Bank Jatim Harus Pastikan Dana Rp 20 Triliun Tersalur Produktif

author Riko Abdiono

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota Komisi C Hasan Irsyad Saat sidang Paripurna DPRD Jatim.
Anggota Komisi C Hasan Irsyad Saat sidang Paripurna DPRD Jatim.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Rencana Kementerian Keuangan menyalurkan dana hingga Rp20 triliun kepada Bank Jatim disambut positif, namun perlu disertai kesiapan matang agar dana tersebut terserap secara produktif, khususnya untuk sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Anggota Komisi C DPRD Jawa Timur, Hasan Irsyad, mengingatkan agar Bank Jatim melakukan analisis investasi, riset pasar, dan penyusunan rencana bisnis yang komprehensif sebelum penambahan likuiditas direalisasikan. Tujuannya, agar dana segar dari pemerintah tidak menumpuk sebagai uang menganggur (idle money).

Ia menjelaskan, kemampuan Bank Jatim dalam menyalurkan kredit dapat dilihat dari kinerja tahun 2024, di mana pertumbuhan kredit mencapai 16,98 persen. Total dana pihak ketiga yang terserap untuk kredit produktif dan konsumtif mencapai Rp64,05 triliun. Sementara, target pertumbuhan kredit tahun 2025 dipatok sebesar 14–16 persen.

Menurutnya, kinerja tersebut menunjukkan bahwa Bank Jatim masih memiliki likuiditas yang memadai untuk penyaluran kredit setiap tahun. Namun, jika suntikan dana sebesar Rp20 triliun benar-benar diberikan, tantangan Bank Jatim adalah memperluas pangsa pasar kredit terutama pada 1,9 juta pelaku UMKM di Jawa Timur.

“Bank Jatim perlu memacu penyaluran kredit pada segmen usaha mikro, ritel, dan menengah dengan dukungan kebijakan bunga rendah yang dipertegas dalam aturan pemberian pinjaman,” ujarnya.

Ia menambahkan, suntikan dana dari pemerintah akan berdampak positif terhadap pergerakan ekonomi Jawa Timur, asalkan seluruh persiapan analisis pasar, investasi, dan perencanaan bisnis dilakukan secara matang.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebutkan bahwa pemerintah berencana menempatkan dana saldo anggaran lebih (SAL) di Bank Jakarta dan sejumlah bank daerah di Jawa Timur. Nilai penempatan dana tersebut diperkirakan mencapai Rp10–20 triliun untuk memperkuat fungsi intermediasi perbankan daerah. rko

Berita Terbaru

Pengamat Politik: Masih Saktikah Jokowi

Pengamat Politik: Masih Saktikah Jokowi

Minggu, 01 Feb 2026 20:08 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Menurut saya, ada dua keyakinan soal Jokowi, sekarang ini.  Jokowi masih sakti untuk meloloskan PSI ke parlemen. Dan yang kedua, …

Pengamat Politik Nilai Jokowi Lakukan Gertakan Politik

Pengamat Politik Nilai Jokowi Lakukan Gertakan Politik

Minggu, 01 Feb 2026 20:06 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Saya menilai pernyataan Jokowi di Rakernas PSI seperti orang yang khawatir. Justru saya melihat teriakan Jokowi dalam pidatonya,…

KPK Usut Penukaran Uang Asing Miliaran RK di Luar Negeri

KPK Usut Penukaran Uang Asing Miliaran RK di Luar Negeri

Minggu, 01 Feb 2026 20:05 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Aktivitas mantan Gubernur Jawa Barat periode 2018-2023 Ridwan Kamil di luar negeri, mulai diusut. Komisi Pemberantasan Korupsi…

Orang-orang Curang

Orang-orang Curang

Minggu, 01 Feb 2026 20:03 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:03 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Menurut Alkitab, orang-orang yang curang adalah mereka yang melakukan ketidakjujuran dalam berdagang (menggunakan timbangan…

Dunia Keuangan Indonesia Berguncang

Dunia Keuangan Indonesia Berguncang

Minggu, 01 Feb 2026 20:01 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:01 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Pengunduran massal, mulai dari Direktur BEI hingga Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar beserta wakilnya, secara mendadak,…

Dorong Ekonomi Kreatif Lewat Aktivasi Ruang Publik

Dorong Ekonomi Kreatif Lewat Aktivasi Ruang Publik

Minggu, 01 Feb 2026 18:40 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 18:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus menghidupkan ruang publik sebagai panggung ekspresi seni dan budaya. Melalui Surat…