Misteri Kematian Diplomat Muda, Mulai Diungkap DPR RI

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Komisi XIII DPR RI mengadakan rapat dengar pendapat (RDP) bersama pihak keluarga diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Arya Daru Pangayunan dan LPSK.
Komisi XIII DPR RI mengadakan rapat dengar pendapat (RDP) bersama pihak keluarga diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Arya Daru Pangayunan dan LPSK.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Misteri kematian diplomat muda, Arya Daru Pangayunan (39) yang ditemukan tewas dalam kamar kosnya di daerah Menteng, Jakarta Pusat, Juli lalu diungkap Komisi XIII DPR RI dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan pihak keluarga almarhum Arya Daru Pangayunan.

Anggota Komisi XIII, Maruli Siahaan, meminta informasi mengenai sosok suami dari Vara, orang yang bertemu dengan Arya sebelum ditemukan meninggal, didalami.

Hal itu diungkapkan Maruli saat RDP dengan pihak keluarga Arya Daru di Komisi XIII, Selasa (30/9/2025). Maruli pun meminta agar sosok yang disebut berlatar belakang TNI itu didalami hubungannya.

"Kemudian berjalan tadi, soal taksi saya setuju, ya dengan siapa karena Si Vanda itu benar suaminya Letkol ya? Suaminya letkol TNI? Saya baca, Vanda suaminya? Apa hubungannya dengan korban?" kata Maruli dalam rapat.

Sehabis rapat, Maruli menegaskan sosok yang disebut Letkol TNI itu merupakan suami Vara. Dia meminta hubungan ini didalami.

"Iya Vara, suaminya Letkol (TNI) katanya. Apa hubungannya gitu kan. Ini harus didalami, kan. Harus didalami," kata Maruli.

Sementara itu, istri Arya Daru, Meta Ayu Puspitasari, belum menanggapi lebih lanjut terkait hal tersebut. Dirinya mengaku tidak mengingat sosok suami dari Vara.

"Kok lupa ya saya," ucapnya.

Sebelumnya, Penasihat hukum keluarga Arya, Nicholay Aprilindo, meminta agar sosok-sosok yang bertemu dengan Arya sebelum kematiannya didalami. Termasuk salah satunya adalah sosok Vara.

"Tolong didalami pemeriksaan dan dikembangkan pemeriksaan pertama terhadap seseorang bernama Vara," kata Nicholay dalam rapat tersebut di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (30/9).

Nicholay mengatakan Vara adalah sosok dari Kemlu yang bersama Arya untuk makan siang. Nicholay juga meminta sosok bernama Dion didalami.

"Yang saat itu berada bersama almarhum ketika dari Kemlu ke makan siang di Pos Bloc kemudian pada sore harinya berada di Grand Indonesia," sebutnya.

"Kemudian Dion yang bersama-bersama juga dengan almarhum pada saat itu. Kemudian supir taksi yang mengantar almarhum ke GI (Grand Indonesia) ke Kemlu dan sopir taksi yang mengantar almarhum dari Kemlu ke tempat kos almarhum," tambahnya.

Penasihat hukum keluarga diplomat muda Arya Daru Pangayunan mengungkapkan adanya teror baru terhadap keluarga Daru. Teror tersebut berupa adanya bunga mawar merah berbentuk garis di makam Daru.

Penasihat hukum keluarga Arya Daru Pangayunan, Nicholay Aprilindo, mengatakan, bahwa teror pertama terhadap keluarga Daru terjadi pada tanggal 9 Juli sekitar pukul 21.00 WIB. Di mana saat itu pihak keluarga mendapatkan amplop yang berisi styrofoam bunga Kamboja, hati dan bintang usai menggelar tahlilan.

"Kedua, makam almarhum pada tanggal 27 Juli diacak-acak dan teror ketiga, baru-baru ini pada bulan September ini makam almarhum ketika istrinya berkunjung bersama anaknya ditaruh bunga mawar merah berbentuk garis," katanya kepada wartawan di Kotagede, Kota Jogja, Sabtu (27/9/2025).

Nicholay menilai semua teror itu sebagai pesan kepada keluarga Daru. Namun hingga saat ini Nicholay belum bisa mengartikan pesan-pesan tersebut.

"Itulah beberapa teror yang dialami oleh keluarga. Ini adalah ada suatu clue atau pesan, bagi kami sebagai penasihat hukum dari pihak tertentu kepada keluarga, istri orang tua almarhum," ujarnya.

Sedangkan apa yang membuat semua kejadian itu sebagai teror, Nicholay menyebut bahwa suatu hal yang membuat takut.

"Ya teror, teror itu artinya membuat rasa takut. Karena saya sudah konfirmasi ke keluarga mereka tidak pernah melakukan hal itu," ucapnya. n bin/erc/rmc

Berita Terbaru

Dua Pelaku Curanmor di 11 TKP Berhasil Dibekuk Satuan Reserse Polres Blitar Kota

Dua Pelaku Curanmor di 11 TKP Berhasil Dibekuk Satuan Reserse Polres Blitar Kota

Kamis, 23 Apr 2026 15:33 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Dua pelaku curanmor di Wilkum Polres Blitar Kota dalam waktu singkat berhasil di bekuk Sat.Reskrim Polres Blitar Kota, dua pelaku VA…

Cegah Pemasungan Berulang, Dinsos Probolinggo Ajukan Rehabilitasi ODGJ Leces

Cegah Pemasungan Berulang, Dinsos Probolinggo Ajukan Rehabilitasi ODGJ Leces

Kamis, 23 Apr 2026 15:07 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 15:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Melalui program rehabilitasi sosial di UPT Bina Laras, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Sosial (Dinsos)…

Harga Minyak Goreng dan Plastik Ugal-ugalan, Produsen Kerupuk Terpaksa Perkecil Ukuran Demi Tetap Berjualan

Harga Minyak Goreng dan Plastik Ugal-ugalan, Produsen Kerupuk Terpaksa Perkecil Ukuran Demi Tetap Berjualan

Kamis, 23 Apr 2026 14:58 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 14:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Menindaklanjuti harga minyak goreng yang mengalami kenaikan rata di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di Kabupaten Madiun, Jawa…

Gerakan Tanam Serempak di Kota Mojokerto Hadapi Kemarau dan Jaga Ketersediaan Pangan

Gerakan Tanam Serempak di Kota Mojokerto Hadapi Kemarau dan Jaga Ketersediaan Pangan

Kamis, 23 Apr 2026 14:45 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 14:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto menggelar gerakan percepatan tanam serempak di Lingkungan Keboan, Kelurahan Gunung Gedangan. Kegiatan…

Ibu-ibu Jadi Garda Depan, Pemkot Mojokerto Gencarkan Gerakan Tanam Cabai

Ibu-ibu Jadi Garda Depan, Pemkot Mojokerto Gencarkan Gerakan Tanam Cabai

Kamis, 23 Apr 2026 14:40 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 14:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto menggencarkan gerakan tanam cabai di tingkat rumah tangga dengan melibatkan ibu-ibu sebagai garda…

Pesona Tirto Gumarang Park, Tawarkan Suasana Sejuk Khas Lereng Pegunungan

Pesona Tirto Gumarang Park, Tawarkan Suasana Sejuk Khas Lereng Pegunungan

Kamis, 23 Apr 2026 14:28 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 14:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Kabupaten Magetan, Jawa Timur menyimpan banyak destinasi wisata yang patut untuk dikunjungi saat libur panjang atau saat berakhir…