Pemerintah Diminta Sikapi Serius Maraknya Rentenir di Kab. Sumenep

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Korban Warga Pandian Sumenep, yang terjerat pinjaman berbunga besar ke rentenir.
Korban Warga Pandian Sumenep, yang terjerat pinjaman berbunga besar ke rentenir.

i

SURABAYA PAGI, Sumenep-Pemerintah Kabupaten Sumenep, di minta tanggapi serius terkait maraknya pinjaman yang berkedok Koperasi, praktek pinjam dengan bunga besar ini mulai dikeluhkan oleh banyak warga, karena dituding sangat mencekik dan meresahkan.

Menyikapi hal ini, pegiat sosial di kab. Sumenep, Moh, Ali mengaku mendapat aduan warga di Desa Pandian Kab. Sumenep, prihal warga yang mengaku menjadi korban dari pinjaman yang berbunga besar sampai kisaran 40%

Selain itu, kata Ali, Pemerintah Kabupaten Sumenep diminta awasi perkembangan perekonomian, termasuk maraknya pinjaman uang yang berbunga besar yakni reintenir.

Kata Ali, Sebagai rentenir yang menghisap keringat masyarakat kecil dan mencekik, perlu disangsi secara hukum, selain tidak memiliki izin usaha yang jelas, keberadaan seorang rentenir itu sangat meresahkan. Pungkasnya

Secara terpisah, Reporter menemui korban yang sedang terlilit hutang kepada seorang rentenir berinisial (Y) sampai kepada pelaporan ke pihak kepolisian.

Hal ini diakui oleh, Indah dan Dian Warga asal Desa Pandian Kec. Kota Kab. Sumenep yang terjebak dengan pinjaman uang berbunga besar itu kepada seorang rentenir.

Saat ditemui Reporter, Dian yang mengaku sebagai Ibu Rumah tangga itu, mengaku tengah mendapat ancaman dan bakal dilaporkan ke Polsek kota prihal hutangnya yang bernilai kurang lebih 18 juta kepada seorang rentenir

Menurut Dian, pihaknya sudah melakukan pembayaran dalam setiap minggu senilai 1.800 dan itu sudah berlangsung kurang lebih satu tahun, uang yang dibayar setiap Minggu itu adalah uang bunga dari yang 18 juta, ungkapnya

" Saya sudah melakukan pembayaran dalam setiap minggunya berlangsung kurang lebih 1 tahun, jika diakomulasikan dengan jumlah 1.800 X 52 maka uang yang masuk itu sudah berkisar 70 juta"

Artinya, kata dia, saya sudah selesai melakukan tanggungan hutang piutang, dan saya tidak melakukan pembayaran dalam dua Minggu ini, kemudian dia marah-marah datang kesaya dan mengancam bakal melaporkan saya ke Polisi. Jelasnya

Sementara Endah, mengaku memiliki pinjaman senilai 11.500,000 dan membayar bunga setiap minggunya sekitar 1.100.000 dan kurang lebih 9 bulan, tinggal dihitung saja. Ungkapnya

Sementara, Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Kab. Sumenep, Dadang Deddy Iskandar, belum bisa dimintai keterangannya prihal maraknya rentenir di Kab. Sumenep.ar

Tag :

Berita Terbaru

Fokus Pelayanan Dasar dan Ekonomi, Pemkot Batu Alokasikan RAPBD 2027 Rp1,07 Triliun

Fokus Pelayanan Dasar dan Ekonomi, Pemkot Batu Alokasikan RAPBD 2027 Rp1,07 Triliun

Rabu, 04 Nov 2026 14:56 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 14:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Pemerintah Kota (Pemkot) Batu saat ini tengah memprioritaskan penguatan pelayanan dasar, perlindungan sosial, revitalisasi…

PLN UIT JBM Perkuat Budaya Kerja, Empat Penghargaan Diraih di Festival PLN Group

PLN UIT JBM Perkuat Budaya Kerja, Empat Penghargaan Diraih di Festival PLN Group

Rabu, 04 Nov 2026 14:56 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 14:56 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) meraih empat penghargaan dalam ajang Culture Festival PLN G…

Antisipasi Kerawanan Bencana, Polres Blitar Kota Gelar Apel Kesiapan Tanggap Darurat

Antisipasi Kerawanan Bencana, Polres Blitar Kota Gelar Apel Kesiapan Tanggap Darurat

Rabu, 04 Nov 2026 14:49 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 14:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Seiring dengan musim Penghujan yang mengakibatkan beberapa peristiwa kejadian bencana di wilayah Jawa Timur, Polres Blitar Kota…

Modus Rekrutmen Pegawai KAI, Pria Magetan Raup Rp104,5 Juta dari Korban

Modus Rekrutmen Pegawai KAI, Pria Magetan Raup Rp104,5 Juta dari Korban

Rabu, 04 Nov 2026 14:48 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 14:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Janjikan anak korban menjadi pegawai PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 7 Madiun, seorang pria berinisial RAR (33), warga Kabupaten M…

Polres Lumajang Gelar Razia Mendadak, Periksa Seluruh Anggota untuk Pastikan Tak Gunakan Vape

Polres Lumajang Gelar Razia Mendadak, Periksa Seluruh Anggota untuk Pastikan Tak Gunakan Vape

Rabu, 04 Nov 2026 14:46 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 14:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang – Halaman depan Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Lumajang, Jawa Timur, mendadak dipenuhi personel berpakaian dinas lengkap sesuai s…

Pemkot Buka Vaksinasi HPV bagi ASN dan Keluarga Cegah Kanker Serviks di Surabaya

Pemkot Buka Vaksinasi HPV bagi ASN dan Keluarga Cegah Kanker Serviks di Surabaya

Rabu, 04 Nov 2026 14:37 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 14:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai langkah preventif untuk mencegah kanker serviks, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membuka layanan vaksinasi Human…