SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Firefly, subbrand dari merek mobil listrik Nio baru saja meluncurkan varian edisi terbatas dari model pertamanya, Firefly EV. Edisi spesial yang dijuluki "Nomadic Melade" yang diproduksi terbatas di dunia, Selasa (26/08/2025).
Model terbaru ini diproduksi terbatas untuk meningkatkan daya tarik hatchback kompak tersebut dengan sentuhan eksklusif yang hanya akan memproduksi 333 unit saja. Perusahaan juga mengumumkan bahwa pesanan yang masuk hari ini akan segera dikirimkan.
Perusahaan juga mengumumkan bahwa pesanan yang masuk hari ini akan segera dikirimkan. Firefly EV sendiri pertama kali diluncurkan pada 19 April lalu di China, dengan pengiriman dimulai pada 29 April. Ini adalah satu-satunya model yang saat ini dijual oleh merek tersebut.
Varian "Nomadic Melade" hadir dengan skema warna dengan saturasi rendah yang unik, dilengkapi stiker (decal) khusus, dan desain pelek yang juga eksklusif. Fitur-fitur ini memberikan tampilan yang berbeda dan lebih menonjol dari varian standar.
Namun, jangkauan Firefly tidak terbatas di China. Pada 14 Agustus lalu, merek ini secara resmi memulai pengiriman ke pasar luar negeri, dengan unit pertama tiba di Norwegia dan Belanda.
Keputusan untuk meluncurkan edisi spesial ini, menurut laporan media lokal, kemungkinan bertepatan dengan Nio Day 2025 pada bulan September, di mana generasi ketiga Nio ES8 juga akan diluncurkan secara resmi.
Dengan spesifikasi tersebut, edisi spesial ini dibanderol mulai dari 133.800 yuan (sekitar Rp303,3 juta), sudah termasuk paket baterai. Harga ini 14.000 yuan (sekitar Rp31,7 juta) atau sekitar 11,69 persen, lebih tinggi dari varian dasar Firefly EV. jk-01/dsy
Editor : Desy Ayu