Sidang Samsuri vs BRI, Kuasa Hukum Penggugat Sebut Keterangan Saksi Ahli Perkuat Gugatan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pengadilan Negeri (PN) Ponorogo.
Pengadilan Negeri (PN) Ponorogo.

i

SURABAYA PAGI, Ponorogo — Persidangan gugatan perdata antara Samsuri, warga Kabupaten Ponorogo, yang menggugat PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Ponorogo, Rabu (22/10/2025).

Sidang dipimpin Hakim Ketua Muhammad Dede Idham, S.H. Agenda sidang kali ini menghadirkan saksi ahli dari Fakultas Hukum Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Dr. Ghansam Anand, S.H., M.Kn.

Usai sidang, Kuasa hukum penggugat, Wahyu Dhita Putranto, menegaskan bahwa keterangan saksi ahli menjelaskan secara rinci aspek hukum perjanjian dan mekanisme yang sah menurut ketentuan perdata.

Dari penjelasan tersebut, kata Wahyu, ada sejumlah poin yang justru memperkuat posisi pihaknya dalam menggugat BRI.

“Salah satunya terkait tata cara atau SOP penempelan pemberitahuan, yang menjadi bagian dari pokok perkara. Selain itu, klien kami, Pak Samsuri, sama sekali tidak memiliki hubungan hukum dengan BRI,” ujar Wahyu usai persidangan.

Pengacara spesialis perbankan itu menegaskan, Samsuri bukan debitur, tidak pernah mengajukan kredit, dan tidak memiliki kewajiban apa pun terhadap BRI. Namun, persepsi publik yang keliru membuat sebagian masyarakat menganggap Samsuri memiliki utang dan belum membayar.

“Itu sama sekali tidak benar. Persepsi itu justru merugikan beliau dan keluarganya, baik secara psikologis maupun sosial. Karena itu kami ingin meluruskan agar publik memahami duduk persoalannya secara benar,” tegas Wahyu.

Wahyu berharap, perkara ini segera mendapat penyelesaian dan keadilan yang proporsional.

Wahyu menambahkan, saksi berikutnya memiliki peran penting dalam memperkuat pembelaan pihaknya. Meski telah mengajukan agar saksi itu dihadirkan pada hari yang sama, majelis hakim memutuskan untuk menundanya ke sidang berikutnya.

“Kami ikuti saja prosesnya. Yang jelas, persiapan kami sudah matang sejak awal. Bahkan, dari keterangan saksi ahli yang dihadirkan BRI hari ini, posisi kami justru semakin kuat,” ungkapnya.

Sementara itu, tiga perwakilan dari pihak BRI yang turut hadir dalam persidangan enggan memberikan keterangan kepada awak media. Usai sidang, mereka langsung meninggalkan area PN Ponorogo tanpa menjawab pertanyaan wartawan.

Adapun sidang berikutnya dijadwalkan pada 12 November 2025, dengan agenda pemeriksaan satu saksi tambahan dari pihak penggugat. Setelah itu, sidang akan berlanjut ke tahapan pemeriksaan setempat, kesimpulan, dan putusan. (man)

Tag :

Berita Terbaru

Stok Beras Bulog Cetak Rekor 5 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah RI

Stok Beras Bulog Cetak Rekor 5 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah RI

Jumat, 24 Apr 2026 05:08 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 05:08 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Surabaya – Perum BULOG kembali menorehkan capaian bersejarah dalam pengelolaan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP). Untuk pertama kalinya se…

Bos MNC Group Hary Tanoe, Dihukum Bayar Rp 531,5 miliar

Bos MNC Group Hary Tanoe, Dihukum Bayar Rp 531,5 miliar

Kamis, 23 Apr 2026 20:01 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 20:01 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, menghukum bos MNC Group Bambang Hary Iswanto Tanoesoedibjo atau Hary Tanoe dan PT MNC…

Resepsi El Rumi dan Syifa Hadju, di Hotel Mewah

Resepsi El Rumi dan Syifa Hadju, di Hotel Mewah

Kamis, 23 Apr 2026 19:58 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:58 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Berkas pendaftaran nikah El Rumi dan Syifa Hadju rampung. Pernikahan juga sudah didaftarkan oleh KUA Setiabudi.Yusuf Mimbar dari KUA…

Anies , Tolak Capres - Cawapres Dari Kader Partai

Anies , Tolak Capres - Cawapres Dari Kader Partai

Kamis, 23 Apr 2026 19:57 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:57 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Juru Bicara (Jubir) Anies Baswedan, Angga Putra Fidrian, menilai demokrasi harus tetap membuka ruang luas bagi semua kalangan.           …

Terbongkar Sindikat Perjokian UTBK-SNBT Hingga Surabaya

Terbongkar Sindikat Perjokian UTBK-SNBT Hingga Surabaya

Kamis, 23 Apr 2026 19:51 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:51 WIB

SURABAYAPAGI : Hingga Kamis (23/4), kasus dugaan perjokian dan kecurangan UTBK meski mencuat masih dalam tahap pendalaman oleh panitia pusat. Penyelidikan…

Legislator Nilai Kasus Perjokian Bukan Masalah Sederhana

Legislator Nilai Kasus Perjokian Bukan Masalah Sederhana

Kamis, 23 Apr 2026 19:50 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:50 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menegaskan, kasus perjokian di UTBK-SNBT 2026 bukanlah masalah sederhana. Kasus ini secara…