Getaran Gempa Sumenep, Berimbas ke Ponpes Sidoarjo

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pencarian hari kedua musala ambruk di Ponpes Al Khoziny, Sidoarjo terus dilakukan. Bahkan, imbas getaran gempa di Sumenep, Basarnas dan BNPB berhati-hati dalam melakukan evakuasi
Pencarian hari kedua musala ambruk di Ponpes Al Khoziny, Sidoarjo terus dilakukan. Bahkan, imbas getaran gempa di Sumenep, Basarnas dan BNPB berhati-hati dalam melakukan evakuasi

i

Basarnas Duga Reruntuhan Gedung Akibat Kegagalan Konstruksi, Kini 4 Santri Tewas

 

 

 

 

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Reruntuhan bangunan di Ponpes Al Khoziny, Sidoarjo, yang tewaskan empat santri, tidak hanya menggugah Menteri Agama, tapi juga Presiden Prabowo.

Basarnas menyebut, gempa bumi magnitudo (M) 6,5 di Sumenep semalam ternyata berdampak signifikan terhadap reruntuhan bangunan di Ponpes Al Khoziny, Sidoarjo. Hingga Rabu Sore (1/10) masih ada sejumlah korban yang terjebak di reruntuhan tersebut.

Kasubdit Pengarahan dan Pengendalian Operasi (RPDO) Bencana dan Kondisi Membahayakan Manusia (KMM) Basarnas, Emi Freezer, menyebut getaran gempa yang dirasakan hingga Sidoarjo itu menambah penurunan beban runtuhan.

"Dari A1 (titik runtuhan di bagian depan, dekat pintu masuk) terjadi penurunan posisi beban yang tadinya sekitar 15 cm di tempat korban (kemungkinan terjebak), diukur tadi sudah turun menjadi 10 cm," ujar Freezer,Rabu (1/10/2025).

Dampak getaran gempa Sumenep diprediksi membuat korban semakin dalam kondisi terhimpit reruntuhan. "Kalau kami menyampaikan, yang ada di lokasi A1 itu terjadi penurunan yang cukup signifikan. Begitu himpitan turun, apa yang terjadi? Kompresi semakin kuat," katanya.

Lebih lanjut, Freezer menjelaskan sebelum terjadinya gempa, ada korban terjebak reruntuhan yang masih bisa menggerakkan kepala hingga tangan. Namun, setelah terjadinya gempa Sidoarjo, kondisi korban diduga semakin sulit bergerak.

"Setelah itu (terjadi gempa) tidak bisa lagi. Artinya memang kompresi sudah semakin mendekat. Kemudian dari batang tubuh dengan lingkar kepala kita yang paling besar apa? Batang tubuh dan panggul. Nah pada saat kita coba tadi kita sudah bisa tarik, tapi begitu kita mau tarik, stuck-nya di panggul, ternyata dia melintir dengan kaki tertekuk," jelasnya.

 

4 Santri Meninggal

Tim SAR mengidentifikasi bahwa situasi yang dihadapi sejumlah korban yang masih terjebak reruntuhan bangunan Ponpes Al Khoziny Sidoarjo semakin buruk akibat Gempa Sumenep M 6,5 (dimutakhirkan jadi 6,0) pada Selasa (30/9). Ada korban yang tadinya bisa menggerakkan kepala kini sudah tidak bisa lagi melakukannya.

Haikal menjadi salah satu dari dua korban reruntuhan ambruknya bangunan di Ponpes Al Khoziny, Sidoarjo, yang berhasil dievakuasi. Haikal selamat, sedangkan satu korban lainnya meninggal dunia.

Kedua korban itu berhasil dievakuasi pada Rabu (1/10) sore. Haikal kni menjalani perawatan di RSUD Sidoarjo.

Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii mengatakan bahwa dua korban itu ditemukan di area A1 atau sekitar pintu masuk bangunan.

"Satu kondisi sudah meninggal dunia dan satu alhamdulillah mudah-mudahan pada saat tadi kita serah terimakan dengan tim medis. Mudah-mudahan yang bersangkutan cepat pulih dan sembuh sehat kembali," kata Syafii, Rabu (1/10/2025).

Syafii mengatakan ada 15 titik kemarin yang dideteksi tim SAR untuk mengevakuasi gabungan. Kini tercatat 4 santri meninggal.

 

Akibat Kegagalan Konstruksi

Basarnas menganalisis penyebab ambruknya bangunan di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Kecamatan Buduran, Sidoarjo. Hasilnya, ambruknya bangunan itu dipicu kegagalan struktur bangunan.

Kasubdit RPDO (Pengarahan dan Pengendalian Operasi) Bencana dan Kondisi Membahayakan Manusia (KMM) Basarnas, Emi Freezer menyebut berdasarkan asesmen dari ahli, gedung yang roboh itu terdiri atas tiga lantai plus satu lantai atap cor. Bangunan yang ambruk tersebut membentuk tumpukan yang dikenal dengan sebutan 'pancake model'.

"Konstruksi bangunan yang utamanya dari empat lantai lalu kemudian akibat kegagalan konstruksi, ini jatuhnya adalah kegagalan konstruksi, kemudian berubah menjadi tumpukan atau istilah internasional itu pancake model," ujar Freezer.

Ia menjelaskan arah atau pusat runtuhnya bangunan itu condong ke sisi kiri. Hal tersebut sebagaimana asesmen yang telah dilakukan.

"Nah, dari pancake model ini kalau kita lihat gravity of center-nya itu ada di posisi seperti dia posisi ke arah kiri. Kalau kita lihat dari sisi sebelah kanan ya," ucapnya.

Kegagalan konstruksi juga terlihat di bagian kolom utama di tengah bangunan.

 

Diatensi Presiden Prabowo

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto, mendatangi lokasi musala roboh di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur. Suharyanto mengatakan mendapat perintah dari Presiden Prabowo Subianto untuk menangani peristiwa tersebut.

*Kehadiran kami ke sini merupakan perintah langsung dari Presiden RI Prabowo Subianto yang sekaligus menitipkan belasungkawa khususnya bagi keluarga korban semoga tegar dan diberikan kesabaran," kata Suharyanto seperti dikutip dari keterangan tertulis BNPB, Rabu (1/10/2025).

Suharyanto mengecek lokasi musala roboh itu bersama Kepala Basarnas M Syafii, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono. Bangunan itu diduga roboh karena kegagalan konstruksi.

Tim pencarian dan pertolongan (search and rescue atau SAR) gabungan masih berupaya mengevakuasi 91 santri yang diduga masih tertimbun reruntuhan bangunan. Data itu diperoleh berdasarkan daftar absensi.

Upaya evakuasi oleh tim SAR terhambat struktur gedung yang belum memungkinkan dibongkar menggunakan alat berat. Tim SAR menyebut ada enam santri yang masih hidup di bawah reruntuhan. n hik/rmc

Berita Terbaru

Rayakan HUT ke 28, Ketum IJTI Ingatkan Pentingnya Jurnalis Membangun Kolaborasi dan Kredibilitas

Rayakan HUT ke 28, Ketum IJTI Ingatkan Pentingnya Jurnalis Membangun Kolaborasi dan Kredibilitas

Senin, 07 Sep 2026 20:39 WIB

Senin, 07 Sep 2026 20:39 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Informasi yang cepat diera digitalisasi harus disikapi dengan cara yang bijak, produk jurnalistik harus terus hadir secara persisi…

Wujudkan Infrastruktur Jalan Mulus dan Terkoneksi, Bupati Lamongan Diganjar Penghargaan dari IJTI

Wujudkan Infrastruktur Jalan Mulus dan Terkoneksi, Bupati Lamongan Diganjar Penghargaan dari IJTI

Senin, 07 Sep 2026 20:34 WIB

Senin, 07 Sep 2026 20:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Langkah kongrit bupati Lamongan Yuhronur Efendi dalam mewujudkan infrastruktur jalan mulus terkoneksi antar wilayah, diganjar…

Hari Pelanggan Nasional, PLN UIT JBM Perkuat Sinergi Dengan Stakeholder Sektor Industri Manufaktur

Hari Pelanggan Nasional, PLN UIT JBM Perkuat Sinergi Dengan Stakeholder Sektor Industri Manufaktur

Senin, 07 Sep 2026 19:23 WIB

Senin, 07 Sep 2026 19:23 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Memaknai Hari Pelanggan Nasional (HPN) yang diperingati setiap 4 September, PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur d…

‎Skor LPPD Naik, Bupati Madiun: Jangan Cuma Kejar Nilai

‎Skor LPPD Naik, Bupati Madiun: Jangan Cuma Kejar Nilai

Senin, 07 Sep 2026 17:39 WIB

Senin, 07 Sep 2026 17:39 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun - Skor kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah Kabupaten Madiun meningkat dalam evaluasi nasional. Meski demikian, Bupati Madiun H…

Sekjen PP AMPG Sebut Diklatda Jatim Pilot Project Kaderisasi Anak Muda se Indonesia

Sekjen PP AMPG Sebut Diklatda Jatim Pilot Project Kaderisasi Anak Muda se Indonesia

Senin, 07 Sep 2026 15:43 WIB

Senin, 07 Sep 2026 15:43 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat Angkatan Muda Partai Golkar (PP AMPG), Ubaidillah, menilai pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan …

Dibuka 10 September, Truk Kini Bisa Lewati Jembatan Buk Wedi Pasuruan

Dibuka 10 September, Truk Kini Bisa Lewati Jembatan Buk Wedi Pasuruan

Senin, 07 Sep 2026 15:24 WIB

Senin, 07 Sep 2026 15:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Setelah proses pembangunan jembatan selesai, kini kendaraan besar dapat kembali melewati Jembatan Buk Wedi di Kota Pasuruan mulai…