SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Volkswagen Group Australia baru-baru ini mengabarkan kabar kurang menyenangkan, pasalnya sebanyak 1.482 unit SUV Tiguan produksi 2024-2025 terdampak recall (penarikan kembali) akibat adanya kesalahan dengan sistem mengemudi jalan raya semiotonom.
Departemen Infrastruktur setempat memberitahukan masalah tersebut berasal dari perangkat lunak yang dapat menyebabkan masalah baru, yang berbahaya bagi pengguna.
Bahkan, ketika pengemudi tidak meletakkan tangan di setir untuk waktu yang lama dapat menimbulkan masalah. Fungsi Emergency Assist (EA) atau Travel Assist (TA) nonaktif dengan sendirinya.
"Kehilangan fungsi keselamatan dapat meningkatkan risiko kecelakaan yang menyebabkan cedera atau kematian pada penumpang kendaraan dan pengguna jalan lainnya,” tulis laporan departemen keselamatan setempat, Senin (03/11/2025).
Lebih lanjut, menindaklanjuti penarikan kembali ini, Volkswagen Australia menyarankan pengguna untuk menghubungi jaringan dealer setempat, untuk memperbaharui perangkat lunak itu, dan tanpa dipungut biaya. Sehingga, bagi para pemilik model Tiguan tahun produksi 2024-2025 yang bisa dijual di lain waktu, bisa berkunjung ke jaringan dealer untuk mengecek masalah di atas. jk-03/dsy
Editor :
Desy Ayu
Berita Terbaru
Kamis, 01 Okt 2026 17:15 WIB
Kamis, 01 Okt 2026 17:15 WIB
SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari bergerak cepat merealisasikan pembangunan Kawasan Sport Centre di Lapangan Surodinawan,…
Kamis, 01 Okt 2026 15:11 WIB
Kamis, 01 Okt 2026 15:11 WIB
SURABAYAPAGI.com, Magetan - Menunggu datangnya musim hujan di Kabupaten Magetan diprakirakan mulai berlangsung secara bertahap pada akhir 2026. Untuk Kecamatan…
Kamis, 01 Okt 2026 14:30 WIB
Kamis, 01 Okt 2026 14:30 WIB
SURABAYAPAGI.com, Batu - Sebagai wujud peduli sampah, Pemerintah Kota (Pemkot) Batu mulai memberlakukan gerakan Batu Pilah Sampah dari Rumah menjadi tiga…
Kamis, 01 Okt 2026 14:21 WIB
Kamis, 01 Okt 2026 14:21 WIB
SURABAYAPAGI.com, Jombang - Fenomena cuaca yang cenderung kering membuat kualitas daun tembakau relatif baik, namun pasokan air yang terbatas menyebabkan hasil…
Kamis, 01 Okt 2026 14:15 WIB
Kamis, 01 Okt 2026 14:15 WIB
SURABAYAPAGI.com, Batu - Pemerintah Kota (Pemkot) Batu mencatat adanya kenaikan sekitar 2 persen dibandingkan dengan periode sebelumnya, yakni dari 10,19…
Kamis, 01 Okt 2026 13:09 WIB
Kamis, 01 Okt 2026 13:09 WIB
SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Lumajang menegaskan adanya keterlambatan distribusi seragam gratis bagi…