SURABAYAPAGI.com, Madiun - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun melalui Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) setempat menggelar pelatihan kejuruan menjahit bagian atas sepatu atau "upper" kepada ratusan calon tenaga kerja untuk disalurkan bekerja di Perusahaan Sepatu Golden Step Indonesia Madiun.
Sehingga, diharapkan dengan adanya pelatihan tersebut dapat meningkatkan kemampuan para pemuda di Kabupaten Madiun untuk memiliki kompetensi dan keterampilan yang memadai, khususnya menjahit upper sepatu dan mengurangi angka pengangguran.
Dalam pelatihan tersebut, setiap gelombang pelatihan diikuti sekitar 50 orang yang berlangsung selama 20 hari. Adapun, pelatihan menjahit sepatu tersebut dilakukan bekerja sama dengan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Sinergi Bisnis Abadi.
"Dalam 1 tahun target Disnakerin Kabupaten Madiun akan menghasilkan sekitar 526 tenaga kerja terampil," jelas Kepala Disnakerin Kabupaten Madiun Arik Krisdiananto, Kamis (11/09/2025).
Lebih lanjut, peserta pelatihan menjahit sepatu tersebut diutamakan warga asal Kabupaten Madiun dengan usia maksimal 35 tahun. Sehingga pelatihan itu diproyeksikan juga untuk mengurangi jumlah pengangguran di wilayah setempat.
Bagi peserta yang dinyatakan lulus dalam pelatihan tersebut akan langsung direkrut bekerja di Perusahaan Sepatu Golden Step Indonesia Madiun selaku mitra Pemkab Madiun yang menyerap tenaga kerja lokal dalam jumlah besar.
Pemkab Madiun terus berupaya untuk menjaring investor perusahaan skala nasional di wilayahnya guna meningkatkan ekonomi Kabupaten Madiun dan menyediakan lapangan kerja.
"Dengan adanya investasi dan pelatihan kerja, kita dapat meningkatkan sektor ekonomi Kabupaten Madiun, membuka lapangan kerja yang muaranya membuat daerah Kabupaten Madiun menjadi lebih maju dan sejahtera," kata dia. md-02/dsy
Editor : Desy Ayu