Terserang Wabah BPKC, Petani Merugi Pohon Cengkeh di Madiun Banyak yang Mati

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu petani di Desa Kare, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Jawa Timur menunjukkan pohon cengkih yang mati akibat terserang virus BPKC. SP/ MDN
Salah satu petani di Desa Kare, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Jawa Timur menunjukkan pohon cengkih yang mati akibat terserang virus BPKC. SP/ MDN

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dinas Pertanian dan Perikanan (Disperta) Kabupaten Madiun mencatat sekitar 200 hektare terdampak hama dan penyakit, terutama bakteri pembuluh kayu cengkih (BPKC) dari total luas tanaman cengkih yang mencapai 1.799 hektare di Madiun.

Para petani cengkeh banyak di Desa Kare, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, banyak yang mengeluh dna merugi lantaran komoditas tersebut banyak yang mati usai terserang bakteri pembuluh kayu cengkih (BPKC).

Salah satunya, Sumini, salah satu petani yang mengeluh kini pohon cengkihnya tersisa dua pohon. Padahal, sebelumnya ia memiliki 75 pohon cengkih. “Dulu saya memiliki 75 pohon cengkih. Gara-gara terserang virus (BPKC) akhirnya banyak yang mati,” ujarnya, Minggu (19/10/2025).

Akibat wabah tersebut, puluhan pohon cengkih mati akibat terserang BPKC, Sumini merugi hingga puluhan juta rupiah. Sebab, sebelum pohon cengkihnya mati, Sumini mendapatkan keuntungan kotor sekitar Rp 50 juta saat panen dalam kondisi normal.  

“Kini kami hanya mendapatkan keuntungan dari cengkih sekitar Rp 2 juta. Dan tentunya ini sangat rugi bagi kami sebagai petani. Dulu kami bisa meraup untung bersih Rp 45 juta,” kata Sumini.

Diketahui, pohon cengkih yang mulai terserang BPKC mengakibatkan daunnya jadi berlubang-lubang kemudian mengering mulai dari pucuk sampai ke bagian bawah pohon. Berbagai upaya sudah dilakukan tetapi selalu gagal. Akhirnya, banyak petani pasrah membiarkan pohon cengkih mati terserang penyakit ini.

Melihat fenomena tersebut, para petani mengharapkan bantuan bibit cengkih dari pemerintah agar dapat menanam kembali di lahan masing-masing. Sehingga, untuk mencegah serangan semakin meluas, petani perlu menjaga kesehatan tanaman melalui perawatan rutin dan pemupukan yang seimbang. Apalagi penyakit BPKC dapat menyerang cengkih setiap saat baik musim penghujan maupun saat kemarau.

Selain itu, Kabid Perkebunan Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Madiun, Imron Rasid menyatakan, pihaknya rutin melakukan pengawasan keliling bersama Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan Jombang setiap bulannya untuk mendeteksi dini serangan berat. 

“Jika ditemukan kasus berat, kami segera melapor ke Dinas Perkebunan Jatim untuk memperoleh bantuan obat dari buffer stock provinsi,” tandasnya. md-01/dsy

Berita Terbaru

Cegah Pemasungan Berulang, Dinsos Probolinggo Ajukan Rehabilitasi ODGJ Leces

Cegah Pemasungan Berulang, Dinsos Probolinggo Ajukan Rehabilitasi ODGJ Leces

Kamis, 23 Apr 2026 15:07 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 15:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Melalui program rehabilitasi sosial di UPT Bina Laras, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Sosial (Dinsos)…

Harga Minyak Goreng dan Plastik Ugal-ugalan, Produsen Kerupuk Terpaksa Perkecil Ukuran Demi Tetap Berjualan

Harga Minyak Goreng dan Plastik Ugal-ugalan, Produsen Kerupuk Terpaksa Perkecil Ukuran Demi Tetap Berjualan

Kamis, 23 Apr 2026 14:58 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 14:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Menindaklanjuti harga minyak goreng yang mengalami kenaikan rata di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di Kabupaten Madiun, Jawa…

Gerakan Tanam Serempak di Kota Mojokerto Hadapi Kemarau dan Jaga Ketersediaan Pangan

Gerakan Tanam Serempak di Kota Mojokerto Hadapi Kemarau dan Jaga Ketersediaan Pangan

Kamis, 23 Apr 2026 14:45 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 14:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto menggelar gerakan percepatan tanam serempak di Lingkungan Keboan, Kelurahan Gunung Gedangan. Kegiatan…

Ibu-ibu Jadi Garda Depan, Pemkot Mojokerto Gencarkan Gerakan Tanam Cabai

Ibu-ibu Jadi Garda Depan, Pemkot Mojokerto Gencarkan Gerakan Tanam Cabai

Kamis, 23 Apr 2026 14:40 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 14:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto menggencarkan gerakan tanam cabai di tingkat rumah tangga dengan melibatkan ibu-ibu sebagai garda…

Pesona Tirto Gumarang Park, Tawarkan Suasana Sejuk Khas Lereng Pegunungan

Pesona Tirto Gumarang Park, Tawarkan Suasana Sejuk Khas Lereng Pegunungan

Kamis, 23 Apr 2026 14:28 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 14:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Kabupaten Magetan, Jawa Timur menyimpan banyak destinasi wisata yang patut untuk dikunjungi saat libur panjang atau saat berakhir…

41 Lapak Pedagang di Pasar Baru Tuban Ludes Diamuk Si Jago Merah, Penyebab Belum DIketahui

41 Lapak Pedagang di Pasar Baru Tuban Ludes Diamuk Si Jago Merah, Penyebab Belum DIketahui

Kamis, 23 Apr 2026 14:14 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tuban - Sebanyak 41 lapak pedagang dilaporkan ludes terbakar dalam peristiwa kebakaran hebat melanda kawasan Pasar Baru Tuban, Jawa Timur,…