Tidak Berpotensi Tsunami, Gempa Kuat Guncang Sumenep Robohkan 22 Bangunan dan 3 korban luka - luka

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.com, Sumenep – Guncangan gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 6,5 mengguncang Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, pada Selasa (30/9/2025) pukul 23.49 WIB. Pusat guncangan berada di sekitar Pulau Sapudi dan sempat memicu kepanikan warga.

Syaiful, warga Sapudi, menceritakan kerasnya guncangan membuat warga berhamburan keluar rumah dan memilih bertahan di luar hingga subuh. “Getarannya sangat keras, isi toko saya sampai berjatuhan. Banyak rumah warga rusak, ada yang ringan, ada juga yang parah,” ujarnya, Rabu (1/10/2025).

Rasa waswas warga semakin menjadi karena pada dini hari terjadi gempa susulan, meski dengan kekuatan lebih kecil dibanding sebelumnya.

Kepala BPBD Sumenep, Ahmad Laili, menyampaikan laporan sementara mencatat 22 bangunan mengalami kerusakan, mulai dari rumah warga, 2 masjid, 1 musala, hingga 1 bangunan puskesmas. Pendataan masih terus dilakukan untuk memastikan jumlah kerusakan secara keseluruhan.

“Untuk korban jiwa sementara tidak ada, tetapi tiga orang mengalami luka akibat terkena serpihan kaca bangunan,” kata Laili.

Korban luka tersebut antara lain Faiz Iqbal (21), warga Karang Tengah, Kecamatan Gayam; Sahraye (80), warga Rokkorok Barat Pancor, Kecamatan Gayam; serta Moade (72), warga Sabung Bung Pancor, Kecamatan Gayam.

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa M6,5 ini tidak berpotensi tsunami. “Tidak berpotensi tsunami,” tulis akun resmi BMKG di X, Rabu (1/10/2025). sum-01/gfr

Berita Terbaru

Innovation Gateway Cetak Inovasi Unggulan, PLN UIT JBM Dorong Transformasi Kelistrikan

Innovation Gateway Cetak Inovasi Unggulan, PLN UIT JBM Dorong Transformasi Kelistrikan

Kamis, 14 Mei 2026 20:05 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 20:05 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong budaya…

Resah Sungai Tercemar, Pemuda di Ponorogo Ini Berjibaku Bersihkan Tumpukan Sampah

Resah Sungai Tercemar, Pemuda di Ponorogo Ini Berjibaku Bersihkan Tumpukan Sampah

Kamis, 14 Mei 2026 19:56 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 19:56 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Fenomena sungai menghitam dan penumpukan sampah plastik masih menjadi persoalan serius di Kabupaten Ponorogo. Merespons hal tersebut,…

KPK Periksa Faizal Rachman, Telusuri Protek Hingga Kedekatan Dengan Maidi 

KPK Periksa Faizal Rachman, Telusuri Protek Hingga Kedekatan Dengan Maidi 

Kamis, 14 Mei 2026 17:09 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 17:09 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun -Pengusaha event organizer (EO) Matahari Pink Inspiration (MPI), Faizal Rachman, diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ter…

Laporan Maia Estianty soal KDRT ada di KUHP Baru, Pengamat Hukum Apresiasi Sikap Ahmad Dhani

Laporan Maia Estianty soal KDRT ada di KUHP Baru, Pengamat Hukum Apresiasi Sikap Ahmad Dhani

Kamis, 14 Mei 2026 16:22 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 16:22 WIB

SURABAYAPAGI.COM, JAKARTA — Polemik lama antara Ahmad Dhani dan Maia Estianty kembali ramai diperbincangkan di media sosial. Praktisi hukum Ghufron menegaskan p…

Slogan BERTEMAN, KAI Daop 7 Madiun Tingkatkan Keselamatan dengan Normalisasi Jalur Wilayah Blitar

Slogan BERTEMAN, KAI Daop 7 Madiun Tingkatkan Keselamatan dengan Normalisasi Jalur Wilayah Blitar

Kamis, 14 Mei 2026 12:19 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 12:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Terus berkomitmen menjaga keamanan operasional perjalanan kereta api sekaligus keselamatan pengguna jalan pada perlintasan Rel…

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …