SURABAYAPAGI.com, Jember - Baru-baru ini warga di Kabupaten Jember, Jawa Timur diguyur fenomena hujan es yang disertai dengan angin kencang hingga menyebabkan beberapa pohon ambruk di sejumlah titik, termasuk kantor BPBD Jember.
Hujan es disertai angin kencang merupakan cuaca ekstrem yang diwanti-wanti warga sekitar. Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, turut membenarkan kejadian tersebut dan bergerak cepat mengevakuasi pohon yang tumbang.
“Memang durasinya tidak lama, tapi curah hujannya sangat tinggi, disertai angin serta hujan es. Termasuk di wilayah kantor BPBD sendiri juga terjadi hujan es,” ujarnya, Selasa (14/10/2025).
Tim BPBD Jember bersama relawan terus melakukan pemantauan kondisi di lapangan, untuk memastikan potensi kerugian atau dampak terhadap permukiman warga.
Dari laporan yang diterima BPBD, sedikitnya 7 titik dilaporkan mengalami pohon tumbang, masing-masing di Jalan Panjaitan, area Kantor Perhutani, Bernardy Land Slawu, Jalan Gajah Mada.
“Kemudian juga di Jalan S. Parman, sekitar SMKN 3 Jember, dan Jalan Gunung Batu. Kami berharap dampaknya tidak terlalu besar terhadap masyarakat. Saat ini tim masih mengecek di lapangan,” ujar Indra.
Lebih lanjut, Indra juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, yang diperkirakan masih akan berlangsung hingga November 2025 sesuai imbauan BMKG. Serta menghimbau masyarakat agar menghindari berteduh di bawah pohon besar.
“Wilayah Jawa Timur, termasuk Jember, masih berpotensi ekstrem. Perubahan cuaca bisa terjadi tiba-tiba, dari panas menjadi mendung dan langsung hujan deras disertai angin kencang,” jelasnya. jr-01/dsy
Editor : Desy Ayu