Gerbong Mutasi Kembali Bergerak, 53 Pejabat Dirotasi, BPBD Kota Mojokerto Dibentuk

author Dwi Agus Susanti

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Mojokerto saat melakukan mutasi gelombang kedua yang digelar di Sabha Kridatama, Pendopo Rumah Rakyat, Jalan Hayam Wuruk, Jumat (10/9/2025). SP/ DWI
Wali Kota Mojokerto saat melakukan mutasi gelombang kedua yang digelar di Sabha Kridatama, Pendopo Rumah Rakyat, Jalan Hayam Wuruk, Jumat (10/9/2025). SP/ DWI

i

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto kembali menggelar mutasi besar-besaran. Sebanyak 53 pejabat eselon II, III, dan IV resmi bergeser posisi dalam mutasi gelombang kedua yang digelar di Sabha Kridatama, Pendopo Rumah Rakyat, Jalan Hayam Wuruk, Jumat (10/09/2025).

Mutasi ini hanya berselang sepekan dari gelombang pertama pada 3 September lalu. Selain pergeseran jabatan, momentum ini juga menandai lahirnya Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru, yakni Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Ganesh Pressiatantra ditunjuk sebagai Kepala Pelaksana perdana setelah sebelumnya menjabat Sekretaris Satpol PP.

Di jajaran eselon II, Ruby Hartoyo kini menjabat Sekretaris DPRD setelah sebelumnya memimpin Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K). Kursinya digantikan Agung Mulyono, yang sebelumnya Kepala Bappelitbangrinda. Sementara posisi Agung diisi Riyanto, yang sebelumnya menjabat Kepala Bapenda.

Beberapa pejabat lain juga turut bergeser. Novia Kumala Dewi, Kabid Pelayanan Informasi dan Komunikasi Diskominfo, kini dipercaya sebagai Kabag Umum Sekdakot, Sutilah menjabat Camat Kranggan, dan Sutikno yang sebelumnya Camat Magersari kini dilantik sebagai Sekretaris Satpol PP. Pergeseran juga terjadi di level kepala seksi dan kepala bagian di sejumlah OPD.

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, menegaskan bahwa mutasi kali ini bukan sekadar bongkar pasang jabatan. “Mutasi lebih pada penyegaran birokrasi,” ujar wali kota dalam sambutannya.

Menurut Ning Ita, sapaan karib wali kota, mutasi didasarkan pada potensi, kerja keras, dan disiplin pejabat. “Artinya potensi manajerial menjadi hal utama dalam pertimbangan mutasi, bukan karena like and dislike,” tegasnya.

BPBD sendiri sudah lama diwacanakan sejak era Wali Kota Mas’ud Yunus, namun baru benar-benar terbentuk di periode ini. Kehadiran BPBD diharapkan mampu memperkuat kesiapsiagaan bencana di Kota Mojokerto yang memiliki kerawanan banjir dan kebakaran.

“BPBD harus segera hadir dengan kerja nyata di lapangan, karena masyarakat menunggu bukti bukan sekadar struktur baru,” kata Ning Ita. dwi

Berita Terbaru

Sinergi Pemprov Jatim dan Australia Buka Peluang Ekspor Produk Kulit ke Timur Tengah

Sinergi Pemprov Jatim dan Australia Buka Peluang Ekspor Produk Kulit ke Timur Tengah

Rabu, 01 Apr 2026 05:42 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 05:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Indonesia dan Australia terus memperkuat kerja sama di sektor industri kulit dan peternakan sapi melalui kegiatan I…

Pertamina Imbau Warga Jatim Tak Panic Buying, Pasokan BBM dan LPG Dipastikan Aman

Pertamina Imbau Warga Jatim Tak Panic Buying, Pasokan BBM dan LPG Dipastikan Aman

Rabu, 01 Apr 2026 00:42 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 00:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus mengimbau masyarakat Jawa Timur untuk tidak melakukan pembelian berlebihan (panic b…

Bupati Madiun Tekankan Skala Prioritas dan Penurunan Kemiskinan

Bupati Madiun Tekankan Skala Prioritas dan Penurunan Kemiskinan

Selasa, 31 Mar 2026 22:50 WIB

Selasa, 31 Mar 2026 22:50 WIB

‎SURABAYAPAGI.com,  Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mencatat lebih dari seribu usulan masyarakat dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Mus…

Krisis Kepercayaan Jadi Pemicu, Warga Tetap Antre BBM Meski Pemerintah Pastikan Tak Ada Kenaikan 

Krisis Kepercayaan Jadi Pemicu, Warga Tetap Antre BBM Meski Pemerintah Pastikan Tak Ada Kenaikan 

Selasa, 31 Mar 2026 20:18 WIB

Selasa, 31 Mar 2026 20:18 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemerintah memastikan tidak ada kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), baik subsidi maupun nonsubsidi, per 1 April 2026. Namun ba…

Harga Produk Plastik Melonjak hingga 50 Persen di Pasar Besar Madiun

Harga Produk Plastik Melonjak hingga 50 Persen di Pasar Besar Madiun

Selasa, 31 Mar 2026 17:43 WIB

Selasa, 31 Mar 2026 17:43 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Kota Madiun – Kenaikan harga barang berbahan plastik melonjak signifikan. Dalam beberapa waktu terakhir, lonjakan harga disebut mencapai 40 h…

Isu Kenaikan Harga BBM Per April Picu Kepanikan, Warga Pilih isi Full Tank

Isu Kenaikan Harga BBM Per April Picu Kepanikan, Warga Pilih isi Full Tank

Selasa, 31 Mar 2026 17:39 WIB

Selasa, 31 Mar 2026 17:39 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Isu potensi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) imbas memanasnya konflik di Timur Tengah mulai memicu keresahan di masyarakat.…