Gegara Serangan OPT, Dispertakan Madiun Catat Produksi Cengkih Fluktuatif

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Petani cengkeh yang mulai panen. SP/ MDN
Ilustrasi. Petani cengkeh yang mulai panen. SP/ MDN

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Akibat serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) berupa Bakteri Pembuluh Kayu Cengkih (BPKC) ditambah cuaca ekstrem yang menyebabkan pembuahan cengkih menurun selama beberapa tahun terakhir memicu jumlah produksi komoditas cengkih di wilayah Kabupaten Madiun, Jawa Timur fluktuatif.

"Fluktuasi produksi cengkih di Kabupaten Madiun disebabkan oleh adanya OPT dan anomali iklim yang menyebabkan cengkih tidak berbunga dengan maksimal," ujar Kepala Bidang Perkebunan, Dinas Pertanian dan Perikanan (Dispertakan) Kabupaten Madiun Imron Rasidi, Rabu (22/10/2025).

Menurut data Dispertakan Madiun, pihaknya merinci sesuai data dispertakan setempat yang telah masuk hingga tahun 2023, realisasi produksi cengkih di Kabupaten Madiun 2023 sebesar 343,10 ton atau 86,15 persen dari target 398,28 ton dari areal seluas 1.053 hektare.

Jumlah produksi tersebut turun 0,7 ton jika dibandingkan dengan 2022, yang tercatat sebanyak 343,80 ton atau 88,05 persen dari target 390,47 ton, pada periode tersebut.

Sedangkan realisasi produksi cengkih pada 2021 sebesar 343,82 ton atau 89,81 persen dari target 382,81 ton. Sementara itu, luas lahan tanam cengkih di Madiun pada tahun 2025 ini tercatat 1.799 hektare dengan 200 hektare di antaranya terserang OPT BPKC.

Adapun, BPKC diketahui menyerang jaringan pembuluh kayu pada batang tanaman cengkih yang menyebabkan gangguan penyaluran air dan nutrisi sehingga pohon layu dan mati.

Menindaklanjuti fenomena tersebut, pemerintah daerah, terus melakukan pendataan lahan yang terdampak dan merencanakan pemberian bantuan bibit baru bagi petani yang kehilangan tanaman. Dinasnya juga rutin melakukan pengawasan keliling bersama Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan Jombang guna mendeteksi dini serangan OPT. md-01/dsy

Berita Terbaru

Fraksi PDIP Jatim minta Perda Perlindungan Perempuan dan Anak segera di Implementasikan

Fraksi PDIP Jatim minta Perda Perlindungan Perempuan dan Anak segera di Implementasikan

Jumat, 30 Jan 2026 20:30 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 20:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Angka pernikahan dini di Jawa Timur masih mengkhawatirkan. Berdasarkan data Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH) Kementerian A…

KPK Dalami Penerapan Pasal Kerugian Negara ke Eks Menag

KPK Dalami Penerapan Pasal Kerugian Negara ke Eks Menag

Jumat, 30 Jan 2026 18:45 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 18:45 WIB

Pakar dan Praktisi hukum Sarankan eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Dibidik TPPU, Bukan hanya Suap dan Gratfikasi   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK …

Gus Yahya Jadi Ketum PBNU Lagi

Gus Yahya Jadi Ketum PBNU Lagi

Jumat, 30 Jan 2026 18:43 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 18:43 WIB

Usai Kirim Surat Minta Maaf dan Siap Pimpin Munas     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta – Sempat ditangguhkan, kini jabatan Ketua Umum PBNU, yang dipegang Gus Yahya …

DPR RI Kritik Kementerian PPPA

DPR RI Kritik Kementerian PPPA

Jumat, 30 Jan 2026 18:41 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 18:41 WIB

Hingga Satu Tahun, tak Pernah Lakukan Pemberdayaan Perempuan     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Rapat Komisi VIII DPR RI dengan Kementerian Pemberdayaan P…

Kapolres Polwan, Cekatan Atasi Banjir di Bekasi

Kapolres Polwan, Cekatan Atasi Banjir di Bekasi

Jumat, 30 Jan 2026 18:39 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 18:39 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Bekasi - Kapolres Metro Bekasi Kombes (Polwan) Sumarni, istri Direktur Penyidikan KPK Brigjen Polisi Asep Guntur Rahayu , tampak cekatan…

Ammar Zoni Merasa Lelah Mental, Terlibat Narkoba

Ammar Zoni Merasa Lelah Mental, Terlibat Narkoba

Jumat, 30 Jan 2026 18:37 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 18:37 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ammar Zoni, aktor yang terlibat narkoba, masih menjalani sidang dugaan peredaran narkoba di dalam Rutan Salemba. Usai menjalani…