Tak Sesuai Kesepakatan Awal, Warga Protes Proyek Saluran Kali Gempol Kota Madiun

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sejumlah warga Kelurahan Madiun Lor, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Senin (3/11/2025), meluapkan kekecewaannya terhadap proyek peningkatan saluran Kali Gempol. Mereka menilai pekerjaan tersebut tidak sesuai dengan kesepakatan awal dan justru menimbulkan keresahan baru.

Warga menyoroti ketinggian jalan dan jembatan yang dinilai jauh melebihi permukaan rumah di sekitarnya. Kondisi itu dikhawatirkan akan menyulitkan akses keluar-masuk serta meningkatkan risiko genangan air saat hujan deras.

Aksi spontan warga membuat pihak kelurahan turun tangan meninjau lokasi. Namun, ketika wartawan mendatangi area pekerjaan, tak satu pun papan nama proyek ditemukan. Tidak ada keterangan mengenai pelaksana, nilai kontrak, maupun sumber pendanaan. Padahal, papan proyek merupakan kewajiban transparansi publik sesuai aturan pengadaan pemerintah.

Perwakilan warga RW 2, Budi Rismanto, mengaku sejak awal sudah mempertanyakan titik nol atau ketinggian dasar jembatan. Namun, warga tak pernah mendapat penjelasan teknis dari pihak pelaksana.

“Waktu rapat di kelurahan sekitar Juli atau Agustus lalu disebutkan tinggi jembatan hanya sekitar satu meter dari rel. Sekarang bisa dua meter. Rumah saya jadi lebih rendah, bahkan rumah tetangga seperti tenggelam,” ungkap Budi.

Menurutnya, proyek yang awalnya diharapkan memudahkan aktivitas warga, kini justru menimbulkan masalah baru.

“Tujuannya memudahkan, tapi kalau jalan lebih tinggi dari rumah warga, malah bikin repot,” tambahnya.

Senada, Yuliana, warga RT 4 RW 2, menegaskan warga tidak menolak pembangunan, asal sesuai dengan hasil musyawarah sebelumnya.

“Waktu rapat dulu katanya tinggi jalan disesuaikan dengan rumah warga. Sekarang lebih tinggi. Saya pedagang, jadi butuh akses mudah. Kalau begini, bisa-bisa malah banjir dan jalan jadi sepi,” keluhnya.

Menanggapi keresahan tersebut, Lurah Madiun Lor Rizal Budi mengatakan pihaknya telah meninjau langsung ke lapangan dan menampung keluhan warga.

“Kami sudah turun ke lokasi dan akan segera koordinasi dengan dinas terkait agar ada kejelasan,” ujarnya.

Rizal menduga pekerjaan itu berada di bawah kewenangan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Madiun. Namun hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas PUPR Kota Madiun, Thoriq Megah, belum memberikan tanggapan meski telah dihubungi melalui telepon dan pesan singkat WhatsApp. man

Berita Terbaru

Jelang Muscab PKB Sidoarjo Bidik Ketua Baru Yang Loyal, Jujur dan Berintegritas

Jelang Muscab PKB Sidoarjo Bidik Ketua Baru Yang Loyal, Jujur dan Berintegritas

Jumat, 03 Apr 2026 15:15 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 15:15 WIB

Surabayapagi.com-Sidoarjo : Persiapan Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB 2026 di Sidoarjo sudah matang hampir mencapai 99%. Fokus …

Diawali Doa, WCP Pasopati U-10 Siap Ukir Prestasi di Turnamen Internasional Bali7s

Diawali Doa, WCP Pasopati U-10 Siap Ukir Prestasi di Turnamen Internasional Bali7s

Jumat, 03 Apr 2026 09:56 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 09:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Suasana haru dan penuh harapan mengiringi langkah skuad muda WCP Pasopati Academy U-10 saat bersiap menapaki panggung internasional. …

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Takmir Masjid At-Taqwa di Desa Bayubang Kecamatan Solokuro Lamongan Jawa Timur, dibuat murka oleh pelayanan PLN, lantaran…

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai langkah kongkrit dalam komitmen menjalankan instruksi Pemerintah Pusat untuk efesiensi energi, Pemkab Lamongan telah…

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang bersih dan t…

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

SURABAYA PAGI, Malang - BPJS Ketenagakerjaan menghadirkan fitur antrean online pada Layanan Tanpa Kontak Fisik atau Lapak Asik mulai 1 April 2026 guna …