Tingkatkan Temuan Kasus TBC, Madiun Giatkan ‘Program Gerebek Dahak’

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kegiatan skrining deteksi dini penyakit menular seperti TBC dan HIV serta layanan cek kesehatan gratis di Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) Desa Luworo, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun. SP/ MDN
Kegiatan skrining deteksi dini penyakit menular seperti TBC dan HIV serta layanan cek kesehatan gratis di Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) Desa Luworo, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun. SP/ MDN

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai upaya mewujudkan Kabupaten Madiun Eliminasi TBC Tahun 2030 sesuai yang dicanangkan pemerintah, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun menggiatkan "Program Gerebek Dahak" di tingkat desa dengan melibatkan petugas puskesmas dan kader Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP).

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Madiun Agung Dodik Pujianto mengungkap, pihaknya mencatat lonjakan signifikan kasus positif Tuberkulosis (TBC) dengan total 741 orang terinfeksi. Data ini, menjadi alarm serius bagi masyarakat Kabupaten Madiun, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan penyakit menular tersebut. 

"Hingga September 2025 penemuan kasus TBC di Kabupaten Madiun baru mencapai 34 persen dari target 2.154 kasus yang ditetapkan pemerintah pusat. Untuk itu, diperlukan kolaborasi dalam deteksi dini, pengobatan tuntas, dan pencegahan penularan di masyarakat," jelasnya, Jumat (10/10/2025).

Sehingga, pihaknya terus mengimbau masyarakat segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala serupa, jangan tunggu parah. Selain itu, masyarakat diharapkan menjaga pola hidup bersih dan sehat, serta memastikan ventilasi dan pencahayaan rumah cukup.

"Kita masih harus bekerja keras agar target penemuan kasus tercapai. Masyarakat perlu waspada terhadap gejala TBC seperti batuk lebih dari dua minggu, berat badan turun drastis, atau anak-anak yang mengalami stunting," katanya.

Diketahui, Pihaknya mencatat tiga puskesmas tercatat memiliki angka kasus tertinggi positif TBC. Diantaranya, Puskesmas Mejayan berada di urutan pertama dengan 189 kasus positif TBC dari target 171 kasus. Kemudian Puskesmas Wungu dengan 119 kasus dari target 152 kasus, dan Puskesmas Bangunsari dengan 77 kasus dari target 135 kasus. Lainnya, tersebar di sejumlah daerah.

Sedangkan, untuk pasien TBC di Kabupaten Madiun didominasi oleh warga usia dewasa di atas 25 tahun, meski ada pula kasus yang menyerang anak-anak di bawah 15 tahun.

Selain gerebek dahak, untuk menekan penularan, Dinkes Kabupaten Madiun juga terus melakukan deteksi dini melalui berbagai program seperti mobile rontgen secara keliling hingga cek kesehatan gratis. Sedangkan, terkait pengobatan TBC di Kabupaten Madiun dapat dilakukan di seluruh puskesmas dan ditanggung pemerintah alias gratis. md-01/dsy

Berita Terbaru

SPDP Tak Diterima Sebelum Pemeriksaan, Dua Eks Direktur BPR Madiun Gugat Penetapan Tersangka

SPDP Tak Diterima Sebelum Pemeriksaan, Dua Eks Direktur BPR Madiun Gugat Penetapan Tersangka

Jumat, 28 Agu 2026 19:21 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 19:21 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Dua mantan Direktur Perumda BPR Bank Daerah Kota Madiun, Sugeng Mukti Wibowo (SMW) dan Ahmadu Malik Dana Logistia (AD), mem…

‎Mentirakati Indonesia, Mahasiswa Madiun Kenang Setahun Tragedi Agustus

‎Mentirakati Indonesia, Mahasiswa Madiun Kenang Setahun Tragedi Agustus

Jumat, 28 Agu 2026 18:36 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 18:36 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Madiun menggelar aksi simbolis bertajuk “Mentirakati …

Wilbex 2026, Hadirkan Pasar Produk Ibu dan Anak di Surabaya

Wilbex 2026, Hadirkan Pasar Produk Ibu dan Anak di Surabaya

Jumat, 28 Agu 2026 17:22 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 17:22 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Pameran kebutuhan ibu, bayi, dan anak, Willow Baby Expo (Wilbex) kembali digelar di Surabaya. Memasuki penyelenggaraan 2026, Wilbex V…

Nenek di Blitar Tercebur ke Sumur Bekas Pembuangan Sampah

Nenek di Blitar Tercebur ke Sumur Bekas Pembuangan Sampah

Jumat, 28 Agu 2026 16:41 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 16:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Nenek Suwarti berusia 70 tahun warga Kel. Beru, Kec. Wlingi, Kab. Blitar, tadi jelang Sholat Jumat, 28 Agustus 2026, sekitar pukul…

Luncurkan Majelis Pemberdayaan Indonesia, Cak Imin Dorong Pesantren Jadi Kekuatan Ekonomi

Luncurkan Majelis Pemberdayaan Indonesia, Cak Imin Dorong Pesantren Jadi Kekuatan Ekonomi

Jumat, 28 Agu 2026 16:35 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 16:35 WIB

SurabayaPagi, Jombang - Majelis Pemberdayaan Indonesia resmi digaungkan sebagai langkah strategis memperkuat pemberdayaan masyarakat dan mengatasi persoalan…

Dugaan Pesta Miras Pelajar di Gresik Jadi Alarm Keras, KBPPPA: Jangan Hanya Menghukum Anak

Dugaan Pesta Miras Pelajar di Gresik Jadi Alarm Keras, KBPPPA: Jangan Hanya Menghukum Anak

Jumat, 28 Agu 2026 15:31 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Dugaan pesta minuman keras (miras) yang melibatkan sejumlah pelajar SMP di Kabupaten Gresik menjadi alarm serius bagi dunia p…