SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Dua rumah warga di Dusun Randu, Desa Sumberkolak, Kecamatan Panarukan, Situbondo, ludes terbakar pada Minggu (28/9/2025) malam. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran ini mengakibatkan kerugian materiil hingga Rp80 juta.
Menurut laporan Pusdalops BPBD Situbondo, rumah yang terbakar adalah milik Suwarto (73) dan Mulyadi (50). Saat kejadian, keduanya sedang berada di musala untuk mengajar ngaji. Api pertama kali muncul dari dapur salah satu rumah, lalu cepat merambat karena material bangunan semipermanen yang mudah terbakar.
Warga sempat berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya sebelum dua unit Damkar tiba di lokasi. Sekitar pukul 19.30 WIB, api berhasil dipadamkan sepenuhnya.
“Tidak ada korban jiwa, namun dua rumah warga rusak total,” tulis laporan BPBD.
Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo (Mas Rio) langsung meninjau lokasi pada malam itu. Ia memastikan penanganan darurat telah berjalan dan Pemkab akan memberikan bantuan logistik serta stimulan perbaikan rumah bagi korban.
“Kami hadir untuk memastikan kebutuhan mendesak segera terpenuhi, dan rumah warga terdampak bisa dibangun kembali,” ujar Mas Rio.
Sinergi tim gabungan dari kecamatan, koramil, polsek, perangkat desa, relawan, dan warga membuat kebakaran cepat dikuasai sehingga tidak merembet ke permukiman lain.
Kepala Pelaksana BPBD Situbondo, Sruwi, mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran. “Pastikan instalasi listrik aman dan jangan meninggalkan kompor atau sumber api tanpa pengawasan,” katanya.
Hingga kini, aparat masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran. Kedua korban tengah mendapat perhatian khusus dari pemerintah desa, BPBD, dan Pemkab Situbondo. sit-01/gfr
Editor : Redaksi