Petani Sumringah, Harga Pupuk Subsidi di Trenggalek Turun, Hasil Panen Ikut Meningkat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Para petani sedang menebar pupuk ke lahan padi miliknya. SP/ TRG
Ilustrasi. Para petani sedang menebar pupuk ke lahan padi miliknya. SP/ TRG

i

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Para petani di lingkup Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur kembali sumringah, lantaran adanya penurunan harga pupuk subsidi yang dapat meningkatkan hasil panen yang berlimpah.

Adanya pengumuman penurunan harga pupuk subsidi diatur oleh Menteri Pertanian (Mentan) RI, Amran Sulaiman resmi mengumumkan penurunan harga eceran tertinggi (HET) pupuk bersubsidi sebesar 20 persen.

"Penurunan harga ini merupakan hasil efisiensi biaya produksi yang berdampak pada turunnya HET pupuk subsidi sebesar 20 persen," jelas Kepala Bidang Penyuluhan, Sarana dan Prasarana Pertanian Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Trenggalek, Dina Septariasari, Jumat (24/10/2025).

Kebijakan tersebut mulai berlaku secara nasional termasuk di Kabupaten Trenggalek. Serta telah diatur dalam Keputusan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 1117/Kpts./SR.310/M/10/2025 tentang perubahan HET pupuk bersubsidi sektor pertanian tahun anggaran 2025.

Lebih lanjut, dengan harga yang lebih terjangkau, diharapkan dapat membantu serta meringankan biaya produksi petani serta mendorong kuantitas serta kualitas hasil panen petani.

"Dengan turunnya harga pupuk subsidi ini, biaya usaha tani akan menurun. Petani diharapkan bisa lebih intensif dalam budidaya, sehingga pendapatan mereka meningkat dan mendukung program swasembada pangan," tambah Dina.

Diketahui, untuk daftar HET pupuk bersubsidi terbaru, diantaranya yakni: Pupuk Urea: dari Rp 2.250/kg menjadi Rp 1.800/kg atau Rp 112.500 per sak (50 kg). Pupuk NPK: dari Rp 2.300/kg menjadi Rp 1.840/kg atau Rp 92.000 per sak.

Lalu, Pupuk NPK Kakao: dari Rp 3.300/kg menjadi Rp 2.640/kg. Pupuk ZA khusus tebu: dari Rp 1.700/kg menjadi Rp 1.360/kg. Dan Pupuk organik: dari Rp 800/kg menjadi Rp 640/kg. tr-01/dsy

Berita Terbaru

Ratusan Guru di Glagah Gelar Aksi Damai, Minta Oknum TNI Pelaku Penganiayaan Kepsek MI Diadili 

Ratusan Guru di Glagah Gelar Aksi Damai, Minta Oknum TNI Pelaku Penganiayaan Kepsek MI Diadili 

Rabu, 21 Okt 2026 20:32 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 20:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan, - Ratusan guru dari berbagai lembaga pendidikan di Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, menggelar aksi damai di…

Membanggakan, Moh. Gozi Hafifillah Raih Predikat Wisudawan Terbaik Fakultas Ekonomi dan bisnis UNIJA Sumenep

Membanggakan, Moh. Gozi Hafifillah Raih Predikat Wisudawan Terbaik Fakultas Ekonomi dan bisnis UNIJA Sumenep

Rabu, 21 Okt 2026 19:00 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 19:00 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep – Kebahagiaan menyelimuti keluarga Moh. Gozi Hafifillah, putra daerah asal Desa Kalianget Barat, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep. …

Bank Jatim Dukung Misi Dagang dan Investasi di Banda Aceh, Bawa UMKM Binaan Tembus Pasar Antardaerah

Bank Jatim Dukung Misi Dagang dan Investasi di Banda Aceh, Bawa UMKM Binaan Tembus Pasar Antardaerah

Rabu, 21 Okt 2026 17:21 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 17:21 WIB

SurabayaPagi, Banda Aceh - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) terus memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui…

Terus Dikawal: Nasib Pelaku Bullying Anak Disabilitas Surabaya, Dibina 6 Bulan di Rumah Perubahan

Terus Dikawal: Nasib Pelaku Bullying Anak Disabilitas Surabaya, Dibina 6 Bulan di Rumah Perubahan

Rabu, 21 Okt 2026 14:59 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pelaku anak dalam kasus perundungan (bullying) terhadap anak penyandang disabilitas hingga meninggal dunia di Surabaya, akan…

Jaga Estetika dan Tata Ruang, Pemkot Bongkar 116 Tiang dan 91 Kabel tak Berizin di Surabaya

Jaga Estetika dan Tata Ruang, Pemkot Bongkar 116 Tiang dan 91 Kabel tak Berizin di Surabaya

Rabu, 21 Okt 2026 14:47 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya menjaga estetika, merapikan tata ruang, dan meningkatkan ketertiban pemanfaatan ruang kota, Pemerintah Kota (Pemkot)…

Wali Kota Eri Larang SD-SMP Negeri Surabaya Tarik Iuran Mulai November Mendatang

Wali Kota Eri Larang SD-SMP Negeri Surabaya Tarik Iuran Mulai November Mendatang

Rabu, 21 Okt 2026 14:39 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Mulai November 2026, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melarang seluruh SD dan SMP negeri menarik iuran dalam bentuk apa pun mencakup…