Melalui Festival Literasi, Pemkab Banyuwangi Komitmen Lestarikan Bahasa Daerah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kegiatan Festival Literasi Using di Banyuwangi, Jawa Timur yang melibatkan pelajar SD hingga SMP. SP/ BYW
Kegiatan Festival Literasi Using di Banyuwangi, Jawa Timur yang melibatkan pelajar SD hingga SMP. SP/ BYW

i

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Dalam rangka melestarikan bahasa daerah, termasuk Bahasa Using, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi komitmen ikut melestarikan dengan menggelar Festival Literasi Using tiap tahun dengan melibatkan pelajar SD hingga SMP.

Gelaran tahun ini berlangsung pada 1 November 2025, diikuti oleh sekitar 400 pelajar tingkat SD dan SMP dari berbagai wilayah di Banyuwangi. Antusiasme peserta begitu tinggi, terlihat dari semangat anak-anak yang menampilkan karya dan pertunjukan dalam bahasa Using di berbagai kategori lomba.

"Oleh karena itu upaya pelestarian bahasa sejak dini dengan melibatkan pelajar menjadi sangat penting untuk membangkitkan kembali kebiasaan dan kebanggaan terhadap bahasa lokal," jelas Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Selasa (04/11/2025).

Pasalnya, Bahasa Using merupakan bagian dari kekayaan budaya Suku Using (suku asli Banyuwangi) selain seni dan tradisinya yang perlu terus dilestarikan. Sehingga, adanya festival tersebut menjadi wujud nyata komitmen melestarikan bahasa daerah melalui jalur pendidikan.

Lebih lanjut, Bupati Ipuk menyampaikan apresiasi dan terima kasih pada semua pihak yang telah terlibat dalam Festival Literasi Using, mulai dari para guru dan orang tua yang telah mendampingi anak-anak.

"Ini adalah ikhtiar bersama, lewat Festival Literasi Using, kami tidak hanya melestarikan budaya, tapi dengan membangun literasi, kita juga memupuk masa depan anak-anak yang lebih berkualitas dan cemerlang," tuturnya.

Perlu diketahui, Festival Literasi Using tahun ini, diikuti 400 pelajar tingkat SD-SMP se-Banyuwangi, dan kegiatan yang memasuki tahun ke-5 pelaksanaan ini melombakan tujuh kategori, dengan menghadirkan tujuh kategori lomba, antara lain Nulis Aksara (menulis kalimat Using), Tulis Cerpen, Moco Geguritan (baca puisi), Nembang (menyanyi), Ngewer (stand up comedy), dan Ndongeng (bercerita). Untuk jenjang SD, ditambah satu kategori khas, yakni Memengan Sandiworo (bermain sandiwara). by-01/dsy

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…