Dukung Swasembada Gula 2025, Probolinggo Genjot Bongkar Ratoon Tebu

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dinas Pertanian (Diperta) Kabupaten Probolinggo menggelar rakor akselerasi bongkar ratoon dan perluasan areal tanam tebu tahun 2025. SP/ PRB
Dinas Pertanian (Diperta) Kabupaten Probolinggo menggelar rakor akselerasi bongkar ratoon dan perluasan areal tanam tebu tahun 2025. SP/ PRB

i

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Dalam rangka mempercepat langkah menuju swasembada gula nasional, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Pertanian (Diperta) menggelar rapat koordinasi (rakor) akselerasi bongkar ratoon dan perluasan areal tanam tebu tahun 2025.

Pada rakor ini fokus utamanya meliputi pelaksanaan program bongkar ratoon (BR) seluas 86,64 hektare dan perluasan tanam tebu seluas 71,23 hektare. Data tersebut telah ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Probolinggo dan telah diverifikasi oleh Tim Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur.

Selanjutnya, dokumen tersebut dikirim ke Dirjenbun Kementan RI untuk diproses melalui Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) sebelum dilakukan tahapan pengadaan barang dan jasa.

Diperta menargetkan distribusi benih tebu akan dimulai pada akhir Oktober 2025. Dalam rakor tersebut juga disepakati jadwal pengolahan lahan dan penanaman agar sesuai dengan petunjuk teknis (juknis) yang ditetapkan pemerintah pusat.

Kepala Diperta Kabupaten Probolinggo Arif Kurniadi melalui Kepala Bidang Sarana, Penyuluhan dan Pengendalian Pertanian Faiq El Himmah menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor agar target program berjalan optimal.

“Kegiatan bongkar ratoon ini sifatnya mendadak dan padat waktu, sehingga diperlukan pendampingan intensif dari PG Wonolangan dan tim teknis Dinas Pertanian, termasuk para penyuluh lapangan. Sinergi, komunikasi dan semangat kerja harus menjadi dasar keberhasilan program ini,” ujarnya, Kamis (16/10/2025).

Sementara pendampingan bukan hanya bersifat administratif, tetapi juga teknis di lapangan agar proses pengolahan tanah, penyaluran benih dan penanaman sesuai dengan standar kualitas yang ditetapkan.

Dan diharapkan, adanya program bongkar ratoon dan perluasan lahan tebu ini mampu membangkitkan kembali animo masyarakat untuk menanam tebu. Pemerintah daerah menilai, keberhasilan sektor ini akan berimbas langsung pada peningkatan ekonomi daerah dan kemandirian pangan nasional. pr-01/dsy

Berita Terbaru

Bukan Dicuri, Hilangnya Lampu Lalin di Perak Timur Gegara Kejatuhan Dahan Pohon

Bukan Dicuri, Hilangnya Lampu Lalin di Perak Timur Gegara Kejatuhan Dahan Pohon

Minggu, 12 Apr 2026 15:31 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, media sosial (medsos) dihebohkan dengan video lampu lalu lintas yang hilang di Traffic Light Jalan Perak Timur.…

Libatkan 40 Cabor, Piala Wali Kota Surabaya 2026 Jadi Ajang Seleksi Atlet Porprov 2027

Libatkan 40 Cabor, Piala Wali Kota Surabaya 2026 Jadi Ajang Seleksi Atlet Porprov 2027

Minggu, 12 Apr 2026 15:19 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai mematangkan pembinaan atlet menuju ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Jawa Timur…

Dukung Efisiensi BBM, Pemkot Surabaya Lelang Puluhan Kendaraan Dinas dengan Masa Pakai Lebih dari 7 Tahun

Dukung Efisiensi BBM, Pemkot Surabaya Lelang Puluhan Kendaraan Dinas dengan Masa Pakai Lebih dari 7 Tahun

Minggu, 12 Apr 2026 14:53 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 14:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka mendukung efisiensi penggunaan bahan bakar minyak (BBM), Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai melelang sebanyak…

Bangunan SPPG di Bojonegoro Rusak Diterjang Hujan Disertai Angin Kencang

Bangunan SPPG di Bojonegoro Rusak Diterjang Hujan Disertai Angin Kencang

Minggu, 12 Apr 2026 14:45 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 14:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Hujan deras yang disertai angin kencang baru saja mengakibatkan bangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Mlideg,…

Pasca Lebaran 2026: Harga Plastik Melonjak 100 Persen, UMKM-Pedagang di Lamongan Menjerit

Pasca Lebaran 2026: Harga Plastik Melonjak 100 Persen, UMKM-Pedagang di Lamongan Menjerit

Minggu, 12 Apr 2026 14:37 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 14:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Baru-baru ini viral di berbagai daerah, tak terkecuali di Lamongan, Jawa Timur, dimana harga plastik di pasar tradisional melonjak…

Dongkrak Pembayaran PBB, Pemkot Madiun Gulirkan Program Layanan Pajak Keliling

Dongkrak Pembayaran PBB, Pemkot Madiun Gulirkan Program Layanan Pajak Keliling

Minggu, 12 Apr 2026 13:53 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 13:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) setempat telah berkomitmen mendongkrak pembayaran Pajak…