SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo melalui Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dipertahankan) bersama Tim Penggerak PKK setempat menggelar lomba cipta menu makanan berbahan dasar pangan lokal nonberas di Gedung Sasana Praja Ponorogo.
Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko mengatakan lomba kali ini untuk menciptakan menu tanpa menggunakan bahan utama beras atau tepung sekaligus mendorong kreativitas masyarakat dalam mengolah bahan pangan nonberas yang diikuti pengurus PKK dari 21 kecamatan.
Sebagai gantinya, mereka memanfaatkan aneka umbi lokal seperti singkong, uwi, talas, porang, dan jagung. Tak sekadar lomba memasak, ajang tersebut juga menjadi sarana kampanye Program Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA).
"Karbohidrat itu tidak hanya dari beras. Ke depan kita ingin bukan hanya lomba, tapi menjadikan menu dari kearifan lokal ini sebagai gaya hidup. Pangan kita sebenarnya sangat kaya," jelas Bupati Sugiri, Selasa (28/10/2025).
Lebih lanjut, untuk hasil kreasi peserta berpotensi menjadi inspirasi bagi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang saat ini tengah dijalankan Pemkab Ponorogo.
"Kami ingin olahan seperti ini bisa jadi menu lokal MBG. Jadi masyarakat bisa mengadopsi bahan pangan yang tumbuh di sekitar mereka. Pangan lokal tentu lebih pas dan sesuai dengan kebutuhan tubuh," ucapnya.
Pemkab juga turut menegaskan pentingnya asupan gizi seimbang dalam kehidupan sehari-hari. Pasalnya, tubuh manusia membutuhkan sekitar 45 persen zat gizi, termasuk vitamin, mineral, dan protein. Pihaknya juga berharap, kegiatan lomba tidak berhenti pada seremoni, melainkan menjadi gerakan berkelanjutan.
Selain itu, kegiatan lomba tersebut tidak berhenti di acara seremonial saja. Namun, juga mendorong agar menu-menu hasil kreasi peserta bisa diterapkan dan dibagikan ke tingkat desa. pn-01/dsy
Editor : Desy Ayu