Tulungagung.
Dari kelima tersangka, polisi menyita berbagai barang bukti, di antaranya sabu dalam plastik klip, ribuan pil dobel L, timbangan digital, alat hisap, telepon genggam, serta uang tunai hasil penjualan.
Orang nomor satu di jajaran Polres Blitar Kota ini menambahkan keterangan tentang kronologis Penangkapan kelima tersangka, berawal dari FD alias Oger ditangkap lebih dulu pada 21 Juli 2025 di Jl. Wahid Hasyim, Kota Blitar, dengan barang bukti sabu seberat 25,72 gram.
“EP alias Toyek menyusul ditangkap pada 5 Agustus 2025 di area sungai Kali Bladak, Nglegok, Blitar, dengan barang bukti sabu seberat 1,32 gram,” terangnya
Sedang MKA alias Tolol diamankan malam harinya di Kecamatan Udanawu, Blitar, dengan barang bukti pil dobel L. Dari pengembangan atas kasus tersebut, Satreskoba berhasil menangkap AB alias Agus alias Kletik pada 6 Agustus 2025 di Tamanan, Tulungagung.
“Selanjutnya Pada hari yang sama, petugas juga menggerebek rumah MJ alias Mbah No di Karangrejo, Tulungagung, dan menemukan hampir 2.100 butir pil dobel L," terang AKBP Yudha.
Kini untuk kelima tersangka tersebut dijerat dengan UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika serta UU No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.
“Maka untuk mereka terancam hukuman penjara minimal 4 tahun hingga 16 tahun, tergantung jenis dan jumlah barang bukti yang dikuasai,” tambah AKBP Yudha.
Untuk itu Kapolres Blitar Kota menegaskan, bahwa Polres Blitar Kota akan terus melakukan dan memperketat pengawasan terhadap peredaran narkoba setiap saat.
“Dengan tegas kami tidak akan memberi ruang bagi para pelaku peredaran narkoba atau apapun jenisnya, kami komitmen untuk menjaga kedepannya generasi muda dari bahaya narkotika, maka kami berpesan pada masyarakat untuk hindari, waspadai peredaran Narkoba ataupun sejenisnya,” tegas Pamen Polri yang hobi main Bola Voli ini. Les
Editor : Moch Ilham