SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Wisata hutan Pinus Sewu di lereng Gunung Semeru, yang berada di Desa Sidomulyo, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur menyimpan suasana sejuk hamparan pepohonan pinus yang menjulang tinggi menjadi daya tarik utama, menghadirkan ketenangan bagi pengunjung yang ingin melepas penat dari rutinitas sehari-hari.
Selain itu, juga ada wahana bagi pecinta berbagai aktivitas menarik. Salah satu wahana yang populer adalah tur menggunakan mobil jeep. Selama perjalanan, pengunjung akan diajak menyusuri hutan pinus dengan rute menantang, melintasi medan berbatu hingga sungai, sehingga menghadirkan sensasi uji adrenalin. Usai berkeliling, wisatawan juga bisa berkemah di area hutan pinus yang rindang.
Pengunjung juga dapat beristirahat di tenda sambil bersantai, makan bersama keluarga atau teman, dan menikmati udara segar khas pegunungan Semeru. Tak heran jika banyak wisatawan betah berlama-lama di tempat ini, Senin (08/09/2025).
Wisata Pinus Sewu ini dikelola oleh Perhutani bekerja sama dengan pemerintah desa melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Pendapatan dari pengelolaan wisata tidak hanya menambah kas desa, tetapi juga kas negara. Dengan begitu, pengelolaan hutan berkelanjutan bisa memberi manfaat nyata bagi masyarakat sekitar, baik secara finansial maupun sosial.
"Wisata hutan pinus ini berada di petak 2 BKPH Pronojiwo yang kita kerjasamakan dengan BUMDes, sehingga harapannya masyarakat sejahtera, serta ada pemasukan kas desa maupun ke kas negara," jelas Administratur Perhutani KPH Probolinggo, Ahmad Faishal.
DIketahui, untuk menikmati keindahan wisata ini, pengunjung cukup membayar tiket masuk sebesar Rp 5.000 saja. Dengan harga yang terjangkau ini sebanding dengan pengalaman menikmati ketenangan dan keindahan alam pegunungan.
Dan dengan fasilitas dan keunikan yang ditawarkan, Wisata Pinus Sewu bisa menjadi alternatif menarik untuk liburan bersama keluarga maupun teman dekat. Lantaran tempat ini cocok untuk wisatawan yang ingin mencari suasana segar, alami, dan penuh ketenangan di tengah alam bebas. lj-01/dsy
Editor : Desy Ayu