SURABAYA PAGI, Madiun– Bupati Madiun Hari Wuryanto bersama jajaran Forkopimda melakukan peletakan batu pertama pembangunan gerai, pergudangan, dan sarana pendukung Koperasi Desa Merah Putih di Lapangan Desa Sukolilo, Kecamatan Jiwan, Jumat (17/10/2025).
Dalam sambutannya, Bupati Hari Wuryanto menegaskan bahwa kehadiran Koperasi Merah Putih bukan hanya proyek pembangunan, tetapi menjadi titik awal kemandirian ekonomi masyarakat desa. “Pembangunan ini bukan sekadar membangun fisik, tetapi pondasi awal kemandirian ekonomi desa berbasis koperasi dan ketahanan pangan nasional,” ujar Bupati.
Ia berharap gerai dan pergudangan yang dibangun dapat menjadi pusat ekonomi rakyat baru di Kabupaten Madiun, yang membuka lapangan kerja sekaligus memperkuat rantai pasok produk lokal. Melalui koperasi, petani dan pelaku usaha kecil dapat mengakses pasar lebih mudah tanpa bergantung pada tengkulak.
“Koperasi ini kita harapkan mampu memperpendek jalur distribusi antara produsen dan konsumen, sehingga hasil pertanian bisa langsung dimanfaatkan masyarakat,” jelasnya.
Kabupaten Madiun mendapat jatah empat lokasi pembangunan Koperasi Desa Merah Putih, yakni di Jiwan, Dolopo, Wungu, dan Nglames. Pembangunan tahap pertama ditarget rampung pada 30 Januari 2026.
Bupati juga menyebut, program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam membangun ekonomi rakyat yang berkeadilan dan berkelanjutan. “Pembangunan ini harus jadi simbol kebangkitan ekonomi rakyat dari desa. Mari kita wujudkan koperasi yang kuat, modern, dan mandiri,” tegasnya.
Dengan dukungan pemerintah pusat, TNI, dan PT Agrinas Pangan Nusantara, Koperasi Merah Putih Sukolilo diharapkan menjadi model penguatan ekonomi desa berbasis pangan yang mampu menyejahterakan masyarakat Kabupaten Madiun. (man)
Editor : Redaksi