SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto terus menunjukkan keseriusannya dalam menciptakan iklim investasi yang ramah dan kondusif bagi para pelaku usaha.
Melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), kini lahir inovasi baru bernama “Klinik Investasi”, sebuah program yang menjadi jembatan antara pemerintah dan dunia usaha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Program ini hadir sebagai wadah konsultasi bagi pelaku usaha yang membutuhkan informasi, pendampingan, hingga solusi praktis terkait kegiatan penanaman modal di Kota Mojokerto.
Tidak hanya itu, Klinik Investasi juga menjadi ruang dialog dua arah antara pemerintah dan investor, yang dikemas dalam suasana terbuka, komunikatif, dan bersahabat.
Kepala DPMPTSP Kota Mojokerto, Fibriyanti, S.Sos., M.Si., mengatakan bahwa Klinik Investasi merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan publik yang lebih dekat dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya pelaku usaha.
“Kami ingin memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk berkonsultasi, menyampaikan kendala, sekaligus mendapatkan pendampingan secara langsung. Klinik Investasi ini menjadi tempat di mana pemerintah dan pelaku usaha bisa duduk bersama untuk mencari solusi terbaik,” ujar Fibriyanti.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa inovasi ini bukan sekadar mempercepat urusan administrasi, melainkan juga membangun hubungan kemitraan yang lebih humanis antara pemerintah dan pelaku usaha.
“Kami ingin pelaku usaha melihat DPMPTSP bukan sebagai birokrasi, tapi sebagai mitra yang siap membantu,” tambahnya.
Melalui Klinik Investasi, pelaku usaha dapat memperoleh berbagai informasi seputar potensi dan peluang investasi di Kota Mojokerto, konsultasi terkait kebutuhan berinvestasi hingga penyampaian kegiatan penanaman modal.
Para petugas yang berpengalaman siap memberikan arahan dan pendampingan agar setiap rencana usaha bisa berjalan lebih terarah dan sesuai ketentuan.
Selain menjadi ruang konsultasi, Klinik Investasi juga difungsikan sebagai sarana promosi potensi daerah. Kota Mojokerto yang dikenal sebagai “kota kecil dengan semangat besar” memiliki beragam potensi ekonomi yang terus berkembang.
Sektor perdagangan, jasa, industri kreatif, kuliner, dan properti menjadi magnet tersendiri bagi investor.
Dalam setiap pelaksanaan Klinik Investasi, DPMPTSP menampilkan data dan profil peluang usaha yang bisa dikembangkan di wilayah Kota Mojokerto.
Harapannya, pelaku usaha tidak hanya memperoleh informasi teknis, tetapi juga menemukan inspirasi baru untuk berinvestasi dan berinovasi di daerah ini.
“Kami ingin menjadikan investasi di Kota Mojokerto sebagai investasi yang berkelanjutan dan berdampak nyata bagi masyarakat. Setiap rupiah yang ditanamkan di kota ini diharapkan mampu membuka lapangan kerja dan menggerakkan ekonomi lokal,” tambah Fibriyanti.
Kedepan, DPMPTSP berencana menjadikan Klinik Investasi sebagai kegiatan rutin dan berkesinambungan. Formatnya akan dibuat lebih variatif, mulai dari konsultasi tatap muka, bimbingan teknis, hingga forum promosi investasi lintas sektor.
Melalui inovasi ini, Pemerintah Kota Mojokerto ingin menghadirkan pelayanan publik yang cepat, transparan, dan kolaboratif, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah dan dunia usaha. Klinik Investasi diharapkan menjadi ruang bertemunya kebijakan dan aspirasi, sehingga mampu melahirkan ide-ide baru bagi kemajuan ekonomi daerah.
Langkah ini sejalan dengan visi Kota Mojokerto, yaitu “Maju, Mandiri, Sehat, dan Berkelanjutan,” yang mencerminkan tekad Pemerintah Kota Mojokerto untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional serta pelayanan publik yang prima.
Kehadiran Klinik Investasi menjadi bukti bahwa inovasi pelayanan publik dapat lahir dari kesadaran untuk mendengar dan memahami kebutuhan masyarakat. DPMPTSP berharap, inisiatif ini dapat menjadi inspirasi bagi instansi lain dalam memberikan pelayanan terbaik sekaligus memperkuat daya tarik investasi di Kota Mojokerto. dwi
Editor : Desy Ayu