Perangkat Lunak Bermasalah, Volkswagen Recall Ribuan Unit Tiguan Produksi 2024-2025

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Volkswagen Tiguan. SP/ JKT
Volkswagen Tiguan. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Volkswagen Group Australia baru-baru ini mengabarkan kabar kurang menyenangkan, pasalnya sebanyak 1.482 unit  SUV Tiguan produksi 2024-2025 terdampak recall (penarikan kembali) akibat adanya kesalahan dengan sistem mengemudi jalan raya semiotonom.

Departemen Infrastruktur setempat memberitahukan masalah tersebut berasal dari perangkat lunak yang dapat menyebabkan masalah baru, yang berbahaya bagi pengguna.

Bahkan, ketika pengemudi tidak meletakkan tangan di setir untuk waktu yang lama dapat menimbulkan masalah. Fungsi Emergency Assist (EA) atau Travel Assist (TA) nonaktif dengan sendirinya.

"Kehilangan fungsi keselamatan dapat meningkatkan risiko kecelakaan yang menyebabkan cedera atau kematian pada penumpang kendaraan dan pengguna jalan lainnya,” tulis laporan departemen keselamatan setempat, Senin (03/11/2025).

Lebih lanjut, menindaklanjuti penarikan kembali ini, Volkswagen Australia menyarankan pengguna untuk menghubungi jaringan dealer setempat, untuk memperbaharui perangkat lunak itu, dan tanpa dipungut biaya. Sehingga, bagi para pemilik model Tiguan tahun produksi 2024-2025 yang bisa dijual di lain waktu, bisa berkunjung ke jaringan dealer untuk mengecek masalah di atas. jk-03/dsy

Berita Terbaru

Bank Jatim Tutup Tahun 2025 dengan Kinerja Solid dan Laba Meningkat

Bank Jatim Tutup Tahun 2025 dengan Kinerja Solid dan Laba Meningkat

Senin, 30 Mar 2026 23:26 WIB

Senin, 30 Mar 2026 23:26 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - Di tengah persaingan perbankan yang semakin ketat, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk. (Bank Jatim) berhasil melewati tahun 2025…

Menteri PU Melongo, Ada Praktik Deep State di Kementeriannya yang Rugikan Rp 1 Triliun

Menteri PU Melongo, Ada Praktik Deep State di Kementeriannya yang Rugikan Rp 1 Triliun

Senin, 30 Mar 2026 19:51 WIB

Senin, 30 Mar 2026 19:51 WIB

LHP BPK Temukan Dugaan Kerugian Negara Rp1 Triliun. Dua Dirjen yaitu Direktur Jenderal (Dirjen) Dirjen Sumber Daya Air (SDA) dan Dirjen Cipta Karya telah…

Gus Ipul, Klaim tak Pantas Jadi Ketum PBNU

Gus Ipul, Klaim tak Pantas Jadi Ketum PBNU

Senin, 30 Mar 2026 19:49 WIB

Senin, 30 Mar 2026 19:49 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Saat ini sedang ramai dibahas tokoh NU yang berambisi ingin jadi ketum PBNU. Berdasarkan hasil Muktamar NU ke-34 di Lampung tahun…

Wakil Dekan FH UNAIR, Tim Perumus RUU Perampasan Aset

Wakil Dekan FH UNAIR, Tim Perumus RUU Perampasan Aset

Senin, 30 Mar 2026 19:48 WIB

Senin, 30 Mar 2026 19:48 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Dr. Maradona, S.H., LL.M., Ph.D., Wakil Dekan III FH UNAIR, terlibat pembahasan RUU Perampasan Aset dengan Komisi III DPR. Komisi…

Baru Kali ini, Komisi III DPR Penjamin Penangguhan Penahanan Terdakwa Korupsi 

Baru Kali ini, Komisi III DPR Penjamin Penangguhan Penahanan Terdakwa Korupsi 

Senin, 30 Mar 2026 19:45 WIB

Senin, 30 Mar 2026 19:45 WIB

Kejagung Hormati, Tapi Ingatkan Penangguhan Penahanan Melalui Proses Persidangan   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komisi III DPR menggelar rapat yang membahas …

Noel-Yaqut Bilang, KPK Sudah Gak Punya Malu

Noel-Yaqut Bilang, KPK Sudah Gak Punya Malu

Senin, 30 Mar 2026 19:42 WIB

Senin, 30 Mar 2026 19:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Dua tahanan KPK yang berlatarbelakang menteri dan wakil menteri, berkelakar kritik KPK. Itu disampaikan terdakwa kasus dugaan…