Dorong Durian Merah Jadi Ikon Banyuwangi, PLN Berikan Bantuan di Sentra Wisata Songgon

author Arlana Chandra Wijaya

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) melalui Tanggung Jawab Sosial Lingkungannya (TJSL) terus menunjukkan komitmen dalam mendukung pertumbuhan potensi lokal, melalui bantuan pembibitan di Desa Songgon, Kabupaten Banyuwangi. 

Program PLN Peduli ini dirancang untuk memperbanyak varietas durian merah agar dapat memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat sekaligus menjadikan durian merah sebagai ikon kebanggaan Banyuwangi.

Sejak tahun 2023, PLN Peduli telah hadir untuk memperkuat daya saing dan produktivitas para petani durian. Pada tahun pertama, PLN memberikan bantuan berupa pembangunan rumah display di Centra Durian Songgon (CDS). 

Tahun berikutnya, program bantuan dilanjutkan dengan pembangunan Green House untuk pembibitan, penyediaan peralatan penjualan, serta fasilitas pengolahan produk olahan durian.

Pada 2025, program ini berkembang dengan menghadirkan kebun percontohan durian merah yang dilengkapi teknologi Smart Irrigation Farming melalui inisiatif Electrifying Agriculture.

Kehadiran teknologi ini diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan bibit, menjaga kualitas tanaman, sekaligus meningkatkan produktivitas petani.

Saat ini terdapat 300 bibit durian merah yang dipasarkan dengan harga Rp150 ribu dan bibit durian lokal seharga Rp75 ribu. Langkah ini tidak hanya memperluas peluang usaha bagi para petani, tetapi juga mendorong peningkatan jumlah hasil panen setiap tahunnya. 

Manfaat program bantuan pembibitan mulai dirasakan masyarakat. Hasil penjualan durian bagi petani yang bergabung dengan Sentra Durian Songgon kini mencapai Rp150 hingga Rp200 juta per musim. 

Minat masyarakat terhadap durian merah juga semakin tinggi, sehingga para petani lebih mudah menjual hasil panennya. Selain itu, kesadaran petani dalam menjaga kualitas dan meningkatkan produktivitas terus tumbuh seiring dengan pendampingan yang diberikan.

Kepala Desa Songgon, Qoderi, menyampaikan apresiasinya kepada PLN Peduli. 

“Program bantuan pembibitan ini sangat membantu petani dalam mengembangkan varietas durian merah Banyuwangi. Kehadiran PLN Peduli membuat Songgon semakin dikenal, meningkatkan penghasilan petani, serta mempererat kerja sama antar kelompok tani dan penggiat durian,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia berharap program PLN Peduli ini terus berlanjut, tidak hanya meningkatkan pendapatan petani, tetapi juga memperkaya variasi durian merah yang langka. 

Dengan demikian, Songgon akan lebih menarik perhatian wisatawan sekaligus membawa manfaat yang lebih luas bagi seluruh masyarakat desa di masa depan.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur, Ahmad Mustaqir berkomitmen mendukung potensi lokal masyarakat melalui program PLN Peduli. 

"Bantuan pembibitan dan pembangunan greenhouse di Sentra Wisata Songgon merupakan langkah nyata kami untuk menjaga keberlanjutan komoditas durian merah yang menjadi kebanggaan Banyuwangi. Kami berharap dukungan ini tidak hanya memperkuat sektor pertanian, tetapi juga mendorong tumbuhnya UMK berbasis olahan durian sehingga durian merah dapat benar-benar menjadi ikon Banyuwangi sekaligus penggerak ekonomi masyarakat," pungkas Ahmad. Byb

Berita Terbaru

Ketua Komisi A Dorong Birokrasi Pemkot Perkuat Fungsi Pengawasan

Ketua Komisi A Dorong Birokrasi Pemkot Perkuat Fungsi Pengawasan

Selasa, 14 Jul 2026 17:50 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 17:50 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya – Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, lurah, camat, hingga kepala organisasi perangkat daerah (OPD) harus m…

Lima Belas Ketua TP PKK Desa Dilantik, Ketua TP PKK Kecamatan Candi Memimpin Pelantikan

Lima Belas Ketua TP PKK Desa Dilantik, Ketua TP PKK Kecamatan Candi Memimpin Pelantikan

Selasa, 14 Jul 2026 17:09 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 17:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Candi resmi melantik lima belas Ketua Tim Penggerak PKK Desa masa bakti 2026–2034 di Pendopo Kec…

Dituntut 7 Tahun Penjara, Pengacara Sugiri Sebut Jaksa KPK Acuhkan Fakta Persidangan

Dituntut 7 Tahun Penjara, Pengacara Sugiri Sebut Jaksa KPK Acuhkan Fakta Persidangan

Selasa, 14 Jul 2026 17:04 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 17:04 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya– Tim penasihat hukum Bupati Ponorogo nonaktif Sugiri Sancoko menilai Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak …

MajaCraft Hadirkan Ekosistem Digital bagi Pelaku Ekonomi Kreatif Indonesia

MajaCraft Hadirkan Ekosistem Digital bagi Pelaku Ekonomi Kreatif Indonesia

Selasa, 14 Jul 2026 15:16 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 15:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Transformasi digital membuka peluang baru bagi pelestarian budaya Indonesia. Melalui MajaCraft.id, karya para pengrajin dan…

Kebakaran Gunung Gombak di Ponorogo Hanguskan 15 Hektare Karhutla

Kebakaran Gunung Gombak di Ponorogo Hanguskan 15 Hektare Karhutla

Selasa, 14 Jul 2026 15:11 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 15:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan Gunung Gombak atau Gunung Nglarangan di Dukuh Karanggayam, Desa Sukosari,…

Puncak Skandal Ponorogo, Bupati Nonaktif Sugiri Dituntut 7 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Jabatan dan Proyek RSUD

Puncak Skandal Ponorogo, Bupati Nonaktif Sugiri Dituntut 7 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Jabatan dan Proyek RSUD

Selasa, 14 Jul 2026 14:35 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 14:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo – Babak baru penanganan perkara korupsi yang mengguncang Pemerintah Kabupaten Ponorogo memasuki tahap krusial. Jaksa Penuntut Umum (…