Terancam Gagal Panen, Ratusan Hektare Cengkeh di Madiun Diserang Virus Mematikan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Tanaman cengkeh di Kabupaten Madiun, Jawa Timur diserang hama atau virus mematikan. SP/ MDN
Ilustrasi. Tanaman cengkeh di Kabupaten Madiun, Jawa Timur diserang hama atau virus mematikan. SP/ MDN

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Musim panen yang harusnya jadi cuan bagi para petani cengkeh justru banyak yang terancam gagal panen. Salah satunya para petani tanaman cengkeh di Kabupaten Madiun, Jawa Timur yang mengalami serangan virus mematikan. 

Seluas ratusan hektare tanaman cengkih di Desa Kare, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, yang mengalami serangan virus mematikan tersebut mulai mengering diserang bakteri pembuluh kayu cengkeh (BPKC).

Menindaklanjuti hal itu, petugas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Dinas Pertanian Pemkab Madiun, Agung Nugroho virus tersebut mulai menyerang dari ujung daun kemudian mengganggu kesehatan ranting hingga akhirnya merusak batang pohon dan mati.  

"Mengalami kendala yaitu terkena serangan BPKC, bakteri pembuluh kayu cengkeh," ungkap Agung, Senin (13/10/2025).

"Di mana virus tersebut menyerang dari pucuk daun cengkeh, menyerang ke ranting ke batang, sehingga lama-kelamaan tanaman akan mati, sehingga berpengaruh terhadap produksi cengkeh yang ada di wilayah kami yaitu Kecamatan Kare," imbuhnya.

Akibat serangan virus BPKC di wilayah Kecamatan Kare, hasil panen cengkeh petani menurun. Padahal saat ini harga cengkeh kering berada di kisaran harga Rp110.000 per kilogramnya. Sedangkan cengkeh basah dengan harga Rp35.000 per kg. 

Sehingga, saat ini para petani cengkih di Kecamatan Kare berharap pemerintah segera turun tangan membantu memulihkan kondisi tanaman cengkeh mereka. Karena terancamnya gagal panen bakal merugikan banyak petani di wilayah tersebut. md-01/dsy

Berita Terbaru

Dorong Sportainment Pelajar, Tri Hadir di Yamaha Fazzio Liga Tendang Bola 2026

Dorong Sportainment Pelajar, Tri Hadir di Yamaha Fazzio Liga Tendang Bola 2026

Jumat, 09 Jan 2026 20:11 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 20:11 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) melalui brand Tri turut ambil bagian dalam ajang Liga Tendang Bola (LTB) 2026, sebuah l…

Legislator Golkar, Masih Kritik MBG

Legislator Golkar, Masih Kritik MBG

Jumat, 09 Jan 2026 19:09 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 19:09 WIB

Peristiwa Pemilihan Lokasi Dapur SPPG di Samping Peternakan Babi di Sragen, Resahkan Masyarakat      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Lagi, Wakil Ketua Komisi IX …

Biaya Armuzna Haji Tahun Ini Dihemat Rp180 Miliar

Biaya Armuzna Haji Tahun Ini Dihemat Rp180 Miliar

Jumat, 09 Jan 2026 19:07 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 19:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menyampaikan adanya penghematan signifikan dalam anggaran penyelenggaraan ibadah haji 2026.…

Yaqut Cholil Qoumas, Anak Ulama Terkemuka, Tersangka Korupsi

Yaqut Cholil Qoumas, Anak Ulama Terkemuka, Tersangka Korupsi

Jumat, 09 Jan 2026 19:05 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 19:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas, resmi ditetapkan sebagai tersangka. Dia diduga terlibat kasus dugaan korupsi…

PP Muhammadiyah dan PBNU Campuri Laporan ke Komika

PP Muhammadiyah dan PBNU Campuri Laporan ke Komika

Jumat, 09 Jan 2026 19:01 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 19:01 WIB

Pelapor Dugaan Penistaan Agama ke Pandji Pragiwaksono Bukan Sikap Resmi Persyarikatan           SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pimpinan Pusat Muhammadiyah me…

Satu Pasien di Bandung Bergejala 'Super Flu', Meninggal

Satu Pasien di Bandung Bergejala 'Super Flu', Meninggal

Jumat, 09 Jan 2026 18:59 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 18:59 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Bandung - Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung melaporkan telah menangani 10 pasien yang mengalami gejala Influenza A H3N2 subclade K…