Desa Gedangrowo Kenalkan Wayang Jek Dong Gagrak Porongan 

author Handoko Koresponden Sidoarjo

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kades Slamet Serahkan gunungan kepada dalang  Ki Suastomo
Kades Slamet Serahkan gunungan kepada dalang Ki Suastomo

i

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Rangkaian roadshow ke 10, Pagelaran Wayang Gagrak Porongan kembali digelar di Desa Gedangrowo Kecamatan Prambon, Sabtu malam (1/11/25). Pertunjukan ini menghadirkan 2 Dalang sekaligus Ki Suastomo dan Ki Suparno dengan membawakan lakon Prabu Pandu Nyuwargo.

Slamet Kepala Desa Gedangrowo  menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Sidoarjo, saat memberikan sambutan kegiatan yang di gelar di Pendopo Balai Desa Gedangrowo.

“Atas terselenggaranya pagelaran wayang ini, kami berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, Bapak Bupati dan Wakil Bupati, khususnya Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Kegiatan ini bertujuan mengenalkan kembali seni budaya lokal (nguri-nguri budaya) kepada masyarakat agar terus dilestarikan dan menjadi jati diri bangsa melalui filosofi yang terkandung dalam wayang,” ujarnya.

Lebih lanjut Harapan Kades Slamet  agar semakin tumbuh rasa cinta dan apresiasi warga Desa Gedangrowo terhadap kearifan lokal dan budaya Jawa  asli Sidoarjo.

“Pemdes Gedangrowo mendukung program Pemkab Sidoarjo dalam melestarikan budaya lokal wayang kulit gagrak porongan yang hampir punah terkikis oleh kemajuan zaman. Harapannya, generasi muda lebih menyukai budaya bangsanya sendiri daripada budaya asing yang belum tentu sesuai dengan nilai luhur bangsa Indonesia sesuai dengan dasar Pancasila,” ujarnya.

Sementara itu Kartini Kabid Kebudayaan dan Sastra Dikbud Sidoarjo juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran, Bupati dan Wakil Bupati, serta Kadikbud  karena agenda yang padat.

“Pagelaran Wayang Gagrak Porongan di Sidoarjo ini adalah kegiatan pelestarian budaya khas Sidoarjo untuk memperkenalkan kesenian kepada masyarakat, khususnya generasi muda. Ini merupakan bagian dari pemajuan kebudayaan pagelaran wayang Gagrak Porongan yang ke 10 dari 12 kali dalam setahun,” ujarnya.

“Terima kasih Pak Kades, luar biasa antusias masyarakat Gedangrowo. Ini bagian dari ikhtiar kita untuk nguri-nguri budaya asli milik kita, agar masyarakat tetap melestarikan nilai budaya lokal,” tegas Kartini.

Dalang Ki Suastomo mengatakan bahwa, lakon Prabu Pandu Nyuwargo ini menyimbolkan, Prabu Pandu akhirnya dapat masuk surga berkat bantuan dan doa tulus dari anak-anaknya, para Pandawa, yang terus melakukan kebaikan dan menjalankan dharma di dunia. Ini menunjukkan pentingnya menanamkan kebaikan yang akan menghasilkan kebaikan pula, bahkan setelah kematian.

Sementara itu, Munah (52), salah satu pedagang, turut merasakan manfaat dari pagelaran ini.

“Alhamdulillah, dengan adanya pagelaran wayang kulit ini saya bisa berjualan sehingga dapat menyambung kebutuhan hidup. Hari ini banyak sekali warga Rangkah Kidul yang menonton,” ucapnya.

Ia berharap pemerintah terus konsisten melestarikan budaya bangsa agar tidak diklaim oleh negara lain. Hdk

Berita Terbaru

Muktamar NU-35 Di Jombang Ricuh, Ratusan Masa Gruduk Arena Pleno Desak Pimpinan Sidang Diganti

Muktamar NU-35 Di Jombang Ricuh, Ratusan Masa Gruduk Arena Pleno Desak Pimpinan Sidang Diganti

Minggu, 30 Agu 2026 15:41 WIB

Minggu, 30 Agu 2026 15:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang – Kericuhan pecah di sekitar Gedung Serbaguna (GSG) Hasbullah Said, Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas, Jombang, Minggu (…

DPRD Surabaya Buka Opsi Baru: Tol Tengah Kota Dipindah ke Timur

DPRD Surabaya Buka Opsi Baru: Tol Tengah Kota Dipindah ke Timur

Minggu, 30 Agu 2026 15:15 WIB

Minggu, 30 Agu 2026 15:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Polemik rencana pembangunan Tol Tengah Kota Surabaya kembali membuka ruang bagi alternatif baru. Di tengah kebutuhan pemerintah…

Volume Air di Waduk Wonorejo Tulungagung Menyusut 7 Sentimeter Per Hari saat Musim Kemarau

Volume Air di Waduk Wonorejo Tulungagung Menyusut 7 Sentimeter Per Hari saat Musim Kemarau

Minggu, 30 Agu 2026 14:55 WIB

Minggu, 30 Agu 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Selama puncak musim kemarau, membuat permukaan air di Waduk Wonorejo Tulungagung terus menyusut di tahun ini. Diketahui,…

Pemkot Surabaya Sabet Tiga Penghargaan Tingkat Nasional dari Kemendagri dan Kemen PKP

Pemkot Surabaya Sabet Tiga Penghargaan Tingkat Nasional dari Kemendagri dan Kemen PKP

Minggu, 30 Agu 2026 14:10 WIB

Minggu, 30 Agu 2026 14:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kali ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional dengan menyabet tiga…

Stok Menipis, Harga Cabai Rawit di Kota Probolinggo Tembus Rp60 Ribu

Stok Menipis, Harga Cabai Rawit di Kota Probolinggo Tembus Rp60 Ribu

Minggu, 30 Agu 2026 13:56 WIB

Minggu, 30 Agu 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Dipicu ketersediaan cabai di sejumlah pasar tradisional yang menipis, mengakibatkan harga cabai rawit di sejumlah pasar…

Lewat ‘AKU Hatinya PKK’, Pemkab Bangkalan Siap Perkuat Ketahanan Pangan

Lewat ‘AKU Hatinya PKK’, Pemkab Bangkalan Siap Perkuat Ketahanan Pangan

Minggu, 30 Agu 2026 12:35 WIB

Minggu, 30 Agu 2026 12:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangkalan - Melalui lomba 'AKU Hatinya PKK/ Amalkan dan Kukuhkan Halaman Asri, Teratur, Indah, dan Nyaman' terus digencarkan Pemerintah…