Waduk Pacal Bojonegoro, Destinasi Wisata Alam yang Kian Sepi

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro – Waduk Pacal, salah satu peninggalan bersejarah era kolonial Belanda yang dibangun pada tahun 1933, kini mulai kehilangan pesonanya di mata wisatawan. Terletak di Desa Kedungsumber, Kecamatan Temayang, sekitar 30 kilometer arah selatan dari Kota Bojonegoro, waduk ini tak hanya berfungsi sebagai destinasi wisata, tetapi juga sebagai sumber irigasi bagi ribuan hektare lahan pertanian di wilayah hilir.

Waduk Pacal dikenal dengan keindahan alamnya yang asri. Pemandangan pepohonan hijau dan air yang tenang membuat tempat ini kerap menjadi tujuan wisata murah bagi masyarakat sekitar. Dengan harga tiket masuk hanya Rp5.000, pengunjung dapat menikmati suasana alami dan udara segar yang menenangkan.

Namun,pada pertengahan tahun 2025, jumlah pengunjung dilaporkan menurun drastis. Suyadi, petugas pariwisata Waduk Pacal, mengatakan bahwa penurunan ini disebabkan adanya proyek pembangunan yang dilakukan oleh pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).

“Karena banyak pembangunan yang dilakukan, seperti kemarin ada penyedotan sedimentasi, banyak alat-alat yang mungkin membuat pengunjung kurang nyaman,” jelas Suyadi. Ia menambahkan, penurunan jumlah wisatawan mencapai sekitar 60 persen. “Biasanya sehari bisa mencapai 100 pengunjung, tapi sekarang tidak lebih dari 50 orang,” ungkapnya.

Selain terganggu oleh proyek pembangunan, kondisi fasilitas wisata di Waduk Pacal juga dinilai sangat minim. Suyadi menyebutkan, waduk hanya memiliki pos penjagaan dan gazebo, tanpa adanya fasilitas pendukung lain seperti tempat makan, toilet memadai, atau area bermain keluarga.

Keluhan juga datang dari beberapa pengunjung yang ditemui di lokasi. Mereka menilai pengelolaan waduk terkesan asal-asalan dan tidak serius.

“Sayang sekali, waduk sebagus ini tidak dikelola dengan baik. Sampah menumpuk di beberapa titik, jadi kurang nyaman untuk dikunjungi,” ujar salah satu pengunjung yang enggan disebutkan namanya. Beberapa wisatawan juga berharap pemerintah setempat lebih memperhatikan kebersihan dan pengelolaan Waduk Pacal agar daya tariknya kembali meningkat.

“Kami yang ekonominya pas-pasan juga ingin berwisata. Waduk Pacal ini sebenarnya cukup bagus, tapi kalau bersih dan dikelola lebih serius pasti lebih indah lagi,” tambah pengunjung lainnya.

Meskipun jumlah wisatawan menurun, keindahan alam Waduk Pacal masih tetap memikat dengan pepohonan rindang dan pemandangan hijau yang menyejukkan. Diharapkan, setelah proses pembangunan dan perbaikan infrastruktur selesai, destinasi wisata ini bisa kembali ramai dan menjadi kebanggaan masyarakat Bojonegoro. bjn-01/gfr

Berita Terbaru

Empat Truk Pengangkut Pasir Terjebak Arus Deras di Sungai Besuk Koboan Lumajang, Polisi Lakukan Evakuasi

Empat Truk Pengangkut Pasir Terjebak Arus Deras di Sungai Besuk Koboan Lumajang, Polisi Lakukan Evakuasi

Minggu, 01 Nov 2026 21:26 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 21:26 WIB

SURABAYA PAGI, Lumajang– Sebanyak Empat truk pengangkut pasir terjebak derasnya arus air di kawasan pertambangan pasir CV Manfaat Manunggal Nusantara, Sungai B…

Bantai Wakil Singapura 6-1, MilkLife Strikers Buka Singa Cup dengan Hattrick Ika Wonda

Bantai Wakil Singapura 6-1, MilkLife Strikers Buka Singa Cup dengan Hattrick Ika Wonda

Minggu, 01 Nov 2026 20:21 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 20:21 WIB

SurabayaPagi, Singapura – Tim MilkLife Strikers mengawali kiprahnya di turnamen internasional Singa Cup 2026 dengan hasil gemilang. Menghadapi wakil tuan rumah …

Sekolah Surabaya Pertahankan Dominasi, Bandung Lahirkan Dua Juara Baru di MilkLife Soccer Challenge

Sekolah Surabaya Pertahankan Dominasi, Bandung Lahirkan Dua Juara Baru di MilkLife Soccer Challenge

Minggu, 01 Nov 2026 20:06 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 20:06 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Persaingan sepak bola putri usia dini di Surabaya dan Bandung semakin kompetitif. MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Seri 1 2026–2027 men…

Gudang di Ponorogo Terbakar Hebat, Api Disebut Berasal dari Pembakaran Sisa Tanaman Jagung

Gudang di Ponorogo Terbakar Hebat, Api Disebut Berasal dari Pembakaran Sisa Tanaman Jagung

Minggu, 01 Nov 2026 18:31 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 18:31 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Ponorogo – Gudang barang bekas (rosok) milik Tugiantoro, warga Desa Turi, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, terbakar pada M…

BeautyFest Asia by Popbela.com Hadir di Surabaya, Bagikan Promo Produk Kosmetik yang Sangat Menarik

BeautyFest Asia by Popbela.com Hadir di Surabaya, Bagikan Promo Produk Kosmetik yang Sangat Menarik

Minggu, 01 Nov 2026 18:01 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 18:01 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- BeautyFest Asia by Popbela.com hadir melalui penyelenggaraan di Surabaya pada 30 Oktober–1 November 2026 di Convention Hall, Tunjungan …

Ratusan Botol Miras Disita Polisi dari Kafe di Ujungpangkah Gresik

Ratusan Botol Miras Disita Polisi dari Kafe di Ujungpangkah Gresik

Minggu, 01 Nov 2026 17:36 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 17:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Peredaran minuman beralkohol (miras) tanpa izin kembali ditertibkan aparat kepolisian. Kali ini, jajaran Polres Gresik menyasar s…